2,36 Ton Narkotika Terungkap di Sumatera, dari Kapal Ketamin hingga Laboratorium Sabu

- Editor

Sabtu, 24 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri sekaligus Kepala BNN RI, Jenderal Suyudi Ario Seto. (int)

i

Kapolri sekaligus Kepala BNN RI, Jenderal Suyudi Ario Seto. (int)

DIKSIKU.com, Sumatera – Aparat gabungan mengungkap dua kasus besar narkotika di wilayah Sumatera dengan total barang bukti mencapai lebih dari 2,36 ton. Pengungkapan tersebut meliputi penyitaan 1,16 ton ketamin dari kapal MT Global 168 di perairan Sumatera Utara serta pembongkaran laboratorium gelap narkotika di Kabupaten Pidie, Aceh, dengan barang bukti sabu seberat 1,2 ton bruto.

Kedua operasi tersebut melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN), Polri, serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Pengungkapan ini menjadi bagian dari upaya aparat menindak jaringan narkotika internasional yang menggunakan berbagai modus, mulai dari penyelundupan melalui jalur laut hingga produksi narkotika secara ilegal.

Kapolri sekaligus Kepala BNN RI, Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, menegaskan negara berkomitmen memberantas sindikat narkotika dan melindungi masyarakat, terutama generasi muda, dari ancaman peredaran gelap narkoba.

Baca Juga :  BNN Bongkar Jaringan Narkoba Aceh, 160 Kg Sabu Disita

Dalam konferensi pers pengungkapan 1,16 ton ketamin di Pelabuhan Bandar Deli Belawan, Sumatera Utara, Jumat (23/10/2026), Suyudi menyebut penyitaan tersebut diperkirakan berpotensi menyelamatkan sekitar 5,8 juta jiwa dari risiko penyalahgunaan narkotika.

Penindakan itu juga diperkirakan dapat mencegah biaya rehabilitasi hingga Rp116 triliun.

“Angka-angka fantastis ini merupakan bukti nyata betapa besarnya daya rusak sindikat internasional terhadap ketahanan nasional kita,” tegas Suyudi.

Penyelundupan Laut hingga Laboratorium Gelap

Pengungkapan di Sumatera Utara menyasar kapal MT Global 168 yang diduga membawa 1,16 ton ketamin hidroklorida. Sementara itu, di Kabupaten Pidie, Aceh, aparat membongkar laboratorium gelap narkotika dan mengamankan sabu seberat 1,2 ton bruto.

Dua kasus tersebut memperlihatkan beragam modus yang digunakan jaringan narkotika, baik melalui pengangkutan barang lewat jalur laut maupun produksi secara ilegal.

Besarnya barang bukti yang diamankan juga menunjukkan pentingnya penguatan pengawasan, pertukaran informasi, dan koordinasi antarlembaga untuk mengidentifikasi serta memutus mata rantai peredaran narkotika.

Baca Juga :  Resmob Polres Sinjai Ringkus Pencuri Tabung Gas Jenis Melon Bersama Penadah

Suyudi menekankan pemberantasan narkotika tidak dapat hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Keterlibatan masyarakat dinilai penting untuk membantu mendeteksi aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing.

“Jangan pernah menganggap ancaman narkotika sebagai persoalan yang jauh dari kita. Sindikat akan selalu mencari celah kelengahan di lingkungan kita. Oleh karena itu, setiap informasi, kecurigaan di lapangan, dan kepedulian masyarakat adalah mata dan telinga yang menjadi bagian dari pertahanan bangsa kita,” ujarnya.

BNN bersama aparat penegak hukum menyatakan akan terus memperkuat kolaborasi untuk memutus jaringan peredaran gelap narkotika. Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari perlindungan masyarakat dan penyelamatan generasi bangsa melalui semangat War on Drugs for Humanity.

Loading

Penulis : Redaksi

Editor : Idhul Abdullah

Sumber Berita : BNN

Berita Terkait

Semalam, 9 Orang Diamankan Polisi di Kajuara Bone, 6 Paket Sabu Disita
Dalih Terdesak Ekonomi, Pria di Parepare Nekat Gasak Laptop Mahasiswi
Iming-Iming Lulus Kedokteran, Dosen di Makassar Ditangkap atas Dugaan Penipuan Rp550 Juta
Polri Gerebek Kampung Narkoba di Sejumlah Daerah, 104 Orang Ditangkap di Makassar
Terjerat Kasus Dugaan Ijazah Palsu, Hellyana Diberhentikan Sementara dari Kursi Wagub
Kepergok Mencuri, Pelaku Gigit Telinga Korban Hingga Putus
Kasus Karhutla Meluas, Polda Kalteng Sudah Tetapkan 38 Tersangka
Buronan Napi Narkoba Bayu Wicaksono Ditangkap di Myanmar, Kini Dibawa ke Bareskrim

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:09 WITA

2,36 Ton Narkotika Terungkap di Sumatera, dari Kapal Ketamin hingga Laboratorium Sabu

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:46 WITA

Semalam, 9 Orang Diamankan Polisi di Kajuara Bone, 6 Paket Sabu Disita

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:13 WITA

Dalih Terdesak Ekonomi, Pria di Parepare Nekat Gasak Laptop Mahasiswi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:26 WITA

Iming-Iming Lulus Kedokteran, Dosen di Makassar Ditangkap atas Dugaan Penipuan Rp550 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:11 WITA

Polri Gerebek Kampung Narkoba di Sejumlah Daerah, 104 Orang Ditangkap di Makassar

Selasa, 29 September 2026 - 17:49 WITA

Terjerat Kasus Dugaan Ijazah Palsu, Hellyana Diberhentikan Sementara dari Kursi Wagub

Selasa, 29 September 2026 - 15:56 WITA

Kepergok Mencuri, Pelaku Gigit Telinga Korban Hingga Putus

Sabtu, 26 September 2026 - 17:37 WITA

Kasus Karhutla Meluas, Polda Kalteng Sudah Tetapkan 38 Tersangka

Berita Terbaru