DIKSIKU.com, Bontang – Minimnya penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik Kota Bontang terus menjadi keluhan warga. Kondisi jalan yang gelap, bahkan di beberapa wilayah tanpa fasilitas PJU sama sekali, dinilai menunjukkan belum seriusnya penanganan pemerintah terhadap kebutuhan dasar tersebut.
Ketua Komisi C DPRD Bontang, Alfin Rausan Fikry, menegaskan bahwa persoalan ini bukan sekadar isu teknis, melainkan menyangkut kenyamanan dan keamanan masyarakat. Ia menyebut aspirasi terkait PJU hampir selalu muncul dalam setiap forum serap aspirasi maupun kunjungan lapangan.
“Ini keluhan yang terus berulang. Artinya, ada yang belum beres dalam penanganannya,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Alfin, janji realisasi dari Dinas Perhubungan (Dishub) sudah kerap disampaikan, namun belum juga terlihat hasil nyata di lapangan. Padahal, kebutuhan penerangan jalan dinilai sangat mendesak, terutama bagi warga yang beraktivitas pada malam hari.
Ia mengaku kerap menerima pertanyaan langsung dari masyarakat terkait kejelasan program tersebut. Bahkan, rencana pengerjaan yang sempat digaungkan pada 2025 disebut tak kunjung terealisasi.
“Sudah dijanjikan akan dikerjakan, tetapi sampai sekarang belum jelas. Ini yang membuat masyarakat semakin kecewa,” katanya.
Lebih lanjut, Alfin menilai bahwa persoalan ini seharusnya dapat diselesaikan lebih cepat, mengingat anggaran untuk PJU disebut telah tersedia. Namun, lambannya realisasi justru memunculkan kesan bahwa program ini belum menjadi prioritas utama.
Ia pun mendorong agar ada langkah konkret dan keseriusan dari pihak terkait untuk segera menuntaskan persoalan tersebut. Terlebih, program “Bontang Terang” yang digaungkan pemerintah daerah diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.
“Jangan sampai program hanya menjadi slogan tanpa implementasi,” tegasnya.
DPRD pun menargetkan agar seluruh persoalan PJU di Kota Bontang dapat diselesaikan paling lambat pada 2027. Dengan begitu, masyarakat tidak lagi harus menghadapi kondisi jalan yang gelap di wilayah perkotaan.
“Penerangan jalan ini kebutuhan dasar. Pemerintah harus hadir dan memastikan itu terpenuhi,” tutupnya. (adv)





















