DPRD Kutim Serukan Pemerataan Rumah Layak Huni Untuk Korban Bencana

- Editor

Rabu, 3 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kutai Timur, Mulyana. (ist)

i

Anggota DPRD Kutai Timur, Mulyana. (ist)

DIKSIKU.com, Kutai Timur – Anggota DPRD Kutai Timur, Mulyana, mengeluarkan seruan mendesak kepada pemerintah daerah untuk lebih memperhatikan nasib korban kebakaran dan banjir dengan menyediakan Rumah Layak Huni (RLH).

Menurut Mulyana, perhatian dan dukungan kepada para korban harus ditingkatkan agar mereka dapat segera pulih dari dampak bencana.

“Kehilangan tempat tinggal akibat bencana merupakan beban berat. Pemerintah harus memprioritaskan pemberian RLH kepada mereka yang terdampak. Ini adalah langkah penting untuk mengurangi penderitaan mereka,” ujar Mulyana dengan tegas.

Meskipun Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kutim baru-baru ini meluncurkan program RLH yang menyediakan 100 unit rumah, program tersebut hanya diperuntukkan bagi dua kecamatan, yaitu Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan.

Baca Juga :  Wali Kota Makassar Instruksikan OPD Siaga 24 Jam Hadapi Banjir Musim Hujan

Mulyana menilai bahwa perluasan program RLH harus dilakukan dengan lebih adil. “Jangan hanya fokus pada daerah kota saja. Wilayah pelosok juga harus mendapatkan perhatian yang sama, bahkan harus menjadi prioritas. Banyak warga di daerah terpencil yang juga kehilangan tempat tinggal akibat bencana,” tambahnya.

Dia juga menyatakan bahwa meskipun Perkim Kutim telah menunjukkan komitmen dalam menyediakan RLH, perlu ada pemerataan dalam pelaksanaan program tersebut ke seluruh wilayah Kutai Timur.

“Kami sebagai legislatif menghargai langkah pemerintah, tetapi kami mendorong agar program ini dilaksanakan secara merata di seluruh Kutai Timur, termasuk daerah-daerah terpencil,” ungkapnya.

Baca Juga :  KSP Ungkap Pendapatan Perkapita Indonesia Tembus US$4.580

Mulyana juga menekankan pentingnya pendataan yang menyeluruh sebelum RLH diberikan kepada masyarakat. Proses ini harus mencakup seluruh wilayah, dari pusat pemerintahan hingga daerah yang paling terpencil, untuk memastikan bahwa bantuan pemerintah diberikan secara adil dan merata.

“Pendataan yang komprehensif akan membantu memastikan bahwa semua korban bencana mendapatkan perlakuan yang setara dan tidak ada yang terabaikan,” kata Mulyana menutup pernyataannya.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan pemerintah dapat memberikan solusi yang lebih efektif dan merata bagi semua korban bencana di Kutai Timur. (adv)

Loading

Penulis : NS

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

APH Didesak Usut Dugaan Penjualan Emas Ilegal Asal Papua di Samarinda
Hujan Turun Saat Padamkan Karhutla, Petugas Pemadam di Berau Sujud Syukur
Narkotika Cair Marak, BNN Usulkan Pelarangan Total Vape
Bupati Sidrap Minta APBD Perubahan 2026 Fokus pada Program yang Berdampak ke Masyarakat
Jembatan Salujambu Luwu Hampir Rampung, Progres Pembangunan Capai 93 Persen
Mayor TNI AL Divonis 10 Tahun Penjara karena Edarkan Sabu Pakai Pesawat Militer
Kabar Baik, Guru PPPK Paruh Waktu Berpeluang Jadi Penuh Waktu pada 2027
Mencalonkan Diri Ketua DPD REI Sulsel, Dukungan Terhadap CEO PT Bumi Pundi Karsa Terus Bertambah

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 10:01 WITA

APH Didesak Usut Dugaan Penjualan Emas Ilegal Asal Papua di Samarinda

Jumat, 11 September 2026 - 19:30 WITA

Hujan Turun Saat Padamkan Karhutla, Petugas Pemadam di Berau Sujud Syukur

Kamis, 10 September 2026 - 12:19 WITA

Narkotika Cair Marak, BNN Usulkan Pelarangan Total Vape

Kamis, 3 September 2026 - 21:49 WITA

Bupati Sidrap Minta APBD Perubahan 2026 Fokus pada Program yang Berdampak ke Masyarakat

Kamis, 3 September 2026 - 21:41 WITA

Jembatan Salujambu Luwu Hampir Rampung, Progres Pembangunan Capai 93 Persen

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:55 WITA

Mayor TNI AL Divonis 10 Tahun Penjara karena Edarkan Sabu Pakai Pesawat Militer

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:02 WITA

Kabar Baik, Guru PPPK Paruh Waktu Berpeluang Jadi Penuh Waktu pada 2027

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:47 WITA

Mencalonkan Diri Ketua DPD REI Sulsel, Dukungan Terhadap CEO PT Bumi Pundi Karsa Terus Bertambah

Berita Terbaru

Bupati Bone Andi Asman Sulaiman sedang mencium keris pusaka milik Presiden Prabowo Subianto. (diksiku/idul)

Daerah

Dua Keris Pusaka Prabowo dan Fadli Zon Dipamerkan di Bone

Jumat, 25 Sep 2026 - 23:35 WITA

Eks Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (ist)

Nasional

Purbaya Bongkar Alasan Pencopotannya dari Menkeu

Kamis, 24 Sep 2026 - 12:56 WITA