Dua Kapal Pertamina Tertahan di Selat Hormuz, Iran Bongkar Alasan Sebenarnya

- Editor

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua kapal pertamina masih tertahan di Selat Hormus. (foto:int)

i

Dua kapal pertamina masih tertahan di Selat Hormus. (foto:int)

DIKSIKU.com, Jakarta – Pemerintah Iran mengungkapkan alasan tertahannya dua kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS) yang hingga kini belum dapat melintasi Selat Hormuz. Kondisi keamanan di jalur tersebut disebut masih belum stabil.

Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengatakan Selat Hormuz saat ini berada dalam situasi yang sensitif akibat dinamika konflik yang masih berlangsung. Oleh karena itu, setiap kapal yang ingin melintas wajib memenuhi sejumlah ketentuan keamanan yang diberlakukan otoritas setempat.

“Selat Hormuz saat ini tidak dalam kondisi biasa. Harus melalui beberapa protokol yang ditetapkan oleh pihak keamanan,” ujar Boroujerdi di Universitas Paramadina, Jakarta Timur, Sabtu (11/4), seperti dikutip dari Detik News.

Ia menjelaskan, penerapan prosedur tersebut mencakup koordinasi intensif serta proses negosiasi dengan aparat keamanan Iran. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan pelayaran di tengah situasi yang belum sepenuhnya kondusif.

Menurut Boroujerdi, Iran tidak menutup jalur pelayaran internasional di kawasan tersebut. Namun, seluruh kapal diwajibkan mematuhi aturan yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  Pererat Hubungan Indonesia-Pakistan, Atta Ul Karim Luncurkan Website Kolaborasi Multisektor

“Semua harus melalui protokol yang ditetapkan,” katanya.

Sementara itu, pihak PIS masih berupaya agar dua armadanya dapat segera melintasi Selat Hormuz. Kedua kapal tersebut adalah VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro yang saat ini berada di kawasan Teluk Arab.

Pelaksana Tugas Corporate Secretary PIS, Vega Pita, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk mempercepat proses perizinan pelayaran.

Upaya tersebut dilakukan seiring dengan kewajiban pemenuhan prosedur keamanan yang ditetapkan otoritas Iran bagi kapal-kapal yang melintas di kawasan strategis tersebut.

Penulis : Redaksi Diksiku

Editor : Idul Abdullah

Sumber Berita : CNN

Berita Terkait

Pemerintah Batasi Guru Non-ASN: Tidak Terdaftar Dapodik 2024, Siap-Siap Tersingkir
Prabowo Rombak Lagi Kabinet, Enam Pejabat Baru Dilantik
MBG Dikritik? Sekolah Diberi Hak Ajukan Protes Hingga 3 Kali, Kata Zulhas
Dadan Hindayana Tegaskan Isu 19.000 Sapi Untuk MBG Cuma Pengandaian
Perbandingan dengan MBG, DPR Yakin Negara Mampu Biayai BPJS
Sistem War Ticket Haji Dipertanyakan, DPR: Bisa Untungkan Orang Kaya
JK Dilaporkan ke Polisi Usai Ceramah di UGM, Pernyataan ‘Syahid’ Jadi Sorotan
Kebijakan WFH Diterapkan, Aktivitas ASN Beralih ke Rumah

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:04 WITA

Pemerintah Batasi Guru Non-ASN: Tidak Terdaftar Dapodik 2024, Siap-Siap Tersingkir

Selasa, 28 April 2026 - 13:54 WITA

Prabowo Rombak Lagi Kabinet, Enam Pejabat Baru Dilantik

Jumat, 24 April 2026 - 11:48 WITA

MBG Dikritik? Sekolah Diberi Hak Ajukan Protes Hingga 3 Kali, Kata Zulhas

Kamis, 23 April 2026 - 18:27 WITA

Dadan Hindayana Tegaskan Isu 19.000 Sapi Untuk MBG Cuma Pengandaian

Sabtu, 18 April 2026 - 15:55 WITA

Perbandingan dengan MBG, DPR Yakin Negara Mampu Biayai BPJS

Selasa, 14 April 2026 - 16:53 WITA

Sistem War Ticket Haji Dipertanyakan, DPR: Bisa Untungkan Orang Kaya

Selasa, 14 April 2026 - 14:33 WITA

Dua Kapal Pertamina Tertahan di Selat Hormuz, Iran Bongkar Alasan Sebenarnya

Senin, 13 April 2026 - 16:30 WITA

JK Dilaporkan ke Polisi Usai Ceramah di UGM, Pernyataan ‘Syahid’ Jadi Sorotan

Berita Terbaru