Opini : Menakar Sinergi Ketua DPRD dan Bupati Bone

- Editor

Kamis, 18 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wahyunang (Komisaris PT. Diksi Media Grup)

i

Wahyunang (Komisaris PT. Diksi Media Grup)

DIKSIKU.Com.Bone,Dalam dinamika pemerintahan daerah, dua figur sentral yang kerap menjadi sorotan publik di Kabupaten Bone adalah Ketua DPRD dan Bupati. Keduanya memegang peran strategis: bupati sebagai eksekutor kebijakan, sementara DPRD, yang dipimpin ketua, berfungsi sebagai pengawas sekaligus mitra deliberatif.

Namun, sinergi keduanya kerap diuji oleh tarik-menarik kepentingan. Publik Bone berharap bahwa hubungan eksekutif dan legislatif tidak terjebak pada rivalitas simbolik, tetapi benar-benar diarahkan pada kepentingan rakyat. Di titik inilah peran Ketua DPRD menjadi penting: ia tidak hanya pemimpin parlemen, melainkan juga jembatan komunikasi antara rakyat dan pemerintah.

Baca Juga :  Kontestan Top 6 IndonesianIdol Dilaporkan Terseret Kasus Dugaan Pemerkosaan di Belu

Bupati Bone, di sisi lain, dihadapkan pada tantangan besar: pembangunan infrastruktur, pengelolaan sampah, peningkatan layanan publik, serta penguatan ekonomi masyarakat pasca-pandemi. Semua agenda ini mustahil terwujud tanpa dukungan politik anggaran dari DPRD.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sayangnya, publik masih sering menyaksikan dinamika politik lokal yang lebih didominasi oleh pertarungan kepentingan daripada konsolidasi program. Padahal, rakyat membutuhkan kolaborasi yang nyata, bukan sekadar perdebatan panjang di ruang sidang.

Baca Juga :  Pesawat ATR 400 Indonesia Air Transport Dilaporkan Hilang Kontak di Maros

Harapan masyarakat sederhana: Ketua DPRD dan Bupati Bone harus mampu menempatkan diri sebagai mitra strategis, bukan pesaing politik. Dengan demikian, segala bentuk kebijakan, mulai dari penyusunan APBD hingga pengawasan pembangunan, benar-benar berorientasi pada kesejahteraan warga.

Bone tidak butuh simbol-simbol politik yang saling meniadakan. Bone butuh komitmen kepemimpinan yang saling menguatkan. Jika Ketua DPRD dan Bupati Bone mampu menjawab tantangan ini, maka citra pemerintahan daerah akan meningkat, dan kepercayaan publik pun akan tumbuh.

Loading

Penulis : Wahyunang

Editor : Redaksi Diksiku

Berita Terkait

Penutupan Pelabuhan Bajoe Picu Gejolak, Aktivitas Ekonomi Masyarakat Terancam Lumpuh
Si Jago Merah Hanguskan Dua Rumah Warga di Manciri, Ajangale Bone
Setelah Sepekan Pencarian, Bocah 6 Tahun Korban Hanyut di Kendal Ditemukan di Laut Demak
Opini : MBG di Bone: Antara Harapan Gizi dan Bayang-Bayang Proyek Anggaran
Momen Hangat! Selfie Bersama Gubernur Sulsel di Pasar Terong Makassar
Berlayar dari Bajoe Tengah Malam, KM Cahaya Intan Celebes Karam Pagi Hari
Tidak Terima Jadi Tersangka, Eks Menag Yaqut Gugat KPK ke Pengadilan
Dari Akar Rumput, Riswan Rusandy Bangun Gerakan Moral dan Kepemudaan di Bone

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:59 WITA

Penutupan Pelabuhan Bajoe Picu Gejolak, Aktivitas Ekonomi Masyarakat Terancam Lumpuh

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:20 WITA

Si Jago Merah Hanguskan Dua Rumah Warga di Manciri, Ajangale Bone

Kamis, 5 Maret 2026 - 23:09 WITA

Setelah Sepekan Pencarian, Bocah 6 Tahun Korban Hanyut di Kendal Ditemukan di Laut Demak

Senin, 2 Maret 2026 - 06:10 WITA

Opini : MBG di Bone: Antara Harapan Gizi dan Bayang-Bayang Proyek Anggaran

Sabtu, 21 Februari 2026 - 09:21 WITA

Momen Hangat! Selfie Bersama Gubernur Sulsel di Pasar Terong Makassar

Minggu, 15 Februari 2026 - 00:22 WITA

Berlayar dari Bajoe Tengah Malam, KM Cahaya Intan Celebes Karam Pagi Hari

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:27 WITA

Tidak Terima Jadi Tersangka, Eks Menag Yaqut Gugat KPK ke Pengadilan

Minggu, 8 Februari 2026 - 17:45 WITA

Dari Akar Rumput, Riswan Rusandy Bangun Gerakan Moral dan Kepemudaan di Bone

Berita Terbaru