Mayoritas Lima Hari, Wilayah Prioritas Stunting Tetap Terima MBG Hingga Sabtu

- Editor

Minggu, 29 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi pendistribusian MBG. (int)

i

ilustrasi pendistribusian MBG. (int)

DIKSIKU.com, Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk pelajar dipastikan akan berjalan menyesuaikan hari efektif sekolah. Kebijakan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Tingkat Atas (Rakortas) virtual bersama Presiden pada Sabtu, 28 Maret 2026.

Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, menyebutkan penyaluran MBG umumnya dilakukan lima hari dalam sepekan, mengikuti pola mayoritas sekolah yang menerapkan sistem belajar lima hari. Namun, terdapat skema berbeda untuk sejumlah wilayah dengan kondisi khusus.

Ia menjelaskan, daerah kategori 3T (terdepan, terluar, tertinggal) serta wilayah dengan tingkat stunting tinggi tetap akan menerima distribusi MBG hingga hari Sabtu. Kebijakan tersebut dinilai penting untuk menjaga kecukupan gizi anak secara berkelanjutan.

“Pemberian MBG di hari Sabtu untuk daerah dengan risiko stunting tinggi merupakan langkah strategis memastikan anak-anak menerima gizi yang cukup setiap hari,” ujarnya, Minggu (29/3/2026).

Lebih lanjut, Dadan menegaskan bahwa jumlah hari penyaluran MBG akan mengikuti jumlah hari masuk sekolah di masing-masing daerah. Sekolah dengan sistem lima hari akan menerima bantuan selama lima hari, sedangkan sekolah yang masih menerapkan enam hari belajar akan mendapatkan MBG selama enam hari.

Menurutnya, data menunjukkan sebagian besar sekolah di Indonesia saat ini telah menggunakan sistem lima hari belajar dalam sepekan.

Di sisi lain, Badan Gizi Nasional terus melakukan pemutakhiran data guna menentukan wilayah prioritas penerima program. Pendataan tersebut mengacu pada berbagai sumber, termasuk Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 dari Kementerian Kesehatan.

Baca Juga :  Prabowo Lantik Kabinet Baru, 48 Menteri Siap Jalankan Amanah Bangsa

Wilayah-wilayah di kawasan timur Indonesia menjadi perhatian utama dalam intervensi ini, terutama yang memiliki prevalensi stunting tinggi.

Untuk memastikan program berjalan tepat sasaran, Badan Gizi Nasional juga menggandeng dinas pendidikan dan dinas kesehatan di daerah. Data yang dihimpun meliputi jumlah sekolah, jumlah peserta didik, hingga tingkat stunting di tiap wilayah.

“Integritas data sangat penting, karena program ini menyangkut kesehatan dan masa depan generasi muda. Kami tidak ingin ada anak yang tertinggal dari pemenuhan gizi,” kata Dadan.

Loading

Penulis : Redaksi Diksiku

Editor : Idhul Abdullah

Sumber Berita : detikcom

Berita Terkait

Pemerintah Batasi Guru Non-ASN: Tidak Terdaftar Dapodik 2024, Siap-Siap Tersingkir
Prabowo Rombak Lagi Kabinet, Enam Pejabat Baru Dilantik
MBG Dikritik? Sekolah Diberi Hak Ajukan Protes Hingga 3 Kali, Kata Zulhas
Dadan Hindayana Tegaskan Isu 19.000 Sapi Untuk MBG Cuma Pengandaian
Perbandingan dengan MBG, DPR Yakin Negara Mampu Biayai BPJS
Sistem War Ticket Haji Dipertanyakan, DPR: Bisa Untungkan Orang Kaya
Dua Kapal Pertamina Tertahan di Selat Hormuz, Iran Bongkar Alasan Sebenarnya
JK Dilaporkan ke Polisi Usai Ceramah di UGM, Pernyataan ‘Syahid’ Jadi Sorotan

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:04 WITA

Pemerintah Batasi Guru Non-ASN: Tidak Terdaftar Dapodik 2024, Siap-Siap Tersingkir

Selasa, 28 April 2026 - 13:54 WITA

Prabowo Rombak Lagi Kabinet, Enam Pejabat Baru Dilantik

Jumat, 24 April 2026 - 11:48 WITA

MBG Dikritik? Sekolah Diberi Hak Ajukan Protes Hingga 3 Kali, Kata Zulhas

Kamis, 23 April 2026 - 18:27 WITA

Dadan Hindayana Tegaskan Isu 19.000 Sapi Untuk MBG Cuma Pengandaian

Sabtu, 18 April 2026 - 15:55 WITA

Perbandingan dengan MBG, DPR Yakin Negara Mampu Biayai BPJS

Selasa, 14 April 2026 - 16:53 WITA

Sistem War Ticket Haji Dipertanyakan, DPR: Bisa Untungkan Orang Kaya

Selasa, 14 April 2026 - 14:33 WITA

Dua Kapal Pertamina Tertahan di Selat Hormuz, Iran Bongkar Alasan Sebenarnya

Senin, 13 April 2026 - 16:30 WITA

JK Dilaporkan ke Polisi Usai Ceramah di UGM, Pernyataan ‘Syahid’ Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Anggota DPRD Bontang - Yusuf. (ist)

DPRD Bontang

DPRD Bontang Soroti Syarat Gratispol Kesehatan yang Dinilai Saklek

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:35 WITA