KPK Selidiki Aktivitas Luar Negeri Ridwan Kamil, Dugaan Money Changer Miliaran Muncul

- Editor

Sabtu, 31 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (int)

i

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (int)

DIKSIKU.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperluas pendalaman penyidikan dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB) dengan menelusuri aktivitas mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, termasuk dugaan transaksi penukaran uang dalam jumlah besar di luar negeri.

Pendalaman tersebut dilakukan seiring pengembangan perkara yang telah menyeret lima orang sebagai tersangka. KPK kini menyoroti pola komunikasi antara pimpinan Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat itu dengan jajaran Bank BJB, yang dinilai relevan dalam rangkaian penyidikan.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan fokus pemeriksaan mulai diarahkan pada hubungan dan interaksi yang terjadi antara Ridwan Kamil dan pihak Bank BJB selama periode menjabat sebagai gubernur.

“Kami mendalami komunikasi yang terjalin antara Gubernur Jawa Barat saat itu dengan pihak BJB. Dari situ, fokus penyidikan mulai bergeser untuk melihat keterkaitan peran masing-masing,” kata Budi kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (30/1/2026).

Baca Juga :  Tahanan Rumah Eks Menag Picu Polemik, KPK Dituding Beri Perlakuan Khusus

Selain komunikasi, penyidik juga menelusuri aktivitas perjalanan Ridwan Kamil, baik di dalam maupun luar negeri. KPK menilai penting untuk mengetahui tujuan kegiatan, pihak-pihak yang terlibat, serta sumber pembiayaan dari aktivitas tersebut.

“Pendalaman dilakukan terhadap kegiatan-kegiatan yang bersangkutan, termasuk dengan siapa beraktivitas, untuk kepentingan apa, dan bagaimana pembiayaannya,” ujarnya.

Dalam proses penyidikan, KPK telah memeriksa sejumlah saksi, di antaranya asisten pribadi Ridwan Kamil serta pihak perusahaan jasa penukaran uang. Pemeriksaan tersebut berkaitan dengan dugaan transaksi penukaran valuta asing yang nilainya mencapai miliaran rupiah dalam rentang waktu 2021 hingga 2024.

Baca Juga :  Penutupan Pelabuhan Bajoe Picu Gejolak, Aktivitas Ekonomi Masyarakat Terancam Lumpuh

“Karena ada aktivitas luar negeri, kami juga menelusuri penukaran mata uang asing ke rupiah. Dari data sementara yang kami peroleh, nilainya diduga mencapai miliaran rupiah,” jelas Budi.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan lima tersangka dalam perkara dugaan korupsi pengadaan iklan Bank BJB. Mereka yakni mantan Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi, Pimpinan Divisi Corporate Secretary Bank BJB Widi Hartono, serta tiga pihak swasta masing-masing Ikin Asikin Dulmanan, Suhendrik, dan Sophan Jaya Kusuma.

Akibat perbuatan para tersangka, negara diduga mengalami kerugian hingga Rp 222 miliar. KPK menduga dana tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan nonanggaran di luar mekanisme resmi.

Penulis : Redaksi Diksiku

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Penyiram Air Keras Andrie Yunus Lolos dari Pemecatan, TAUD Soroti Putusan Militer
Ketika Rumah Nyaris Ambruk, Seorang Ibu di Bone Bertahan Demi Anak dan Tak Punya Tempat Lain
Di Sekolah Tua Ini, Anak-anak Bone Belajar Sambil Menahan Cemas
OTT KPK di Unsoed, 14 Orang Diamankan dan Uang Ratusan Juta Disita
BGN Tutup 1.300 SPPG, DPR: Jangan Kompromi Soal Keamanan Pangan
Penyelundupan Emas Rp 60 Miliar Terbongkar, Oknum Petugas Bandara Diduga Terlibat
Heboh! Istri Digoyang Pria Lain, Keluarga Suami Datang Menggerebek Dini Hari
Bea Cukai Perketat Pengawasan Rokok Ilegal Lewat Operasi ASAP 2026

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 21:24 WITA

Penyiram Air Keras Andrie Yunus Lolos dari Pemecatan, TAUD Soroti Putusan Militer

Kamis, 3 September 2026 - 23:14 WITA

Ketika Rumah Nyaris Ambruk, Seorang Ibu di Bone Bertahan Demi Anak dan Tak Punya Tempat Lain

Kamis, 3 September 2026 - 22:10 WITA

Di Sekolah Tua Ini, Anak-anak Bone Belajar Sambil Menahan Cemas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:35 WITA

OTT KPK di Unsoed, 14 Orang Diamankan dan Uang Ratusan Juta Disita

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:48 WITA

BGN Tutup 1.300 SPPG, DPR: Jangan Kompromi Soal Keamanan Pangan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:35 WITA

Penyelundupan Emas Rp 60 Miliar Terbongkar, Oknum Petugas Bandara Diduga Terlibat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:44 WITA

Heboh! Istri Digoyang Pria Lain, Keluarga Suami Datang Menggerebek Dini Hari

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:27 WITA

Bea Cukai Perketat Pengawasan Rokok Ilegal Lewat Operasi ASAP 2026

Berita Terbaru

Eks Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (ist)

Nasional

Purbaya Bongkar Alasan Pencopotannya dari Menkeu

Kamis, 24 Sep 2026 - 12:56 WITA