Satgas Hutan Kembalikan Rp 371 Triliun, Kontroversi dan Tudingan Bermunculan

- Editor

Minggu, 12 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DIKSIKU.com, Jakarta – Satgas Penertiban Kawasan Hutan yang dibentuk oleh Presiden Prabowo dikabarkan telah mengembalikan aset dan uang negara dalam jumlah besar. Nilai total yang disebut mencapai Rp371,1 triliun.

Informasi tersebut memunculkan berbagai respons di tengah masyarakat, terutama terkait dampaknya terhadap pihak-pihak yang terdampak oleh penertiban tersebut.

“Suka gak suka, tapi ini fakta! Setelah dibentuk oleh Presiden Prabowo, Satgas Penertiban Kawasan Hutan sudah berhasil mengembalikan total uang negara dalam bentuk uang dan aset bernilai sebesar Rp 371,1 Triliun, pengusaha dan konglo mana yang tidak marah asetnya di tarik oleh negara ketiks diketahun perusahaannya bermasalah ? Wajar jika setelah ini akan banyak tuduhan atau framing terhadap Presiden, Anggota Satgas, dan Aparat Penegak Hukum yang dinilai terlalu berbahaya untuk kepentingan para konglo, mari waspada.”

Baca Juga :  Kontribusi Rutan Kelas IIB Sinjai Dukung Program Ketahanan Pangan

ADVERTISEMENT

ads
Baca Juga :  Program Sekolah Rakyat Gagasan Presiden Prabowo Resmi Berjalan di Sinjai

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah pihak menilai langkah penertiban kawasan hutan merupakan bagian dari upaya penegakan hukum dan pengelolaan aset negara. Namun, dinamika yang muncul juga menunjukkan adanya potensi perdebatan dan perbedaan pandangan di ruang publik.

Pemerintah diharapkan dapat memberikan penjelasan lebih lanjut terkait mekanisme penertiban, dasar hukum, serta rincian aset yang telah dikembalikan guna memastikan transparansi dan akuntabilitas.

Penulis : Redaksi Diksiku

Editor : Frida Rijal

Sumber Berita : MAOINFO

Berita Terkait

“Ke Mana Wakil Rakyat Kita?” WIB Soroti Kinerja DPRD Bone
PPPK Paruh Waktu Dialihkan ke Outsourcing, Ribuan Pegawai Terancam Kehilangan Status ASN
WIB Soroti Tertutupnya Pengelolaan CSR di Bone, Ajukan RDPU ke DPRD
Mencari Data CSR di Bone, Berujung Lempar Kewenangan Antarinstansi
Komdigi Murka! Video Amien Rais Soal Prabowo dan Teddy Penuh Ujaran Kebencian
Kasus Penganiayaan Balita Gegerkan Aceh, Daycare Baby Preneur Beri Klarifikasi Resmi
Polemik Gerbong Wanita di Tengah KRL, Menteri PPPA Akui Kurang Tepat
Meski Ditutup Sementara, Ribuan Dapur MBG Tetap Terima Insenfif Rp 6 Juta per Hari

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:37 WITA

“Ke Mana Wakil Rakyat Kita?” WIB Soroti Kinerja DPRD Bone

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:23 WITA

PPPK Paruh Waktu Dialihkan ke Outsourcing, Ribuan Pegawai Terancam Kehilangan Status ASN

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:35 WITA

WIB Soroti Tertutupnya Pengelolaan CSR di Bone, Ajukan RDPU ke DPRD

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:29 WITA

Mencari Data CSR di Bone, Berujung Lempar Kewenangan Antarinstansi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:43 WITA

Komdigi Murka! Video Amien Rais Soal Prabowo dan Teddy Penuh Ujaran Kebencian

Kamis, 30 April 2026 - 20:53 WITA

Kasus Penganiayaan Balita Gegerkan Aceh, Daycare Baby Preneur Beri Klarifikasi Resmi

Kamis, 30 April 2026 - 19:07 WITA

Polemik Gerbong Wanita di Tengah KRL, Menteri PPPA Akui Kurang Tepat

Kamis, 30 April 2026 - 07:14 WITA

Meski Ditutup Sementara, Ribuan Dapur MBG Tetap Terima Insenfif Rp 6 Juta per Hari

Berita Terbaru