Kisah Bu Atun: Dihina Siswa, Tapi Tetap Doakan Masa Depan Mereka

- Editor

Selasa, 21 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DIKSIKU.com, Purwakarta – Guru di SMAN 1 Purwakarta, Syamsiah menjadi sorotan setelah dirinya menjadi korban penghinaan oleh sejumlah siswa yang videonya viral di media sosial. 

Dalam video tersebut, terlihat beberapa siswa menunjukkan gestur tidak sopan seperti mengacungkan jari tengah dan menjulurkan lidah ke arah kamera, sementara Syamsiah berada membelakangi mereka. 

Syamsiah yang akrab disapa Bu Atun merupakan guru Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) yang telah mengabdi sejak tahun 2003. Ia mengaku tidak mengetahui bahwa dirinya direkam saat kejadian berlangsung. 

“Saya tidak tahu kalau direkam. Awalnya mereka salaman, bahkan mau foto bersama. Saya hargai mereka, padahal saya harus mengajar di kelas lain,” ungkap Syamsiah. 

Peristiwa tersebut menjadi pengalaman pertama yang ia alami selama lebih dari dua dekade mengajar. Meski sempat merasa sedih, Syamsiah berusaha menguatkan diri melalui nilai keimanan yang diyakininya. 

Baca Juga :  Ini Saksi Mata Insident Murid Pukul Guru di Sinjai

“Sedih itu manusiawi, tapi keimanan saya jadikan obat untuk menyembuhkan luka hati, agar anak-anak saya selamat dunia akhirat,” ucapnya. 

Alih-alih membawa masalah ini ke ranah hukum, Syamsiah memilih untuk memaafkan para siswa. Ia bahkan mendoakan mereka agar dapat menyadari kesalahan dan menjadi pribadi yang lebih baik. 

“Saya sudah sangat memaafkan, bahkan mendoakan. Mereka juga menangis menyadari kesalahannya,” katanya. 

Menurutnya, peran seorang guru bukan hanya mengajar, tetapi juga membimbing dan memperbaiki karakter siswa. Ia percaya bahwa setiap anak memiliki kesempatan untuk berubah. 

“Yang salah tidak selamanya salah, yang nakal tidak selamanya nakal. Perubahan itu butuh proses,” ujarnya. 

Syamsiah juga menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki niat sedikit pun untuk melaporkan para siswa tersebut. Ia lebih memilih pendekatan pembinaan dibanding hukuman. 

Baca Juga :  Jasad Pria Ditemukan Hangus di Lokasi Penampungan Limbah Kayu Bekasi

Sementara itu, pihak sekolah telah memberikan sanksi sosial kepada sembilan siswa yang terlibat. Mereka diwajibkan menjalani pembinaan selama tiga bulan dengan kegiatan seperti membersihkan lingkungan sekolah. 

Kepala SMAN 1 Purwakarta, Sidik Tamsil menjelaskan bahwa sanksi tersebut bertujuan membentuk karakter siswa tanpa menghilangkan hak mereka untuk tetap belajar. 

“(Sanksi) ini akan dievaluasi berdasarkan perubahan sikap para siswa,” ujarnya. 

Selain itu, sekolah juga melakukan berbagai langkah untuk menjaga kondisi psikologis para siswa, termasuk menyediakan pendampingan serta mengatur pembelajaran di ruang terpisah. 

Pihak sekolah berharap peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi seluruh siswa mengenai pentingnya adab dan etika dalam proses belajar. 

Penulis : Redaksi Diksiku

Editor : Frida Rijal

Sumber Berita : Tribunstyle.com

Berita Terkait

Penyelam Temukan Banyak Korban Terjebak di Bangkai Kapal KM Virgo Transport 8
Andre Taulany Resmi Menikahi Amanda Rigby, Mahar Rp20.092.026
Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Kerahkan Tim SAR
Penyiram Air Keras Andrie Yunus Lolos dari Pemecatan, TAUD Soroti Putusan Militer
Ketika Rumah Nyaris Ambruk, Seorang Ibu di Bone Bertahan Demi Anak dan Tak Punya Tempat Lain
Di Sekolah Tua Ini, Anak-anak Bone Belajar Sambil Menahan Cemas
Jasad Pria Ditemukan Hangus di Lokasi Penampungan Limbah Kayu Bekasi
Jadi Tersangka Dugaan Penipuan, Ruben Onsu Minta Maaf dan Siapkan Bukti
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 09:26 WITA

Penyelam Temukan Banyak Korban Terjebak di Bangkai Kapal KM Virgo Transport 8

Minggu, 20 September 2026 - 17:22 WITA

Andre Taulany Resmi Menikahi Amanda Rigby, Mahar Rp20.092.026

Minggu, 13 September 2026 - 19:09 WITA

Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Kerahkan Tim SAR

Jumat, 4 September 2026 - 21:24 WITA

Penyiram Air Keras Andrie Yunus Lolos dari Pemecatan, TAUD Soroti Putusan Militer

Kamis, 3 September 2026 - 23:14 WITA

Ketika Rumah Nyaris Ambruk, Seorang Ibu di Bone Bertahan Demi Anak dan Tak Punya Tempat Lain

Kamis, 3 September 2026 - 22:10 WITA

Di Sekolah Tua Ini, Anak-anak Bone Belajar Sambil Menahan Cemas

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:55 WITA

Jasad Pria Ditemukan Hangus di Lokasi Penampungan Limbah Kayu Bekasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:07 WITA

Jadi Tersangka Dugaan Penipuan, Ruben Onsu Minta Maaf dan Siapkan Bukti

Berita Terbaru

Eks Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (ist)

Nasional

Purbaya Bongkar Alasan Pencopotannya dari Menkeu

Kamis, 24 Sep 2026 - 12:56 WITA