Kebakaran Hebat di Ajangale Bone, 3 Rumah Hangus, Bocah 9 Tahun Tewas Terjebak

- Editor

Senin, 12 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana saat api membakar rumah warga Kelurahan Pompanua Riattang, Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone, Minggu (11/8) malam. (ist)

i

Suasana saat api membakar rumah warga Kelurahan Pompanua Riattang, Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone, Minggu (11/8) malam. (ist)

DIKSIKU.com, Bone – Kebakaran dahsyat melanda Kelurahan Pompanua Riattang, Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan pada Minggu malam (11/8/2024).

Insiden yang terjadi sekitar pukul 23.00 Wita ini menewaskan seorang anak laki-laki berusia 9 tahun, Algi Fahri, yang terjebak di dalam rumahnya saat api berkobar.

Kapolres Bone AKBP Erwin Syah melalui Kapolsek Ajangale Iptu Agustino, mengungkapkan bahwa tiga rumah hangus terbakar dalam insiden ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami telah mengonfirmasi bahwa ada tiga rumah yang terbakar dan satu korban jiwa, seorang anak laki-laki berusia 9 tahun,” ungkapnya dalam keterangan resmi  yang diterima awak media, Senin (12/8/2024).

Baca Juga :  Zulhas Sebut Prabowo Sudah Kantongi Nama Cawapresnya

Menurut keterangan dari nenek korban, Rosmalah, Algi terjebak di lantai atas rumah ketika api mulai membesar. Rosmalah yang awalnya berada di lantai bawah, mencoba menyelamatkan cucunya setelah menyadari adanya api.

Namun saat hendak kembali ke lantai atas, api sudah terlalu besar, membuat upayanya menyelamatkan Algi gagal.

Rumah yang menjadi korban kebakaran dimiliki oleh Arifin (60), Kardiman (31), dan Ikbal (45). Diperkirakan kerugian material dari kebakaran ini mencapai Rp 240 juta, yang mencakup bangunan dan seluruh isinya.

Kardiman, salah satu pemilik rumah, menduga kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik.

Baca Juga :  Kaya Antioksidan, Daun Pandan Mulai Jadi Pilihan Minuman Sehat

“Sebelumnya, saya melihat colokan kulkas yang hangus, mungkin itu yang menyebabkan kebakaran,” jelasnya saat memberikan keterangan.

Empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api, yang akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 24.00 Wita. Polisi kini tengah menyelidiki penyebab pasti kebakaran, sementara lokasi kejadian telah diamankan.

Iptu Agustino juga menghimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran.

“Pastikan instalasi listrik di rumah Anda diperiksa secara rutin, dan segera perbaiki jika ada tanda-tanda kerusakan,” pesannya.

Sementara itu, pemerintah setempat sedang mengoordinasikan bantuan bagi para korban yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran ini.

Loading

Penulis : Redaksi Diksiku

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Dari Akar Rumput, Riswan Rusandy Bangun Gerakan Moral dan Kepemudaan di Bone
MLM Resmi Dilarang Jualan di Shopee dan Tokopedia, Aturan Baru Diteken Pemerintah
ELIT Indonesia Bongkar Dugaan Fee Proyek 30 Persen di APBD Soppeng
KPK Selidiki Aktivitas Luar Negeri Ridwan Kamil, Dugaan Money Changer Miliaran Muncul
Skandal Narkoba di Polres Bone, Publik Dorong Tes Urine Rutin Bagi Aparat
Jokowi Klarifikasi Isu Panas Kuota Haji, Tegaskan Tak Pernah Perintahkan Korupsi
ESDM Gandeng PPATK Telusuri Aliran Dana Tambang Emas Ilegal Rp 992 Triliun
Kuasa Hukum Bantah Denada Telantarkan Anak, Klaim Nafkah Tetap Mengalir

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 22:01 WITA

MLM Resmi Dilarang Jualan di Shopee dan Tokopedia, Aturan Baru Diteken Pemerintah

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:11 WITA

ELIT Indonesia Bongkar Dugaan Fee Proyek 30 Persen di APBD Soppeng

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:19 WITA

KPK Selidiki Aktivitas Luar Negeri Ridwan Kamil, Dugaan Money Changer Miliaran Muncul

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:02 WITA

Skandal Narkoba di Polres Bone, Publik Dorong Tes Urine Rutin Bagi Aparat

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:16 WITA

Jokowi Klarifikasi Isu Panas Kuota Haji, Tegaskan Tak Pernah Perintahkan Korupsi

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:16 WITA

ESDM Gandeng PPATK Telusuri Aliran Dana Tambang Emas Ilegal Rp 992 Triliun

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:44 WITA

Kuasa Hukum Bantah Denada Telantarkan Anak, Klaim Nafkah Tetap Mengalir

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:48 WITA

176 Kepsek Diganti Sekaligus, Disdikbud Kaltim Diserbu Tuduhan Langgar Prosedur

Berita Terbaru