DIKSIKU.com, Palu – Nurhanisa, korban selamat dalam kasus pembunuhan yang menewaskan suami dan anaknya di Kelurahan Duyu, Kota Palu, Sulawesi Tengah, mulai menunjukkan perkembangan positif setelah menjalani operasi di Rumah Sakit Bhayangkara Palu.
Kepala RS Bhayangkara Palu AKBP dr. Judy Dermawan mengatakan kondisi Nurhanisa kini telah sadar, meski masih mendapatkan perawatan intensif di ruang Intensive Care Unit (ICU).
“Saat ini pasien dalam kondisi sadar dan masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU,” ujar Judy di Palu, Kamis.
Ia menjelaskan tindakan operasi sebelumnya sempat ditunda karena kondisi korban yang masih sangat lemah akibat banyaknya luka yang diderita saat menjadi korban penyerangan. Tim medis terlebih dahulu berupaya menstabilkan kondisi pasien sebelum memutuskan melakukan operasi.
Menurut Judy, operasi akhirnya dilaksanakan pada Rabu (29/7) oleh tim dokter RS Bhayangkara setelah kondisi Nurhanisa dinilai cukup stabil.
“Setelah dilakukan penanganan untuk memperbaiki kondisi pasien hingga seoptimal mungkin, operasi baru bisa dilakukan pada Rabu (29/7) oleh tim dokter RS Bhayangkara,” katanya.
Operasi berlangsung lancar dan pasien telah sadar usai menjalani tindakan medis. Hingga kini, tim dokter masih melakukan observasi secara intensif di ruang ICU untuk memantau proses pemulihan pascaoperasi.
“Secara umum kondisinya baik. Dari hasil pemantauan juga semuanya normal dan tidak ada komplikasi setelah operasi,” ujar Judy.
Selain fokus pada pemulihan fisik, rumah sakit juga menyiapkan pendampingan psikologis bagi Nurhanisa mengingat trauma yang dialaminya setelah menjadi korban dalam peristiwa berdarah tersebut.
“Setelah pemulihan fisiknya selesai, kami akan mengonsultasikan kepada psikiater. Harapannya pasien sembuh, baik secara jasmani maupun rohani, karena yang paling berat setelah kejadian ini adalah trauma,” tuturnya.
Judy mengungkapkan Nurhanisa mengalami sejumlah luka tusuk dan sabetan senjata tajam. Meski demikian, luka-luka tersebut tidak sampai mengenai organ-organ vital.
Kasus pembunuhan itu terjadi di Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, pada Minggu (26/7) malam. Dalam peristiwa tersebut, suami Nurhanisa, Jamil, bersama anak mereka yang masih berusia dua tahun meninggal dunia. Sementara Nurhanisa berhasil selamat dan kini masih menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Palu.
Penulis : Redaksi
Editor : Idhul Abdullah
Sumber Berita : JPNN.com




















