Tarif Ceramah Rp75 Juta Ikut Disorot, Pernyataan Habib Alwi Picu Polemik

- Editor

Selasa, 20 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf. (int)

i

Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf. (int)

DIKSIKU.com, Jakarta – Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH M Cholil Nafis, meminta umat Islam tidak lagi mengundang Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf untuk mengisi ceramah. Seruan tersebut disampaikan setelah potongan video ceramah yang diduga menampilkan pendakwah tersebut menuai kritik karena pernyataannya dinilai merendahkan perempuan.

Melalui unggahan di akun X pribadinya, @cholilnafis, yang dikutip dari laman MUI pada Selasa (20/10/2026), Cholil menilai materi ceramah tersebut tidak mencerminkan etika dan keteladanan yang semestinya dijaga seorang pendakwah.

“Saudara-saudara, jangan undang lagi dan tak usah diikuti majelisnya orang model begini ya,” tulis Cholil.

Ia menegaskan, status sosial maupun latar belakang seseorang tidak dapat dijadikan alasan untuk membenarkan penyampaian dakwah yang bertentangan dengan nilai kesantunan. Menurutnya, ceramah yang tidak pantas justru berpotensi merusak citra Islam dan memberikan pengaruh buruk kepada masyarakat.

Baca Juga :  Terkait Kasus Dugaan Pembobolan Brangkas Unit Sangiaseri, Pemimpin Cabang BRI Sinjai Berikan Pernyataan

“Seperti ceramahnya asli ini. Begini ini mau apa pun statusnya tak layak menjadi penceramah. Bikin rusak agama dan manusia dengan ceramah model begini. Boro-boro menyebarkan Islam, malah ini yang merusak Islam,” ujarnya.

Polemik tersebut mencuat setelah rekaman ceramah yang beredar di media sosial menjadi sorotan warganet. Dalam video itu, penceramah yang diidentifikasi sebagai Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf disebut membicarakan tarif ceramahnya yang diklaim paling rendah mencapai Rp75 juta.

Video tersebut kemudian menuai kecaman setelah muncul pernyataan yang menyasar santriwati dan jemaah perempuan lanjut usia.

Dalam rekaman itu, sang penceramah terdengar meminta agar santriwati perempuan dihadirkan karena ingin mencari calon istri keempat.

Baca Juga :  Warga Perumahan Bone Wood Gardenia Menjerit, Instansi Saling Lempar Tanggung Jawab

“Keluarkan santri-santri perempuan. Santri laki-laki gue udah eneg. Perempuan, keluarin ane mau pilih. Mudah-mudahan ada santri perempuan yang mau saya jadiin istri keempat,” demikian pernyataan dalam video tersebut.

Ia juga melontarkan kelakar mengenai jemaah perempuan berusia di atas 60 tahun yang hadir dalam majelisnya. Pernyataan tersebut dinilai merendahkan perempuan dan semakin memicu kritik publik.

“Enggak ada pahalanya ceramah depan emak-emak, ngotor-ngotorin mata. Tapi kalau perawan seger. Maaf-maaf nih, ane begini, aye tukang becanda,” ujar sosok dalam rekaman itu.

Pernyataan tersebut memicu perdebatan mengenai etika penceramah dalam menyampaikan materi di hadapan jemaah. Cholil menegaskan bahwa dakwah semestinya disampaikan dengan menjaga adab, menghormati sesama, dan tidak merendahkan martabat orang lain.

Penulis : Redaksi

Editor : Idhul Abdullah

Sumber Berita : detik.com

Berita Terkait

Jokowi Sebut Polemik Ijazah Dirinya dan Gibran Diduga Ditunggangi Operasi Politik
Dicopot dari Kursi Bupati Gowa, Husniah Talenrang Pilih Pasrah dan Fokus ke Keluarga
Harga Ayam dan Telur Jomplang, Amran Surati Kapolri untuk Tindak Mafia Pangan
Gibran dan Kemendikdasmen Diadukan ke Bareskrim Soal Suket Pendidikan
Dugaan Sabotase Surat MA untuk Bupati Gowa Terbongkar, PT Pos Sebut Oknum Kurir
MK Tak Bisa Copot Gibran, Bola Panas Kini di Tangan DPR
Gibran Disorot Usai Putusan MK, Bambang: Sudah Cacat Moral dan Tak Bisa Maju Lagi
Skandal Hunian Mewah Lapas Cibinong: 1 Pegawai Dipecat, 16 Dijatuhi Sanksi

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:28 WITA

Tarif Ceramah Rp75 Juta Ikut Disorot, Pernyataan Habib Alwi Picu Polemik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:09 WITA

Jokowi Sebut Polemik Ijazah Dirinya dan Gibran Diduga Ditunggangi Operasi Politik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:41 WITA

Dicopot dari Kursi Bupati Gowa, Husniah Talenrang Pilih Pasrah dan Fokus ke Keluarga

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:31 WITA

Harga Ayam dan Telur Jomplang, Amran Surati Kapolri untuk Tindak Mafia Pangan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:07 WITA

Gibran dan Kemendikdasmen Diadukan ke Bareskrim Soal Suket Pendidikan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:23 WITA

Dugaan Sabotase Surat MA untuk Bupati Gowa Terbongkar, PT Pos Sebut Oknum Kurir

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:50 WITA

MK Tak Bisa Copot Gibran, Bola Panas Kini di Tangan DPR

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:12 WITA

Gibran Disorot Usai Putusan MK, Bambang: Sudah Cacat Moral dan Tak Bisa Maju Lagi

Berita Terbaru