Meski Ditutup Sementara, Ribuan Dapur MBG Tetap Terima Insenfif Rp 6 Juta per Hari

- Editor

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana. (int)

i

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana. (int)

DIKSIKU.com, Jakarta – Sebanyak 1.720 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah dihentikan sementara operasionalnya hingga April 2026. Kebijakan ini diambil karena ribuan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut belum memenuhi persyaratan administrasi dan standar sanitasi yang ditetapkan.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan, penghentian sementara dilakukan terhadap SPPG yang belum memiliki dokumen Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) serta Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

“Sekarang berkurang sedikit, sekitar 1.720-an (SPPG yang ditutup sementara),” ujar Dadan kepada wartawan usai peresmian pembangunan SPPG Universitas Hasanuddin (Unhas) di Makassar, Selasa (28/4/2026).

Baca Juga :  ESDM Gandeng PPATK Telusuri Aliran Dana Tambang Emas Ilegal Rp 992 Triliun

Meski tidak beroperasi, SPPG yang terdampak tetap menerima insentif sebesar Rp6 juta per hari. Menurut Dadan, pemberian insentif tersebut dilakukan karena pengelola masih menjalankan sejumlah kegiatan pendukung selama masa penghentian.

“Untuk yang sementara tetap diberi (insentif Rp 6 juta per hari),” katanya.

Ia menjelaskan, dana tersebut digunakan untuk mendukung aktivitas non-operasional, termasuk pelatihan karyawan serta persiapan pemenuhan standar yang dipersyaratkan sebelum layanan kembali dibuka.

Baca Juga :  Heboh! Istri Digoyang Pria Lain, Keluarga Suami Datang Menggerebek Dini Hari

“Karena dia harus mengurus yang lain-lain dan karyawannya kan diberi pelatihan dan kemudian harus melakukan hal yang sesuai dengan kebutuhan pada saat penutupan,” jelasnya.

BGN menyebut SPPG yang telah melengkapi dokumen dan memenuhi standar kualitas layanan, menu, serta sanitasi dapat kembali beroperasi. Proses pengaktifan kembali diperkirakan tidak memerlukan waktu lama.

“Jadi tinggal kita lihat kalau kualitasnya bagus, layanannya bagus, menunya juga bagus, mudah-mudahan SLHS-nya, sertifikatnya keluar dalam waktu sebulan sehingga tidak perlu diberhentikan untuk sementara,” tutur Dadan.

Penulis : Redaksi Diksiku

Editor : Idhul Abdullah

Sumber Berita : detikcom

Berita Terkait

Penyiram Air Keras Andrie Yunus Lolos dari Pemecatan, TAUD Soroti Putusan Militer
Ketika Rumah Nyaris Ambruk, Seorang Ibu di Bone Bertahan Demi Anak dan Tak Punya Tempat Lain
Di Sekolah Tua Ini, Anak-anak Bone Belajar Sambil Menahan Cemas
OTT KPK di Unsoed, 14 Orang Diamankan dan Uang Ratusan Juta Disita
BGN Tutup 1.300 SPPG, DPR: Jangan Kompromi Soal Keamanan Pangan
Penyelundupan Emas Rp 60 Miliar Terbongkar, Oknum Petugas Bandara Diduga Terlibat
Heboh! Istri Digoyang Pria Lain, Keluarga Suami Datang Menggerebek Dini Hari
Bea Cukai Perketat Pengawasan Rokok Ilegal Lewat Operasi ASAP 2026

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 21:24 WITA

Penyiram Air Keras Andrie Yunus Lolos dari Pemecatan, TAUD Soroti Putusan Militer

Kamis, 3 September 2026 - 23:14 WITA

Ketika Rumah Nyaris Ambruk, Seorang Ibu di Bone Bertahan Demi Anak dan Tak Punya Tempat Lain

Kamis, 3 September 2026 - 22:10 WITA

Di Sekolah Tua Ini, Anak-anak Bone Belajar Sambil Menahan Cemas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:35 WITA

OTT KPK di Unsoed, 14 Orang Diamankan dan Uang Ratusan Juta Disita

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:48 WITA

BGN Tutup 1.300 SPPG, DPR: Jangan Kompromi Soal Keamanan Pangan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:35 WITA

Penyelundupan Emas Rp 60 Miliar Terbongkar, Oknum Petugas Bandara Diduga Terlibat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:44 WITA

Heboh! Istri Digoyang Pria Lain, Keluarga Suami Datang Menggerebek Dini Hari

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:27 WITA

Bea Cukai Perketat Pengawasan Rokok Ilegal Lewat Operasi ASAP 2026

Berita Terbaru

Eks Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (ist)

Nasional

Purbaya Bongkar Alasan Pencopotannya dari Menkeu

Kamis, 24 Sep 2026 - 12:56 WITA