Dana Rp143 Miliar Dipertanyakan, DPRD Tagih Kejelasan Kerja Sama Bontang dengan Kampus Korea Selatan

- Editor

Kamis, 25 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Kerja Pembahasan Optimalisasi Pendapatan Daerah Bersama OPD Mitra Komisi C DPRD Bontang. (ist)

i

Rapat Kerja Pembahasan Optimalisasi Pendapatan Daerah Bersama OPD Mitra Komisi C DPRD Bontang. (ist)

DIKSIKU.com, Bontang – Anggota DPRD Bontang, Bonnie Sukardi, meminta Pemerintah Kota Bontang menjelaskan perkembangan kerja sama di bidang lingkungan hidup dengan perguruan tinggi dari Korea Selatan yang sebelumnya dikabarkan akan mendukung pengembangan sektor tersebut.

Hal itu disampaikan Bonnie dalam rapat kerja pembahasan optimalisasi pendapatan daerah bersama organisasi perangkat daerah (OPD) mitra Komisi C DPRD Bontang, Senin (22/6/2026).

Menurut Bonnie, publik perlu mengetahui sejauh mana realisasi kerja sama tersebut, mengingat sebelumnya sempat disampaikan adanya dukungan pendanaan hingga Rp143 miliar.

“Saya juga ingin mengetahui perkembangan kerja sama dengan universitas dari Korea yang pernah datang ke Bontang. Informasinya ada dukungan hingga Rp143 miliar. Bentuk kerja samanya seperti apa dan bagaimana kelanjutannya sampai sekarang perlu dijelaskan kepada publik,” katanya.

Selain mempertanyakan kelanjutan kerja sama tersebut, Bonnie juga menilai Bontang perlu mulai mengembangkan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dengan memanfaatkan limbah menjadi energi sekaligus produk bernilai ekonomi.

Gagasan itu muncul setelah dirinya mengikuti forum Asosiasi Dewan Kota Seluruh Indonesia yang membahas pengelolaan sampah perkotaan. Dalam forum tersebut, sejumlah daerah dinilai berhasil mengurangi volume sampah melalui berbagai inovasi pengolahan, termasuk pembangunan fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF).

Baca Juga :  DPRD Kutai Timur Dorong Optimalisasi Sosialisasi Aturan Perlindungan Perempuan dan Anak

Menurutnya, inovasi serupa layak dipelajari karena mampu mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA) sekaligus menciptakan nilai tambah dari sampah.

Ia berharap pemerintah daerah terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi, baik dengan perguruan tinggi maupun pihak lain, agar pengelolaan sampah di Bontang semakin maju serta memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus meningkatkan potensi pendapatan daerah. (Adv)

Penulis : Upi

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Dapur MBG Berhenti Beroperasi, BGN Sebut Hanya Masalah Teknis
Sederet Pembangunan Nyata Gubernur Sulsel Warnai 27 Tahun Luwu Utara
Perombakan Kemenkeu: Dua Dirjen Dicopot, Plh Langsung Ditunjuk
Kebijakan Baru Kemendagri: Mobil Listrik Kini Dikenai PKB dan SWDKLLJ
Setelah Motor MBG Diperdebatkan, Kini Ribuan Truk Rp 10,8 Triliun Disorot Publik
Diplomasi Indonesia Diuji, Kapal Pertamina Tak Kunjung Keluar dari Selat Hormuz
BNNK Kendal Resmikan IBM Berkelanjutan 2026 di Plantaran, Perkuat Rehabilitasi Berbasis Masyarakat
Bitcoin Tertekan Tajam, Pintu Futures Hadirkan 5 Fitur Andalan Untuk Redam Risiko

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:07 WITA

Dana Rp143 Miliar Dipertanyakan, DPRD Tagih Kejelasan Kerja Sama Bontang dengan Kampus Korea Selatan

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:26 WITA

Dapur MBG Berhenti Beroperasi, BGN Sebut Hanya Masalah Teknis

Rabu, 29 April 2026 - 10:56 WITA

Sederet Pembangunan Nyata Gubernur Sulsel Warnai 27 Tahun Luwu Utara

Rabu, 22 April 2026 - 20:00 WITA

Perombakan Kemenkeu: Dua Dirjen Dicopot, Plh Langsung Ditunjuk

Selasa, 21 April 2026 - 12:27 WITA

Kebijakan Baru Kemendagri: Mobil Listrik Kini Dikenai PKB dan SWDKLLJ

Jumat, 10 April 2026 - 14:06 WITA

Setelah Motor MBG Diperdebatkan, Kini Ribuan Truk Rp 10,8 Triliun Disorot Publik

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:59 WITA

Diplomasi Indonesia Diuji, Kapal Pertamina Tak Kunjung Keluar dari Selat Hormuz

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:10 WITA

BNNK Kendal Resmikan IBM Berkelanjutan 2026 di Plantaran, Perkuat Rehabilitasi Berbasis Masyarakat

Berita Terbaru

Anggota Komisi B DPRD Kota Bontang, Nursalam. (ist)

DPRD Bontang

DPRD Bontang Pertanyakan Kontribusi Investasi Besar Terhadap PAD

Senin, 29 Jun 2026 - 20:45 WITA

Anggota Komisi B DPRD Kota Bontang, Nursalam. (ist)

DPRD Bontang

DPRD Nilai Pemkot Bontang Belum Maksimal Menarik Investasi Baru

Senin, 29 Jun 2026 - 20:29 WITA