Di Balik Program MBG, Ribuan Dapur Belum Penuhi Syarat Keamanan Pangan

- Editor

Rabu, 14 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan Dapur MBG Terancam Disuspend, BGN Tegaskan Wajib Sertifikat Higiene

i

Ribuan Dapur MBG Terancam Disuspend, BGN Tegaskan Wajib Sertifikat Higiene

DIKSIKU.com – Jakarta, Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat masih banyak dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). BGN menegaskan dapur yang belum terdaftar diminta segera mengurus sertifikasi tersebut atau akan dikenai sanksi penghentian operasional sementara.

Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, mengatakan pihaknya tidak akan memberi toleransi bagi dapur MBG yang sudah beroperasi namun belum memiliki SLHS. Ia menegaskan sanksi suspend akan diberlakukan jika ketentuan tersebut diabaikan.

“Saya minta segera mendaftar atau kalau ketahuan kami ternyata dapur sudah berjalan lama dan belum mendaftar, kami akan suspend,” ujar Nanik dalam acara Semangat Awal Tahun 2026 di Jakarta Selatan, Rabu (14/1/2026).

Ia menambahkan, penghentian operasional akan berdampak langsung pada pendapatan mitra dapur. “Silakan Anda mitra menangis, menangislah. Rp 6 juta satu hari akan hilang, kami akan suspend,” katanya.

Nanik mengungkapkan, dari total 20.419 SPPG yang tercatat saat ini, baru sekitar 7.000 hingga 8.000 dapur yang telah memiliki SLHS. Artinya, sekitar 11.000 hingga 12.000 dapur lainnya masih belum memenuhi persyaratan tersebut.

Baca Juga :  Jokowi Tegaskan Tak Pernah Meresmikan Bandara IMIP di Morowali

“Dari 20 ribu, baru 7–8 ribu kalau nggak salah sampai hari ini. Yang belum itu sekitar 11–12 ribu. Saya ingatkan, kami nggak main-main dengan SLHS,” tegasnya.

Menurut Nanik, sertifikat SLHS menjadi instrumen penting dalam menjamin keamanan pangan, terutama seiring meningkatnya jumlah penerima manfaat program MBG yang kini mencapai 59,96 juta orang.

Ia pun meminta seluruh mitra dapur segera berkoordinasi dengan dinas kesehatan setempat untuk mengurus sertifikasi. “Lebih baik silakan Anda pergi ke Dinkes untuk mendaftar SLHS, supaya bisa diproses karena dengan SLHS ini bisa mengurangi kecelakaan pangan,” tutupnya.

Loading

Penulis : Redaksi Diksiku

Editor : Rahmah M.

Sumber Berita : detik.com

Berita Terkait

Perbati Gelar Kejurnas Tinju 2026, Awal Seleksi Petinju Menuju Kejuaraan Asia
Soal Demo dan Kerusuhan, Prabowo Lempar Tantangan Politik : Lawan Saya di Pemilu
MUI Desak RI Keluar dari Board of Peace Bentukan Trump, Istana Bereaksi
Pengangkatan PPPK Paruh Waktu ke Penuh Waktu Mulai Bergulir Tahun Ini
Pernyataan Menohok Menteri PPN : MBG Lebih Urgen daripada Lapangan Kerja
Gila! Emas Antam Melonjak Tajam, Kini Rp 3.003.000 per Gram
Jenazah Pramugari Korban Pesawat ATR Berhasil Dievakuasi dari Gunung Bulusaraung
Lokasi Jauh dari Jalur Pendakian, Evakuasi Pesawat ATR di Gunung Bulusaraung Terkendala

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:34 WITA

Perbati Gelar Kejurnas Tinju 2026, Awal Seleksi Petinju Menuju Kejuaraan Asia

Senin, 2 Februari 2026 - 20:13 WITA

Soal Demo dan Kerusuhan, Prabowo Lempar Tantangan Politik : Lawan Saya di Pemilu

Senin, 2 Februari 2026 - 19:33 WITA

MUI Desak RI Keluar dari Board of Peace Bentukan Trump, Istana Bereaksi

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:07 WITA

Pengangkatan PPPK Paruh Waktu ke Penuh Waktu Mulai Bergulir Tahun Ini

Kamis, 29 Januari 2026 - 14:37 WITA

Pernyataan Menohok Menteri PPN : MBG Lebih Urgen daripada Lapangan Kerja

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:13 WITA

Gila! Emas Antam Melonjak Tajam, Kini Rp 3.003.000 per Gram

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:14 WITA

Jenazah Pramugari Korban Pesawat ATR Berhasil Dievakuasi dari Gunung Bulusaraung

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:57 WITA

Lokasi Jauh dari Jalur Pendakian, Evakuasi Pesawat ATR di Gunung Bulusaraung Terkendala

Berita Terbaru