DIKSIKU.com, Jakarta – Badan Narkotika Nasional (BNN) mengusulkan pelarangan total rokok elektrik atau vape sebagai salah satu opsi untuk menekan peredaran narkotika dan zat adiktif dalam bentuk cair.
Usulan tersebut mencuat setelah BNN menemukan ribuan cartridge vape serta narkotika cair sepanjang 2026. Hingga tahun ini, BNN telah menyita 8.276,15 mililiter etomidate, 3.485 cartridge vape, dan 1,3 ton ketamin.
Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN Aldrin MP Hutabarat mengatakan temuan tersebut menunjukkan adanya potensi pemanfaatan rokok elektrik sebagai sarana peredaran zat berbahaya.
“Tingginya peredaran narkotika cair tentu akan meningkatkan jumlah penyalah guna narkotika dan zat adiktif yang akan memberikan dampak buruk tidak hanya pada kesehatan masyarakat, tetapi juga pada aspek lainnya,” ujar Aldrin dalam keterangannya, Kamis (10/9/2026).
Menurut Aldrin, persoalan tersebut tidak berhenti pada dampak kesehatan. Meningkatnya peredaran narkotika dan zat adiktif cair juga berpotensi memperbesar beban sosial dan ekonomi yang harus ditanggung negara.
Beban tersebut mencakup biaya rehabilitasi bagi penyalah guna, biaya pemasyarakatan bagi kurir dan bandar, serta pembiayaan pemulihan kesehatan masyarakat yang terdampak.
Karena itu, BNN mengajukan pelarangan total rokok elektrik melalui peraturan presiden (perpres) sebagai salah satu pilihan kebijakan dalam rapat pembahasan tata kelola peredaran rokok elektrik yang berlangsung di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2026).
Meski mengusulkan pelarangan total, BNN menyatakan keputusan akhir masih menunggu pembahasan bersama kementerian dan lembaga terkait.
Aldrin mengatakan kebijakan mengenai rokok elektrik perlu disusun berdasarkan kajian yang komprehensif, dengan dukungan data dan bukti yang kuat. Hasil kajian tersebut akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menentukan kebijakan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Penulis : Redaksi
Editor : Idhul Abdullah
Sumber Berita : detik.com




















