DIKSIKU.com – Sejumlah manfaat kesehatan dari air rebusan daun pandan kembali menjadi perhatian setelah berbagai temuan tradisional menunjukkan potensi tanaman tropis tersebut bagi tubuh. Daun pandan, yang mudah ditemukan di Indonesia dan dikenal karena aromanya, selama ini lebih sering digunakan sebagai pelengkap makanan dan minuman. Namun, pemanfaatan air rebusannya dinilai mulai dilirik sebagai alternatif pendukung kesehatan.
Berbagai sumber pengobatan tradisional menyebutkan bahwa air rebusan pandan kerap digunakan untuk membantu meredakan keluhan ringan, mulai dari demam, nyeri, hingga masalah tidur. Meski begitu, para ahli menilai bahwa manfaat tersebut masih perlu dikaji lebih lanjut untuk menentukan takaran konsumsi yang tepat.
Salah satu penggunaan yang banyak dikenal adalah untuk membantu menurunkan demam. Air hangat yang dicampur daun pandan dipercaya dapat memberi rasa nyaman pada tubuh. Selain itu, beberapa kalangan juga menggunakan rebusan pandan untuk meredakan nyeri kepala maupun persendian, meski tetap dianjurkan untuk mencari tahu penyebab keluhan tersebut karena sifatnya hanya membantu meredakan gejala.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Air rebusan pandan juga disebut-sebut dapat mendukung pengendalian tekanan darah. Masyarakat kerap mengonsumsinya ketika mengalami pusing akibat tekanan darah tinggi, namun pengobatan medis tetap disarankan sebagai langkah utama.
Dalam beberapa praktik tradisional lain, teh pandan diminum untuk meredakan kram perut, khususnya saat menstruasi. Aromanya yang menenangkan juga menjadikannya pilihan bagi penderita insomnia yang membutuhkan minuman hangat sebelum tidur.
Sejumlah manfaat lain yang menjadi perhatian adalah potensi pandan dalam membantu proses detoksifikasi tubuh, menangkal radikal bebas, hingga menurunkan risiko kanker. Meski demikian, klaim tersebut masih memerlukan dukungan penelitian lebih kuat mengingat penyakit seperti kanker memiliki banyak faktor penyebab.
Kandungan nutrisi daun pandan meliputi protein, kalsium, fosfor, zat besi, tiamin, vitamin C, dan beta-karoten—bahan yang dapat diubah tubuh menjadi vitamin A. Kandungan antioksidan inilah yang diduga memberi kontribusi terhadap peran pandan dalam menjaga fungsi organ.
Pada beberapa kasus, rebusan daun pandan yang dicampur minyak kelapa digunakan secara topikal untuk meredakan rematik. Meski kerap dipraktikkan masyarakat, penggunaan tersebut tetap perlu kehati-hatian, terutama untuk memastikan keamanan suhu minyak.
Hingga kini, belum ada standar dosis terkait konsumsi air rebusan pandan. Para ahli mengingatkan bahwa meski dapat menjadi pelengkap pola hidup sehat, air pandan tidak boleh digunakan sebagai pengganti obat utama, terutama bagi penderita penyakit kronis seperti hipertensi atau kanker.
Penggunaan daun pandan sebagai pendukung kesehatan diperbolehkan selama tetap mengutamakan pengobatan medis, sesuai anjuran dokter.
Penulis : Redaksi Diksiku
Editor : Idul Abdullah
Sumber Berita : klikdokter



















