DIKSIKU.com, Jakarta – Sejumlah pakar gizi mengingatkan bahwa pemilihan menu sarapan yang kurang tepat dapat menurunkan tingkat energi dan membuat tubuh cepat lelah menjelang siang hari. Sarapan yang ideal seharusnya mengandung kombinasi protein, serat, dan lemak sehat untuk menjaga kestabilan gula darah serta mempertahankan energi.
Ahli diet Jordan Hill menjelaskan, sarapan sebaiknya dikonsumsi dalam rentang satu hingga dua jam setelah bangun tidur agar metabolisme dapat bekerja optimal sepanjang hari. Sementara itu, pakar diet pengobatan fungsional Kaytee Hadley menekankan pentingnya memilih menu yang tidak hanya memberikan rasa kenyang sesaat, tetapi juga menjaga keseimbangan nutrisi.
Para ahli menyebutkan sejumlah makanan yang dinilai kurang tepat dikonsumsi sebagai sarapan karena berpotensi memicu lonjakan gula darah dan membuat energi cepat menurun.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Daftar Menu yang Disarankan untuk Dihindari Saat Sarapan:
1. Smoothie tanpa tambahan protein
Hadley menilai smoothie yang hanya berisi buah dapat membuat tubuh cepat lapar. Untuk menjaga nutrisi seimbang, smoothie sebaiknya ditambah sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, atau sumber protein.
2. Yogurt berperisa
Yogurt jenis ini umumnya mengandung gula tambahan dalam jumlah tinggi. Konsumsi gula berlebih saat pagi hari dapat menyebabkan peningkatan lalu penurunan gula darah secara cepat, yang berujung pada rasa lemas. Yogurt tawar dengan tambahan chia seed atau buah dinilai lebih seimbang.
3. Kopi dengan krimer manis
Penggunaan krimer pada kopi dapat meningkatkan asupan gula tanpa disadari. Gula berlebih berisiko memicu penurunan energi beberapa saat setelah dikonsumsi.
4. Pancake
Pancake dengan tepung olahan dan sirup gula merupakan menu tinggi karbohidrat dan rendah protein. Kombinasi tersebut membuat energi tidak bertahan lama.
5. Oatmeal instan
Meski oatmeal dikenal sehat, versi instan biasanya mengandung gula tambahan tinggi dan serat rendah. Energi yang dihasilkan cenderung bertahan singkat.
6. Roti putih
Roti putih cepat terurai menjadi gula sehingga tidak memberikan rasa kenyang yang tahan lama. Konsultan gizi Amy Davis menyarankan memilih biji-bijian utuh sebagai pengganti.
7. Sereal bergula
Sereal instan cenderung rendah protein dan serat, sehingga hanya memberikan lonjakan energi sesaat sebelum turun kembali.
8. Donat dan pastry manis
Donat, croissant, dan muffin mengandung tepung olahan serta gula dan lemak jenuh. Hill menyebut kombinasi tersebut dapat memicu peradangan yang membuat tubuh cepat lelah.
9. Sosis dan daging olahan
Daging olahan umumnya tinggi natrium dan lemak jenuh yang dapat memperlambat pencernaan. Konsumsi berlebihan berpotensi menyebabkan rasa kembung dan penurunan energi.
Para ahli menekankan bahwa sarapan tetap penting sebagai sumber energi awal hari, namun pemilihan menu sebaiknya mempertimbangkan keseimbangan nutrisi agar tubuh tetap bertenaga hingga siang hari.
Penulis : Redaksi Diksiku
Editor : Rahmah M
Sumber Berita : CNN





















