Terduga Pelaku Pemerkosaan Tewas Diamuk Massa di Gowa, Videonya Viral

- Editor

Kamis, 4 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku pemerkosaan difabel di gowa diamuk massa dan jasadnya diseret motor keliling kampung. (int)

i

Pelaku pemerkosaan difabel di gowa diamuk massa dan jasadnya diseret motor keliling kampung. (int)

DIKSIKU.com, Gowa –  Seorang pria bernama Ali, yang sebelumnya dicari warga atas dugaan pemerkosaan, penganiayaan, dan pencurian, tewas setelah menjadi sasaran amuk massa di Desa Rappolemba, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, pada Rabu (3/12) pagi. Peristiwa tersebut terekam dalam sejumlah video dan viral di media sosial.

Menurut keterangan warga setempat, Ali dicari karena diduga beberapa kali memasuki rumah warga pada malam hari dan mengambil barang milik warga, termasuk laptop milik seorang perempuan bernama Dg Suriani. Seorang warga, Enal (40), menyebut aksi itu menimbulkan keresahan karena terjadi berulang.

Baca Juga :  Cukai Hasil Tembakau Naik 10%, Kado Terburuk di Awal Tahun Bagi Perokok

Selain dugaan pencurian, Ali juga dilaporkan melakukan pelecehan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan penyandang disabilitas pada Minggu (30/11) pagi.

“Pagi setelah kejadian pencurian itu, ada laporan tindakan pelecehan dan pemukulan terhadap perempuan disabilitas,” kata Enal, Kamis (4/12/2025).

Warga kemudian melakukan pencarian hingga menangkap Ali di perbatasan Desa Rappoala dan Rappolemba. Pelaku diikat dan dikeroyok massa hingga meninggal dunia. Rekaman yang memperlihatkan jasad pelaku diseret dengan sepeda motor kemudian menyebar luas di media sosial.

Baca Juga :  Tidak Terima Jadi Tersangka, Eks Menag Yaqut Gugat KPK ke Pengadilan

Enal menambahkan Ali pernah diproses hukum dua tahun lalu atas kasus pencurian dan baru saja bebas dari penjara.

Kanit Resmob Polres Gowa, Ipda Muhammad Alfian, membenarkan kejadian tersebut. “Betul, lokasinya di Tompobulu. Kami sedang menuju ke TKP,” ujarnya, Rabu (3/12).

Polisi saat ini melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait tindak pidana yang diduga dilakukan Ali serta tindakan main hakim sendiri yang dilakukan warga.

Penulis : Redaksi Diksiku

Editor : Rahmah M

Sumber Berita : detikcom

Berita Terkait

Purbaya Bongkar Alasan Pencopotannya dari Menkeu
Mentan Amran Yakin Harga Beras Turun dalam Sepekan, 25 Merek Fortifikasi Ditindak
Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari 2027
Prabowo Minta Sanksi Pelaku Karhutla Diperberat
DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Tak Boleh Jadi Senjata Aparat
Mentan Amran Raih Skor Tertinggi dalam Evaluasi Kinerja Menteri
Penyiram Air Keras Andrie Yunus Lolos dari Pemecatan, TAUD Soroti Putusan Militer
HPN 2027 Digelar di Lampung, PWI Buka Ruang Keterlibatan Seluruh Konstituen Dewan Pers

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 12:56 WITA

Purbaya Bongkar Alasan Pencopotannya dari Menkeu

Senin, 21 September 2026 - 21:09 WITA

Mentan Amran Yakin Harga Beras Turun dalam Sepekan, 25 Merek Fortifikasi Ditindak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05 WITA

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari 2027

Rabu, 16 September 2026 - 23:53 WITA

Prabowo Minta Sanksi Pelaku Karhutla Diperberat

Rabu, 9 September 2026 - 10:37 WITA

DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Tak Boleh Jadi Senjata Aparat

Senin, 7 September 2026 - 19:34 WITA

Mentan Amran Raih Skor Tertinggi dalam Evaluasi Kinerja Menteri

Jumat, 4 September 2026 - 21:24 WITA

Penyiram Air Keras Andrie Yunus Lolos dari Pemecatan, TAUD Soroti Putusan Militer

Kamis, 3 September 2026 - 23:31 WITA

HPN 2027 Digelar di Lampung, PWI Buka Ruang Keterlibatan Seluruh Konstituen Dewan Pers

Berita Terbaru

Eks Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (ist)

Nasional

Purbaya Bongkar Alasan Pencopotannya dari Menkeu

Kamis, 24 Sep 2026 - 12:56 WITA