Pemerintah Tegaskan Harga Rumah Subsidi 2025 Tetap Sama Tahun Lalu

- Editor

Rabu, 8 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi rumah subsidi. (int)

i

ilustrasi rumah subsidi. (int)

DIKSIKU.com, Jakarta – Pemerintah memastikan bahwa harga rumah subsidi untuk tahun 2025 akan tetap sama seperti yang berlaku pada tahun 2024. Pernyataan ini disampaikan oleh Direktur Pembiayaan Perumahan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Haryo Bekti Martoyoedo, yang kini menjabat di Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Haryo mengungkapkan bahwa penyesuaian harga rumah subsidi memerlukan peraturan menteri yang khusus. Meskipun telah ada beberapa masukan dari pengembang mengenai kemungkinan perubahan harga, pihaknya mengonfirmasi bahwa hal ini masih belum dibahas lebih lanjut.

Baca Juga :  Sistem War Ticket Haji Dipertanyakan, DPR: Bisa Untungkan Orang Kaya

Haryo juga menyatakan bahwa pembicaraan mengenai penyesuaian harga subsidi akan dilakukan di tingkat kementerian terkait dalam waktu yang akan datang.

“Sudah disampaikan (usulan penyesuaian harga) tapi belum, belum dibahas. Nanti tanya Pak Menteri,” katanya.

Sementara itu, untuk tahun 2024, pemerintah telah menetapkan batas harga jual rumah subsidi di berbagai wilayah Indonesia, dengan beberapa penyesuaian harga yang berlaku di beberapa daerah.

Misalnya, harga rumah subsidi di wilayah Jawa dan Sumatra (selain beberapa wilayah tertentu) ditetapkan sebesar Rp 166 juta, yang mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp 162 juta.
Di Kalimantan, harga subsidi meningkat menjadi Rp 182 juta, sementara di wilayah Sulawesi dan beberapa pulau lainnya, harga subsidi rumah ditetapkan sebesar Rp 173 juta. Di wilayah Papua dan Papua Barat, harga rumah subsidi tercatat lebih tinggi, yakni Rp 240 juta.

Harga rumah subsidi ini diharapkan tetap terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah, namun dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi yang ada, pemerintah akan terus mengkaji apakah penyesuaian harga perlu dilakukan di masa depan.

Penulis : Redaksi Diksiku

Editor : Idhul Abdullah

Sumber Berita : detikcom

Berita Terkait

Purbaya Bongkar Alasan Pencopotannya dari Menkeu
Mentan Amran Yakin Harga Beras Turun dalam Sepekan, 25 Merek Fortifikasi Ditindak
Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari 2027
Prabowo Minta Sanksi Pelaku Karhutla Diperberat
DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Tak Boleh Jadi Senjata Aparat
Mentan Amran Raih Skor Tertinggi dalam Evaluasi Kinerja Menteri
HPN 2027 Digelar di Lampung, PWI Buka Ruang Keterlibatan Seluruh Konstituen Dewan Pers
Wow, Anggaran MBG 2027 Diusulkan Sebesar Rp232,50 Triliun

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 12:56 WITA

Purbaya Bongkar Alasan Pencopotannya dari Menkeu

Senin, 21 September 2026 - 21:09 WITA

Mentan Amran Yakin Harga Beras Turun dalam Sepekan, 25 Merek Fortifikasi Ditindak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05 WITA

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari 2027

Rabu, 16 September 2026 - 23:53 WITA

Prabowo Minta Sanksi Pelaku Karhutla Diperberat

Rabu, 9 September 2026 - 10:37 WITA

DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Tak Boleh Jadi Senjata Aparat

Senin, 7 September 2026 - 19:34 WITA

Mentan Amran Raih Skor Tertinggi dalam Evaluasi Kinerja Menteri

Kamis, 3 September 2026 - 23:31 WITA

HPN 2027 Digelar di Lampung, PWI Buka Ruang Keterlibatan Seluruh Konstituen Dewan Pers

Kamis, 3 September 2026 - 20:37 WITA

Wow, Anggaran MBG 2027 Diusulkan Sebesar Rp232,50 Triliun

Berita Terbaru

Eks Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (ist)

Nasional

Purbaya Bongkar Alasan Pencopotannya dari Menkeu

Kamis, 24 Sep 2026 - 12:56 WITA