DIKSIKU.com, Bone – Aksi unjuk rasa yang dilakukan Organisasi Kepemudaan Laskar Arung Palakka berlangsung di Kantor ATR/BPN Kabupaten Bone pada Kamis (16/4). Demonstrasi tersebut diikuti oleh massa dari berbagai elemen masyarakat yang menyuarakan kritik terhadap pelayanan pertanahan.
Dalam aksinya, massa menilai pelayanan di kantor tersebut belum berjalan optimal dan jauh dari prinsip keadilan. Mereka menyoroti proses administrasi yang dinilai berbelit, waktu penyelesaian yang tidak pasti, serta minimnya transparansi informasi kepada masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, demonstran juga mengungkap adanya kekhawatiran terkait dugaan praktik mafia tanah yang dinilai merugikan masyarakat. Kondisi tersebut disebut telah memengaruhi tingkat kepercayaan publik terhadap lembaga pertanahan.
Dalam orasinya, Andi Akbar Napoleon menyampaikan, *“Kondisi ini bukan hanya mencederai kepercayaan publik, tetapi juga melukai rasa keadilan masyarakat Bone yang selama ini menggantungkan harapan pada lembaga negara.”*
Ia juga menegaskan bahwa masyarakat merasa kesulitan dalam memperoleh hak atas tanah akibat proses yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat kecil.
“Ini bukan lagi soal lambatnya pelayanan, ini soal keadilan yang dirampas secara perlahan. Rakyat dipaksa lelah untuk mendapatkan haknya sendiri,” tegasnya.
Dalam pernyataan sikap, Laskar Arung Palakka menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya perbaikan sistem pelayanan, transparansi proses administrasi, serta evaluasi terhadap kinerja pejabat di lingkungan ATR/BPN Bone.
Massa juga meminta agar Menteri ATR/BPN melakukan evaluasi terhadap pejabat terkait, termasuk peninjauan penempatan pegawai yang dinilai berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.
Selain itu, mereka mendesak percepatan penyelesaian permohonan sertifikat tanah yang tertunda serta meminta Kepala ATR/BPN Wilayah Sulawesi Selatan turun langsung melakukan evaluasi.
Aksi tersebut diakhiri dengan peringatan akan adanya demonstrasi lanjutan jika tuntutan tidak ditindaklanjuti.
Sementara itu, Kepala Pertanahan Bone Hanung Prihanto menyatakan pihaknya telah menerima aspirasi yang disampaikan massa.
“Kami sudah menerima aspirasi adik-adik LAP dan semua masukan sudah kami tampung sebagai bahan instropeksi teman-teman BPN Bone,” ujarnya.
![]()
Penulis : Redaksi Diksiku
Editor : Frida Rijal
Sumber Berita : Lepasnews



















