Tren Kemiskinan Sulsel Terus Menurun, Andi Sudirman Apresiasi Kerja Kolaboratif

- Editor

Jumat, 6 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi warga miskin Sulawesi Selatan. (ist)

i

ilustrasi warga miskin Sulawesi Selatan. (ist)

DIKSIKU.com, Makassar – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan melaporkan tingkat kemiskinan di Sulsel terus mengalami penurunan dalam enam tahun terakhir. Sejak 2019 hingga September 2025, tren penurunan tersebut tercatat berlangsung secara berkelanjutan, termasuk pasca masa pandemi Covid-19.

Data BPS Sulsel menunjukkan, pada September 2025 persentase penduduk miskin di Sulawesi Selatan berada di angka 7,43 persen atau setara dengan 685,14 ribu jiwa. Capaian ini menjadi angka terendah dalam enam tahun terakhir dan mencerminkan perbaikan kondisi sosial ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.

Sebelumnya, pada September 2019 jumlah penduduk miskin di Sulsel tercatat sebanyak 759,58 ribu jiwa atau sebesar 8,56 persen. Meski sempat mengalami dinamika selama pandemi Covid-19, angka kemiskinan mulai menunjukkan tren penurunan yang konsisten sejak 2023 hingga 2025, baik dari sisi jumlah penduduk miskin maupun persentasenya.

BPS Sulsel juga mencatat adanya penurunan kesenjangan tingkat kemiskinan antara wilayah perkotaan dan perdesaan. Pada September 2025, tingkat kemiskinan di wilayah perdesaan tercatat sebesar 9,56 persen, sementara di wilayah perkotaan berada pada angka 5,17 persen. Penurunan ini mengindikasikan bahwa program pengentasan kemiskinan di perdesaan mulai menunjukkan hasil.

Data kemiskinan Provinsi Sulawesi Selatan September 2025. (ist)

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman merespons capaian tersebut dengan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.

“Alhamdulillah BPS mencatat kondisi Sulawesi Selatan dengan Persentase 7,43% menjadi terendah dalam 6 tahun terakhir,” kata Andi Sudirman, Jumat (6/2/2026).

Menurut Andi Sudirman, penurunan angka kemiskinan tersebut merupakan dampak dari kebijakan pembangunan yang terarah serta sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Fokus penguatan sektor produktif, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas ekonomi dan sosial, serta pelaksanaan program yang tepat sasaran dinilai berkontribusi signifikan.

Baca Juga :  Lewat Program "Merawat Asa", Kakek Muzakkir Dapat Bantuan Pengobatan dari Kapolda Sulsel

“Ini adalah wujud kerja kolaborasi di bawah komando Bapak Presiden Prabowo Subianto beserta jajaran. Mari terus tingkatkan kerja kerja untuk tujuan Sulsel Maju dan Berkarakter menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Selain itu, dari aspek kualitas kemiskinan, BPS mencatat adanya perbaikan pada September 2025 dibandingkan periode September 2024. Hal ini ditandai dengan semakin menyempitnya jarak pengeluaran penduduk miskin terhadap garis kemiskinan serta menurunnya ketimpangan di antara penduduk miskin.

“Tentu kami juga mengapresiasi kepada seluruh Tim Pemprov, Kabupaten Kota, Instansi Vertikal hingga Kapala Desa/Lurah, RT/RW, Pendamping Program Keluarga Sejahtera serta seluruh lapisan masyarakat atas capaian ini,” pungkasnya. (*/ril)

Penulis : Redaksi Diksiku

Editor : Idul Abdullah

Sumber Berita : Humas Pemprov Sulsel

Berita Terkait

Sederet Pembangunan Nyata Gubernur Sulsel Warnai 27 Tahun Luwu Utara
Perombakan Kemenkeu: Dua Dirjen Dicopot, Plh Langsung Ditunjuk
Kebijakan Baru Kemendagri: Mobil Listrik Kini Dikenai PKB dan SWDKLLJ
Setelah Motor MBG Diperdebatkan, Kini Ribuan Truk Rp 10,8 Triliun Disorot Publik
Diplomasi Indonesia Diuji, Kapal Pertamina Tak Kunjung Keluar dari Selat Hormuz
BNNK Kendal Resmikan IBM Berkelanjutan 2026 di Plantaran, Perkuat Rehabilitasi Berbasis Masyarakat
Bitcoin Tertekan Tajam, Pintu Futures Hadirkan 5 Fitur Andalan Untuk Redam Risiko
KEK Kendal Antar Kabupaten Kendal Jadi Raja Investasi Jawa Tengah 2025

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 10:56 WITA

Sederet Pembangunan Nyata Gubernur Sulsel Warnai 27 Tahun Luwu Utara

Rabu, 22 April 2026 - 20:00 WITA

Perombakan Kemenkeu: Dua Dirjen Dicopot, Plh Langsung Ditunjuk

Selasa, 21 April 2026 - 12:27 WITA

Kebijakan Baru Kemendagri: Mobil Listrik Kini Dikenai PKB dan SWDKLLJ

Jumat, 10 April 2026 - 14:06 WITA

Setelah Motor MBG Diperdebatkan, Kini Ribuan Truk Rp 10,8 Triliun Disorot Publik

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:59 WITA

Diplomasi Indonesia Diuji, Kapal Pertamina Tak Kunjung Keluar dari Selat Hormuz

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:10 WITA

BNNK Kendal Resmikan IBM Berkelanjutan 2026 di Plantaran, Perkuat Rehabilitasi Berbasis Masyarakat

Senin, 16 Februari 2026 - 14:10 WITA

Bitcoin Tertekan Tajam, Pintu Futures Hadirkan 5 Fitur Andalan Untuk Redam Risiko

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:31 WITA

Tren Kemiskinan Sulsel Terus Menurun, Andi Sudirman Apresiasi Kerja Kolaboratif

Berita Terbaru