DIKSIKU.com, Gowa – Sitti Husniah Talenrang mengaku menerima keputusan pemberhentian dirinya dari jabatan Bupati Gowa, Sulawesi Selatan, yang diterbitkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Ia menyatakan tidak berencana mengambil langkah untuk merespons keputusan tersebut dan memilih kembali fokus pada keluarga.
Husniah menyampaikan sikap tersebut saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Kamis (15/10/2026).
“Tidak ada (upaya tindakan atas putusan itu). Lebih fokus ke keluarga,” kata Husniah.
Pemberhentian Husniah merupakan tindak lanjut atas putusan Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan permohonan pendapat DPRD Kabupaten Gowa terkait pemakzulan dirinya.
Proses pemakzulan tersebut berawal dari hasil investigasi panitia khusus (pansus) DPRD Gowa yang mengusut tiga dugaan pelanggaran yang dikaitkan dengan Husniah.
Dugaan pertama berkaitan dengan isu perselingkuhan yang mencuat pada Maret 2026. Husniah disebut memiliki hubungan dengan mantan konsultan politiknya, Muhammad Basri. Isu tersebut memicu aksi unjuk rasa masyarakat dan pembahasan di DPRD Gowa.
Sekitar tiga bulan setelah isu itu mencuat, DPRD Gowa membentuk pansus untuk melakukan penyelidikan. Dalam prosesnya, pansus turut meminta keterangan dari suami Husniah.
Dugaan kedua menyangkut persoalan anggaran program pengadaan seragam sekolah gratis tahun anggaran 2025 dengan estimasi nilai mencapai Rp16 miliar. Program tersebut menjadi salah satu objek penyelidikan pansus terkait dugaan korupsi.
Sementara itu, dugaan ketiga berkaitan dengan pencabutan bantuan beasiswa program doktoral (S3) terhadap seorang mahasiswi yang dipersoalkan sebagai dugaan penyalahgunaan wewenang.
Ketiga persoalan tersebut menjadi bagian dari materi pemeriksaan pansus DPRD Gowa yang kemudian berujung pada proses pemakzulan Husniah.
Meski keputusan pemberhentian telah diterbitkan Kemendagri, Husniah menyatakan memilih tidak melakukan upaya lanjutan untuk merespons keputusan tersebut dan akan memusatkan perhatian pada kehidupan keluarga. (*)
Penulis : Redaksi
Editor : Idhul Abdullah
Sumber Berita : CNN Indonesia




















