Narkotika Cair Marak, BNN Usulkan Pelarangan Total Vape

- Editor

Kamis, 10 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DIKSIKU.com, Jakarta – Badan Narkotika Nasional (BNN) mengusulkan pelarangan total rokok elektrik atau vape sebagai salah satu opsi untuk menekan peredaran narkotika dan zat adiktif dalam bentuk cair.

Usulan tersebut mencuat setelah BNN menemukan ribuan cartridge vape serta narkotika cair sepanjang 2026. Hingga tahun ini, BNN telah menyita 8.276,15 mililiter etomidate, 3.485 cartridge vape, dan 1,3 ton ketamin.

Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN Aldrin MP Hutabarat mengatakan temuan tersebut menunjukkan adanya potensi pemanfaatan rokok elektrik sebagai sarana peredaran zat berbahaya.

“Tingginya peredaran narkotika cair tentu akan meningkatkan jumlah penyalah guna narkotika dan zat adiktif yang akan memberikan dampak buruk tidak hanya pada kesehatan masyarakat, tetapi juga pada aspek lainnya,” ujar Aldrin dalam keterangannya, Kamis (10/9/2026).

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen: Rakyat Harus Bebas dari Ketakutan dan Kemiskinan

Menurut Aldrin, persoalan tersebut tidak berhenti pada dampak kesehatan. Meningkatnya peredaran narkotika dan zat adiktif cair juga berpotensi memperbesar beban sosial dan ekonomi yang harus ditanggung negara.

Beban tersebut mencakup biaya rehabilitasi bagi penyalah guna, biaya pemasyarakatan bagi kurir dan bandar, serta pembiayaan pemulihan kesehatan masyarakat yang terdampak.

Karena itu, BNN mengajukan pelarangan total rokok elektrik melalui peraturan presiden (perpres) sebagai salah satu pilihan kebijakan dalam rapat pembahasan tata kelola peredaran rokok elektrik yang berlangsung di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2026).

Baca Juga :  Pelaku Pengeroyokan Pemuda Bone Dapat Hadiah Penangkapan di Hari Kemerdekaan

Meski mengusulkan pelarangan total, BNN menyatakan keputusan akhir masih menunggu pembahasan bersama kementerian dan lembaga terkait.

Aldrin mengatakan kebijakan mengenai rokok elektrik perlu disusun berdasarkan kajian yang komprehensif, dengan dukungan data dan bukti yang kuat. Hasil kajian tersebut akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menentukan kebijakan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Penulis : Redaksi

Editor : Idhul Abdullah

Sumber Berita : detik.com

Berita Terkait

Bupati Sidrap Minta APBD Perubahan 2026 Fokus pada Program yang Berdampak ke Masyarakat
Jembatan Salujambu Luwu Hampir Rampung, Progres Pembangunan Capai 93 Persen
Mayor TNI AL Divonis 10 Tahun Penjara karena Edarkan Sabu Pakai Pesawat Militer
Kabar Baik, Guru PPPK Paruh Waktu Berpeluang Jadi Penuh Waktu pada 2027
Mencalonkan Diri Ketua DPD REI Sulsel, Dukungan Terhadap CEO PT Bumi Pundi Karsa Terus Bertambah
Dana Rp143 Miliar Dipertanyakan, DPRD Tagih Kejelasan Kerja Sama Bontang dengan Kampus Korea Selatan
Dapur MBG Berhenti Beroperasi, BGN Sebut Hanya Masalah Teknis
Sederet Pembangunan Nyata Gubernur Sulsel Warnai 27 Tahun Luwu Utara

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 12:19 WITA

Narkotika Cair Marak, BNN Usulkan Pelarangan Total Vape

Kamis, 3 September 2026 - 21:49 WITA

Bupati Sidrap Minta APBD Perubahan 2026 Fokus pada Program yang Berdampak ke Masyarakat

Kamis, 3 September 2026 - 21:41 WITA

Jembatan Salujambu Luwu Hampir Rampung, Progres Pembangunan Capai 93 Persen

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:55 WITA

Mayor TNI AL Divonis 10 Tahun Penjara karena Edarkan Sabu Pakai Pesawat Militer

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:02 WITA

Kabar Baik, Guru PPPK Paruh Waktu Berpeluang Jadi Penuh Waktu pada 2027

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:47 WITA

Mencalonkan Diri Ketua DPD REI Sulsel, Dukungan Terhadap CEO PT Bumi Pundi Karsa Terus Bertambah

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:07 WITA

Dana Rp143 Miliar Dipertanyakan, DPRD Tagih Kejelasan Kerja Sama Bontang dengan Kampus Korea Selatan

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:26 WITA

Dapur MBG Berhenti Beroperasi, BGN Sebut Hanya Masalah Teknis

Berita Terbaru