Beberapa Hari Tak Kelihatan, Seorang Petani Ditemukan Tewas Membusuk Dekat Sumur

- Editor

Jumat, 17 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas bersama warga setempat tiba di TKP untuk mengevakuasi korban, Kamis (16/5). (ist)

i

Petugas bersama warga setempat tiba di TKP untuk mengevakuasi korban, Kamis (16/5). (ist)

DIKSIKU.com, Bone – Warga Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan dihebohkan dengan penemuan mayat laki-laki di Dusun Bulu Kasa II Desa Waekecce’e, Kecamatan Lapri pada Kamis (16/5) sore.

Korban diketahui bernama Muh Saleh (68) yang berprofesi sebagai seorang petani. Ia ditemukan tergeletak dalam posisi telungkup di dekat sumur samping rumahnya.

Kapolres Bone AKBP Arief Doddy Suryawan melalui Kasubsi PIDM Sihumas Iptu Rayendra menceritakan, korban pertama kali ditemukan oleh saksi bernama Muh Arsyad.

“Saat itu saksi mengunjungi rumah korban untuk melihat keadaan korban yang sudah lama tidak pernah dilihatnya,” kata Iptu Rayendra dalam keterangan tertulisnya yang diterima media ini, Kamis (16/5) malam.

Namun pada saat tiba di rumah korban, saksi tidak menemukan korban. Selanjutnya saksi berjalan ke samping rumah korban dengan niat untuk memindahkan sapi milik korban.

“Pada saat memindahkan sapi korban, saksi melihat  korban tergeletak di dekat sumur. Seketika itu saksi memanggil warga dan keluarga korban, untuk segera dilaporkan kepada pihak kepolisian,” pungkasnya.

Baca Juga :  Seru dan Edukatif, TK Islam Athirah Racing Centre Gelar Kegiatan Fun Cooking

Dari hasil pemeriksaan awal petugas medis UPT Puskemas Lappariaja, tidak ditemukan tanda – tanda adanya kekerasan di tubuh korban.

“Diduga korban meninggal akibat penyakit yang diderita selama ini kambuh, dan terjatuh di TKP,” tandasnya.

Rayendra menambahkan, korban diperkirakan sudah meninggal 3 hari sewaktu ditemukan. Pasalnya, kondisi mayat sudah dalam keadaan berulat dan membusuk.

“Korban selama ini tinggal sendirian di rumahnya,” imbuhnya.

Loading

Penulis : Idhul Abdullah

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

BMKG Ungkap Daerah yang Lebih Dulu Masuk Musim Kemarau Tahun Ini
Tahanan Rumah Eks Menag Picu Polemik, KPK Dituding Beri Perlakuan Khusus
Penutupan Pelabuhan Bajoe Picu Gejolak, Aktivitas Ekonomi Masyarakat Terancam Lumpuh
Si Jago Merah Hanguskan Dua Rumah Warga di Manciri, Ajangale Bone
Setelah Sepekan Pencarian, Bocah 6 Tahun Korban Hanyut di Kendal Ditemukan di Laut Demak
Opini : MBG di Bone: Antara Harapan Gizi dan Bayang-Bayang Proyek Anggaran
Momen Hangat! Selfie Bersama Gubernur Sulsel di Pasar Terong Makassar
Berlayar dari Bajoe Tengah Malam, KM Cahaya Intan Celebes Karam Pagi Hari

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:33 WITA

BMKG Ungkap Daerah yang Lebih Dulu Masuk Musim Kemarau Tahun Ini

Sabtu, 28 Maret 2026 - 18:47 WITA

Tahanan Rumah Eks Menag Picu Polemik, KPK Dituding Beri Perlakuan Khusus

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:59 WITA

Penutupan Pelabuhan Bajoe Picu Gejolak, Aktivitas Ekonomi Masyarakat Terancam Lumpuh

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:20 WITA

Si Jago Merah Hanguskan Dua Rumah Warga di Manciri, Ajangale Bone

Kamis, 5 Maret 2026 - 23:09 WITA

Setelah Sepekan Pencarian, Bocah 6 Tahun Korban Hanyut di Kendal Ditemukan di Laut Demak

Senin, 2 Maret 2026 - 06:10 WITA

Opini : MBG di Bone: Antara Harapan Gizi dan Bayang-Bayang Proyek Anggaran

Sabtu, 21 Februari 2026 - 09:21 WITA

Momen Hangat! Selfie Bersama Gubernur Sulsel di Pasar Terong Makassar

Minggu, 15 Februari 2026 - 00:22 WITA

Berlayar dari Bajoe Tengah Malam, KM Cahaya Intan Celebes Karam Pagi Hari

Berita Terbaru