Heboh Biaya Rapat Online Rp 5,7 Miliar, Ini Penjelasan Kepala BGN

- Editor

Sabtu, 25 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DIKSIKU.com, Jakarta – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memberikan penjelasan terkait anggaran pengadaan layanan video conference senilai Rp 5,7 miliar untuk periode April hingga Desember 2026.

 

Penggunaan anggaran tersebut sebelumnya menjadi perhatian publik karena dinilai cukup besar, yakni sekitar Rp 633 juta untuk setiap paket layanan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam keterangan resmi pada Jumat (24/4/2026), Dadan menyampaikan bahwa fasilitas rapat daring itu disiapkan untuk menunjang pelaksanaan program makan bergizi gratis yang melibatkan koordinasi lintas wilayah dan berbagai pihak.

 

“Layanan tersebut disiapkan untuk mendukung pelaksanaan program makan bergizi gratis yang membutuhkan koordinasi luas, penyampaian arahan teknis secara seragam, serta edukasi kepada berbagai pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah,” jelas Dadan.

Baca Juga :  Adian Napitupulu Soroti Ketimpangan PPPK, Bandingkan Guru Honorer dengan Petugas MBG

 

Ia menjelaskan bahwa sistem yang digunakan merupakan layanan enterprise terpusat yang berada di bawah pengelolaan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BGN.

 

Platform tersebut memiliki kapasitas sekitar 5.000 pengguna aktif, serta mampu menampung hingga 50.000 peserta dalam satu sesi pertemuan virtual.

 

Menurut Dadan, layanan ini dimanfaatkan oleh seluruh jajaran organisasi BGN, mulai dari pimpinan tinggi madya, pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, hingga kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.

 

Penggunaannya mencakup berbagai aktivitas, seperti rapat koordinasi tingkat nasional dan daerah, sosialisasi kebijakan, penyampaian pedoman teknis, bimbingan teknis bagi pelaksana, evaluasi program, hingga edukasi kepada masyarakat.

 

Dengan kapasitas yang besar, BGN dapat menyampaikan informasi kepada puluhan ribu peserta secara bersamaan.

Baca Juga :  Penutupan Pelabuhan Bajoe Picu Gejolak, Aktivitas Ekonomi Masyarakat Terancam Lumpuh

 

“Kami ingin memastikan bahwa pesan, arahan, dan pedoman pelaksanaan program dapat diterima secara utuh oleh pelaksana di berbagai daerah. Kebutuhan ini sebagai bagian dari sistem kerja untuk menjaga kualitas pelaksanaan program,” kata dia.

 

Dadan menegaskan bahwa keberhasilan program makan bergizi tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan di lapangan, tetapi juga oleh keseragaman pemahaman di antara para pelaksana.

 

Oleh karena itu, menurutnya, dukungan sistem komunikasi digital dengan kapasitas besar menjadi kebutuhan penting untuk menjaga konsistensi informasi di seluruh tingkatan.

 

“Dalam situasi seperti ini, koordinasi yang cepat, serentak, dan terdokumentasi menjadi bagian penting dari keberhasilan program,” ujarnya.

Loading

Penulis : Redaksi Diksiku

Editor : Frida Rijal

Sumber Berita : Kompas.com

Berita Terkait

Terkait Kasus Dugaan Pembobolan Brangkas Unit Sangiaseri, Pemimpin Cabang BRI Sinjai Berikan Pernyataan
KTP Hilang, Diminta KK hingga Surat Lahir Lagi? Deddy Sitorus: Layanan Dasar Kok Berbelit!
Mirip Cappadocia, Sampah Plastik di TPA Antang Terbang Bebas, Lingkungan Terancam
Dari Amal Hingga Selingkuhan, Ini Cara Koruptor Menyembunyikan Uang Haram
JK Beberkan Fakta Lama: “Jokowi Jadi Presiden Karena Saya”
Anggaran Rp 60 Miliar Diselidiki, Kejati Panggil Mantan Pimpinan DPRD Sulsel
Temuan Mengejutkan! 40 HP Bersarang di Sel Napi Lapas Baubau
Viral Keluyuran ke Cafe, Napi Korupsi di Kendari Langsung Diisolasi, Pengawal Disanksi

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 08:43 WITA

Heboh Biaya Rapat Online Rp 5,7 Miliar, Ini Penjelasan Kepala BGN

Jumat, 24 April 2026 - 12:09 WITA

Terkait Kasus Dugaan Pembobolan Brangkas Unit Sangiaseri, Pemimpin Cabang BRI Sinjai Berikan Pernyataan

Selasa, 21 April 2026 - 22:19 WITA

KTP Hilang, Diminta KK hingga Surat Lahir Lagi? Deddy Sitorus: Layanan Dasar Kok Berbelit!

Selasa, 21 April 2026 - 17:13 WITA

Mirip Cappadocia, Sampah Plastik di TPA Antang Terbang Bebas, Lingkungan Terancam

Senin, 20 April 2026 - 09:30 WITA

Dari Amal Hingga Selingkuhan, Ini Cara Koruptor Menyembunyikan Uang Haram

Minggu, 19 April 2026 - 09:05 WITA

JK Beberkan Fakta Lama: “Jokowi Jadi Presiden Karena Saya”

Sabtu, 18 April 2026 - 12:47 WITA

Anggaran Rp 60 Miliar Diselidiki, Kejati Panggil Mantan Pimpinan DPRD Sulsel

Jumat, 17 April 2026 - 09:37 WITA

Temuan Mengejutkan! 40 HP Bersarang di Sel Napi Lapas Baubau

Berita Terbaru