Hardiknas 2026, Legislator Bontang Minta Guru Swasta Tidak Dianaktirikan

- Editor

Sabtu, 2 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Bontang Muhammad Irfan. (ist)

i

Anggota DPRD Bontang Muhammad Irfan. (ist)

DIKSIKU.com, Bontang – Dalam momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), anggota DPRD Bontang, Muhammad Irfan, menegaskan pentingnya pemerataan layanan pendidikan demi menciptakan sumber daya manusia yang unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Menurut Irfan, pendidikan berkualitas tidak boleh hanya dinikmati oleh sekolah tertentu saja. Seluruh anak di Kota Bontang, baik yang menempuh pendidikan di sekolah negeri maupun swasta, harus mendapatkan hak yang sama dalam memperoleh pembelajaran yang layak dan berkualitas.

“Hardiknas tahun ini harus menjadi momentum untuk memperkuat pemerataan pendidikan. Karena masa depan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan anak-anak hari ini,” ujar Irfan saat dikonfirmasi, Sabtu (2/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Politikus PAN tersebut menilai peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya berbicara soal fasilitas sekolah, tetapi juga menyangkut kesejahteraan tenaga pendidik.

Baca Juga :  Bukan Cuma Numpang Kerja, Pekerja Luar Diminta Jadi Warga Bontang

Ia menekankan pemerintah perlu memberi perhatian serius terhadap kesejahteraan guru, khususnya guru swasta yang selama ini dinilai masih menghadapi berbagai keterbatasan.

“Guru merupakan pahlawan tanpa tanda jasa. Karena itu, kesejahteraan mereka harus menjadi perhatian pemerintah,” katanya.

Irfan menyebut, selama ini masih terdapat kesenjangan antara kesejahteraan guru negeri dan swasta. Padahal, peran mereka sama pentingnya dalam mencerdaskan anak bangsa.

DPRD Bontang, kata dia, mendorong adanya kesetaraan dukungan bagi guru swasta, termasuk dalam peningkatan kompetensi dan sertifikasi.

“Harus ada kesetaraan, termasuk peningkatan SDM guru, karena mereka yang di swasta juga harus mengikuti sertifikasi. Tiap jenjang pendidikan tentu memiliki kurikulum yang berbeda,” jelasnya.

Ia juga menyoroti kondisi sejumlah sekolah swasta yang masih memiliki keterbatasan anggaran operasional. Menurutnya, kondisi tersebut dapat berdampak terhadap kualitas pembelajaran yang diterima siswa.

Baca Juga :  Daryadi Ancam Tutup Lahan, DPRD Bontang Minta Pemkot Segera Cari Solusi

Karena itu, pemerintah diminta hadir memberikan dukungan agar sekolah swasta tetap mampu menghadirkan kualitas pendidikan yang setara dengan sekolah negeri.

“Apalagi ada sekolah swasta yang minim anggaran. Kita ingin anak-anak yang sekolah di swasta juga mendapatkan kualitas pembelajaran yang sama baiknya dengan sekolah negeri,” tuturnya.

Meski demikian, Irfan mengakui terdapat beberapa sekolah swasta di Bontang yang telah berkembang cukup baik karena mendapat dukungan perusahaan, seperti Yayasan Vidatra dan YPK.

Oleh sebab itu, ia berharap perhatian pemerintah tidak hanya terfokus pada sekolah negeri. Seluruh yayasan pendidikan swasta di Bontang dinilai perlu mendapat dukungan agar mampu berkembang secara merata.

“Harapan kita bukan hanya dua yayasan itu saja, tetapi seluruh yayasan yang menaungi sekolah swasta harus bisa setara dengan sekolah negeri,” pungkasnya. (adv)

Penulis : Sena

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Videotron Pemkot Bontang Mulai Sumbang PAD, DPRD Minta Promosi Lebih Agresif
DPRD Bontang Soroti Penebangan Pohon dalam Proyek Drainase Jalan Pattimura
Polemik RKM Bontang Mencuat, DPRD Pastikan Gedung Belum Siap Difungsikan
Fraksi Gerindra DPRD Bontang Dorong Digitalisasi Keuangan Daerah Untuk Tingkatkan Efektivitas APBD
Fraksi PKB Ingatkan Pemkot Bontang, Opini WTP Bukan Sekadar Prestise
Fraksi PDI Perjuangan Dorong Perbaikan Tata Kelola Data Tata Ruang di Bontang
DPRD Kota Bontang Soroti Penumpukan Sampah, Fraksi PDI Perjuangan Minta Layanan Dioptimalkan
Harga BBM Jangan Naik, Ketua DPRD Bontang Minta Pemerintah Lindungi Daya Beli Warga

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:10 WITA

Videotron Pemkot Bontang Mulai Sumbang PAD, DPRD Minta Promosi Lebih Agresif

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:56 WITA

DPRD Bontang Soroti Penebangan Pohon dalam Proyek Drainase Jalan Pattimura

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:08 WITA

Polemik RKM Bontang Mencuat, DPRD Pastikan Gedung Belum Siap Difungsikan

Senin, 22 Juni 2026 - 20:19 WITA

Fraksi PKB Ingatkan Pemkot Bontang, Opini WTP Bukan Sekadar Prestise

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WITA

Fraksi PDI Perjuangan Dorong Perbaikan Tata Kelola Data Tata Ruang di Bontang

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:08 WITA

DPRD Kota Bontang Soroti Penumpukan Sampah, Fraksi PDI Perjuangan Minta Layanan Dioptimalkan

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:50 WITA

Harga BBM Jangan Naik, Ketua DPRD Bontang Minta Pemerintah Lindungi Daya Beli Warga

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:13 WITA

DPRD Bontang Minta Warga Simpan Kwitansi Tagihan PDAM yang Alami Kenaikan

Berita Terbaru