Dua Hari Pencarian, ABK KM Cahaya Madinah Ditemukan Tewas Mengapung

- Editor

Jumat, 5 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses evakuasi jenazah ABK KM Cahaya Madinah. (ist)

i

Proses evakuasi jenazah ABK KM Cahaya Madinah. (ist)

DIKSIKU.com, Sinjai – Korban tenggelam di Muara Sungai Tangka, Kabupaten Sinjai berhasil ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi sudah tidak bernyawa lagi, Jumat (05/07/2024).

Korban bernama Wawan (20) warga Desa Massangkae, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone. Ia dilaporkan hilang oleh rekannya akibat terjatuh dari KM Cahaya Madinah pada Rabu (03/07/2024) lalu saat akan berlayar untuk mencari ikan.

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Brimob Batalyon C Pelopor, Pos Basarnas Bone dan BPBD Kabupaten Sinjai langsung diterjunkan ke lokasi kejadian untuk mencari korban yang juga anak buah kapal (ABK) KM Cahaya Madinah tersebut.

“Sejak Rabu kemarin, tim SAR kami bersama Basarnas Bone bergerak ke Kabupaten Sinjai usai menerima laporan tentang ABK KM Cahaya Madinah yang hilang di sekitar Muara Sungai Tangka, Kabupaten Sinjai,” ungkap Danyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel, AKBP Nur Ichsan, dalam rilisnya yang diterima media ini.

Setelah pencarian selama dua hari, akhirnya jasad Wawan ditemukan mengapung oleh nelayan setempat, sekitar 10 mill dari lokasi korban dilaporkan hilang.

“Ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pagi tadi oleh nelayan setempat yang kemudian dilaporkan kepada tim SAR untuk  dievakuasi,” ujar Danyon Ichsan.

Danyon Ichsan juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak atas kerjasamanya sehingga korban dapat ditemukan.

Baca Juga :  Aktor Gary Iskak Meninggal Dalam Kecelakaan Tunggal di Pesanggrahan

“Tentunya ini keberhasilan bersama, oleh karena itu saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kerja sama seluruh tim SAR Gabungan,” pungkasnya.

Sementara itu Koordinator Pos Basarnas Bone Febrianto Try Setyawan mengatakan, setelah dievakuasi korban tenggelam langsung diserahkan kepada pihak keluarga.

“Kami evakuasi dari Pantai Jodoh Desa Angkue, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone dan langsung kami serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” tandas Febrianto.

Selain tim SAR gabungan, proses pencarian ABK KM Cahaya Madinah ini juga dibantu oleh nelayan dan warga setempat.

Loading

Penulis : Redaksi Diksiku

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

BMKG Ungkap Daerah yang Lebih Dulu Masuk Musim Kemarau Tahun Ini
Tahanan Rumah Eks Menag Picu Polemik, KPK Dituding Beri Perlakuan Khusus
Penutupan Pelabuhan Bajoe Picu Gejolak, Aktivitas Ekonomi Masyarakat Terancam Lumpuh
Si Jago Merah Hanguskan Dua Rumah Warga di Manciri, Ajangale Bone
Setelah Sepekan Pencarian, Bocah 6 Tahun Korban Hanyut di Kendal Ditemukan di Laut Demak
Opini : MBG di Bone: Antara Harapan Gizi dan Bayang-Bayang Proyek Anggaran
Momen Hangat! Selfie Bersama Gubernur Sulsel di Pasar Terong Makassar
Berlayar dari Bajoe Tengah Malam, KM Cahaya Intan Celebes Karam Pagi Hari

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:33 WITA

BMKG Ungkap Daerah yang Lebih Dulu Masuk Musim Kemarau Tahun Ini

Sabtu, 28 Maret 2026 - 18:47 WITA

Tahanan Rumah Eks Menag Picu Polemik, KPK Dituding Beri Perlakuan Khusus

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:59 WITA

Penutupan Pelabuhan Bajoe Picu Gejolak, Aktivitas Ekonomi Masyarakat Terancam Lumpuh

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:20 WITA

Si Jago Merah Hanguskan Dua Rumah Warga di Manciri, Ajangale Bone

Kamis, 5 Maret 2026 - 23:09 WITA

Setelah Sepekan Pencarian, Bocah 6 Tahun Korban Hanyut di Kendal Ditemukan di Laut Demak

Senin, 2 Maret 2026 - 06:10 WITA

Opini : MBG di Bone: Antara Harapan Gizi dan Bayang-Bayang Proyek Anggaran

Sabtu, 21 Februari 2026 - 09:21 WITA

Momen Hangat! Selfie Bersama Gubernur Sulsel di Pasar Terong Makassar

Minggu, 15 Februari 2026 - 00:22 WITA

Berlayar dari Bajoe Tengah Malam, KM Cahaya Intan Celebes Karam Pagi Hari

Berita Terbaru