Watampone Heboh! Bayi Dibuang Tanpa Belas Kasihan di Laccokkong

- Editor

Minggu, 25 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga hendak mengevakuasi bayi laki-laki yang dibuang di samping kos-kosan di Laccokkong, Kabupaten Bone, Sabtu (24/8) malam. (ist)

i

Warga hendak mengevakuasi bayi laki-laki yang dibuang di samping kos-kosan di Laccokkong, Kabupaten Bone, Sabtu (24/8) malam. (ist)

DIKSIKU.com, Bone – Warga Kelurahan Watampone, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone dikejutkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang baru lahir, pada Sabtu (24/8/2024) malam.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 22.50 Wita ini membuat suasana di lingkungan Laccokkong mendadak ramai oleh kehadiran warga yang penasaran.

Kapolres Bone AKBP Erwin Syah melalui Kasubsi PIDM Sihumas Iptu Rayendra mengatakan, bayi ini pertama kali ditemukan oleh Lelaki bernama Hasbullah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat itu, Hasbullah berencana keluar rumah untuk membeli rokok,” kata Iptu Rayendra kepada DIKSIKU.com, Minggu (25/8/2024).

Namun, langkah Hisbullah terhenti ketika mendengar suara tangisan bayi yang terdengar jelas di tengah keheningan malam. Rasa penasaran mendorongnya untuk mencari asal suara tersebut.

“Awalnya saksi mata ini berpikir itu hanya suara hewan atau mungkin suara dari televisi di rumah tetangga. Tapi saat dia mendengar lebih jelas, dia yakin itu suara tangisan bayi,” pungkas Iptu Rayendra.

Hasbullah memutuskan untuk memanggil seorang tetangga yang tinggal di dekatnya bernama Anti, untuk menemani dirinya mencari asal suara tersebut.

Baca Juga :  Dijemput Satresnarkoba Polres Bone, Niat Untung Rp 100 Ribu Malah Buntung

Mereka berdua kemudian mulai menyusuri lingkungan sekitar, mengikuti arah suara tangisan yang semakin jelas terdengar.

Setelah beberapa saat, mereka tiba di sebuah area kos-kosan. Di samping salah satu bangunan, di atas sebuah batu besar, Hasbullah dan Anti  menemukan sosok mungil yang masih berbalut darah kelahiran.

Bayi laki-laki tersebut diletakkan begitu saja, tanpa perlindungan dari dinginnya malam atau bahaya yang mungkin mengancam.

Anti dengan cepat merespons situasi tersebut. Tanpa ragu, ia mengambil bayi yang masih bernapas itu dan langsung menggendongnya.

“Bayi itu terlihat sangat lemah dan rentan. Mereka akhirnya bergegas membawanya ke rumah sakit,” terang Iptu Rayendra.

Penemuan bayi laki-laki ini segera dilaporkan ke pihak kepolisian. Saat ini, kasus ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut.

Identitas orang tua atau pihak yang bertanggung jawab atas penelantaran bayi tersebut belum diketahui, dan pihak kepolisian sedang bekerja keras untuk mengungkap siapa yang telah tega meninggalkan bayi tersebut dalam kondisi yang begitu berbahaya.

Baca Juga :  Kapok! Kini Giliran Pemasok Narkoba Untuk Pesta Sabu di Paccing Masuk Penjara

“Kami akan menelusuri semua kemungkinan dan berusaha secepat mungkin menemukan siapa yang bertanggung jawab atas kejadian ini. Ini adalah tindakan yang sangat tidak manusiawi,” imbuh Iptu Rayendra.

Respon Warga dan Harapan untuk Sang Bayi

Berita tentang penemuan bayi ini telah menyebar luas di lingkungan Watampone, dan banyak warga yang prihatin atas kejadian tersebut.

Beberapa di antaranya bahkan telah menawarkan diri untuk membantu merawat bayi tersebut jika diperlukan.

“Kami berharap bayi ini bisa tumbuh dengan baik dan menemukan keluarga yang mencintainya. Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk memastikan dia mendapatkan kehidupan yang layak,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Penemuan bayi laki-laki di lingkungan Laccokkong ini bukan hanya menjadi berita utama, tetapi juga membuka mata masyarakat tentang pentingnya kepedulian terhadap sesama, dan perlunya perhatian terhadap kasus-kasus penelantaran anak.

Hingga kini, penyelidikan terus berlanjut, dan masyarakat berharap pelaku dari tindakan kejam ini segera ditemukan dan diadili.

Loading

Berita Terkait

Keji! Menantu Otaki Pembunuhan Mertua di Pekanbaru, Niat Awal Habisi Seisi Rumah
Modus Baru Kurir Narkoba, 22 Kg Sabu Diselipkan di Tangki BBM Mobil
Empat Terdakwa Kasus Air Keras Andrie Yunus Hadapi Sidang Dakwaan
Penyiraman Air Keras di Jakbar, Pelaku Hanya Terancam 5 Tahun Penjara
Tuntutan Berat untuk Bos Sritex, Jaksa Minta 16 Tahun Penjara
Insiden Berdarah di Bandara Langgur, Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam
Kasus Pencurian Mesin Traktor di Patimpeng, Warga Menduga Oknum Polisi Lindungi Pelaku
Kasus Kuota Haji Memanas, KPK Telusuri Aliran Dana ke DPR

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 14:25 WITA

Keji! Menantu Otaki Pembunuhan Mertua di Pekanbaru, Niat Awal Habisi Seisi Rumah

Kamis, 30 April 2026 - 22:02 WITA

Modus Baru Kurir Narkoba, 22 Kg Sabu Diselipkan di Tangki BBM Mobil

Kamis, 30 April 2026 - 14:02 WITA

Empat Terdakwa Kasus Air Keras Andrie Yunus Hadapi Sidang Dakwaan

Rabu, 29 April 2026 - 20:22 WITA

Penyiraman Air Keras di Jakbar, Pelaku Hanya Terancam 5 Tahun Penjara

Senin, 20 April 2026 - 22:08 WITA

Tuntutan Berat untuk Bos Sritex, Jaksa Minta 16 Tahun Penjara

Minggu, 19 April 2026 - 16:18 WITA

Insiden Berdarah di Bandara Langgur, Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam

Kamis, 16 April 2026 - 09:01 WITA

Kasus Pencurian Mesin Traktor di Patimpeng, Warga Menduga Oknum Polisi Lindungi Pelaku

Senin, 13 April 2026 - 17:22 WITA

Kasus Kuota Haji Memanas, KPK Telusuri Aliran Dana ke DPR

Berita Terbaru