Bupati Sidrap Minta APBD Perubahan 2026 Fokus pada Program yang Berdampak ke Masyarakat

- Editor

Kamis, 3 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif. (ist)

i

Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif. (ist)

DIKSIKU.com, Sidrap – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) memastikan anggaran dalam APBD Perubahan 2026 benar-benar dialokasikan berdasarkan kebutuhan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Arahan tersebut disampaikan Syaharuddin saat memimpin harmonisasi APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 bersama jajaran OPD di Aula Saromase, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan itu turut dihadiri Sekretaris Daerah Sidrap yang juga Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Andi Rahmat Saleh, serta seluruh pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Sidrap.

Dalam pembahasan tersebut, masing-masing OPD diminta memaparkan secara detail penggunaan anggaran, mulai dari kebutuhan, program dan kegiatan yang diusulkan, hingga manfaat yang akan diterima masyarakat.

Baca Juga :  DPRD Kutim Ingatkan Kades Tidak Terlena dengan Masa Jabatan Diperpanjang

Syaharuddin menegaskan penyusunan anggaran harus mengacu pada skala prioritas. Program yang dinilai tidak mendesak atau tidak menghasilkan manfaat bagi masyarakat diminta untuk dievaluasi.

“Jangan ada anggaran yang dibuang percuma atau tidak bermanfaat. Kita gunakan anggaran itu untuk masyarakat,” tegas Syaharuddin.

Ia meminta proses pembahasan APBD Perubahan dilakukan secara cermat dengan melihat tingkat urgensi setiap usulan. Menurutnya, keterbatasan fiskal daerah harus diimbangi dengan penentuan prioritas yang tepat.

“Setiap anggaran harus jelas peruntukannya. Kalau tidak memberikan manfaat, kita evaluasi. Anggaran harus kembali kepada masyarakat dalam bentuk program yang benar-benar dibutuhkan,” ujarnya.

Selain membahas anggaran untuk program dan kegiatan, harmonisasi juga mencakup belanja pegawai. Komponen tersebut meliputi pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN), baik PNS maupun PPPK, termasuk PPPK paruh waktu, serta tunjangan kinerja (tukin).

Baca Juga :  Manipulasi Keji Ayah di Bone, Anak Kandung Dipaksa Hingga Hamil

Pembahasan belanja pegawai dilakukan untuk memastikan kebutuhan pembayaran hak aparatur dapat dihitung secara akurat dengan tetap memperhatikan kemampuan keuangan daerah.

Melalui harmonisasi tersebut, Pemkab Sidrap menargetkan rancangan APBD Perubahan 2026 dapat disusun secara efektif, efisien, transparan, dan sesuai prioritas pembangunan.

Pemerintah daerah juga menekankan agar pengelolaan anggaran tidak sekadar berorientasi pada penyerapan, tetapi memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan menghasilkan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Sidrap. (*/ril)

Penulis : Redaksi

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Jembatan Salujambu Luwu Hampir Rampung, Progres Pembangunan Capai 93 Persen
Mayor TNI AL Divonis 10 Tahun Penjara karena Edarkan Sabu Pakai Pesawat Militer
Kabar Baik, Guru PPPK Paruh Waktu Berpeluang Jadi Penuh Waktu pada 2027
Mencalonkan Diri Ketua DPD REI Sulsel, Dukungan Terhadap CEO PT Bumi Pundi Karsa Terus Bertambah
Dana Rp143 Miliar Dipertanyakan, DPRD Tagih Kejelasan Kerja Sama Bontang dengan Kampus Korea Selatan
Dapur MBG Berhenti Beroperasi, BGN Sebut Hanya Masalah Teknis
Sederet Pembangunan Nyata Gubernur Sulsel Warnai 27 Tahun Luwu Utara
Perombakan Kemenkeu: Dua Dirjen Dicopot, Plh Langsung Ditunjuk

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 21:49 WITA

Bupati Sidrap Minta APBD Perubahan 2026 Fokus pada Program yang Berdampak ke Masyarakat

Kamis, 3 September 2026 - 21:41 WITA

Jembatan Salujambu Luwu Hampir Rampung, Progres Pembangunan Capai 93 Persen

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:55 WITA

Mayor TNI AL Divonis 10 Tahun Penjara karena Edarkan Sabu Pakai Pesawat Militer

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:02 WITA

Kabar Baik, Guru PPPK Paruh Waktu Berpeluang Jadi Penuh Waktu pada 2027

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:47 WITA

Mencalonkan Diri Ketua DPD REI Sulsel, Dukungan Terhadap CEO PT Bumi Pundi Karsa Terus Bertambah

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:07 WITA

Dana Rp143 Miliar Dipertanyakan, DPRD Tagih Kejelasan Kerja Sama Bontang dengan Kampus Korea Selatan

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:26 WITA

Dapur MBG Berhenti Beroperasi, BGN Sebut Hanya Masalah Teknis

Rabu, 29 April 2026 - 10:56 WITA

Sederet Pembangunan Nyata Gubernur Sulsel Warnai 27 Tahun Luwu Utara

Berita Terbaru