Krisis Pangan Dunia, Menteri Amran Dorong Akselerasi Pertanian dengan Teknologi Modern

- Editor

Kamis, 10 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meluncurkan program akselarasi pangan di Kabupaten Bone, Kamis (10/10). (ist)

i

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meluncurkan program akselarasi pangan di Kabupaten Bone, Kamis (10/10). (ist)

DIKSIKU.com, Bone – Kapolres Bone AKBP Erwin Syah, bersama Forkopimda, menyambut kunjungan kerja Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, di Desa Matajang, Kecamatan Dua Boccoe, Kamis (10/10/2024).

Kunjungan ini turut didampingi oleh Kabaharkam Polri, Komjen Pol Mohammad Fadil Imran, dan Kapolda Sulsel, Irjen Pol Yudiawan.

Dalam kunjungannya, Menteri Pertanian menegaskan pentingnya mempercepat produksi pangan guna menghadapi krisis global.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sejumlah negara saat ini mengalami krisis pangan, oleh karena itu akselerasi produksi harus ditingkatkan, dengan optimalisasi teknologi dan pemerataan pupuk sesuai kebutuhan,” ujar Andi Amran.

Baca Juga :  MenPANRB Terbitkan Aturan Baru, ASN Dituntut Kerja Saat Libur Lebaran

Ia juga menyampaikan kabar baik terkait tambahan pupuk yang disetujui Presiden RI setelah pihaknya melaporkan bahwa kebutuhan pupuk di Indonesia baru terpenuhi sekitar 50%.

“Presiden telah menyetujui tambahan pupuk untuk membantu petani kita,” tambahnya.

Lebih lanjut, Menteri Amran memaparkan rencana merekrut 50.000 petani milenial untuk mengoptimalkan lahan dengan teknologi pertanian modern. Ia berharap, rancangan ini dapat meningkatkan efisiensi dan hasil panen secara signifikan dalam waktu singkat.

“Anak muda harus bangga menjadi petani. Kita bisa mencontoh Jepang, di mana profesi petani sangat dihormati dan dianggap penting dalam masyarakat,” katanya, mengajak generasi muda untuk berpartisipasi aktif dalam sektor pertanian.

Baca Juga :  Prabowo Enggan Tunggu Lama, Amran Didesak Swasembada Pangan Dalam Satu Tahun

Selain memberikan motivasi, Menteri Amran juga membagikan alat-alat pertanian, seperti hand traktor, combine harvester, bibit padi, jagung, dan pompa air kepada masyarakat setempat, sebagai langkah nyata mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Bone.

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional, sekaligus mendorong generasi muda untuk terlibat dalam pengembangan sektor pertanian dengan teknologi modern.

Loading

Penulis : Idhul Abdullah

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Perbati Gelar Kejurnas Tinju 2026, Awal Seleksi Petinju Menuju Kejuaraan Asia
Soal Demo dan Kerusuhan, Prabowo Lempar Tantangan Politik : Lawan Saya di Pemilu
MUI Desak RI Keluar dari Board of Peace Bentukan Trump, Istana Bereaksi
Pengangkatan PPPK Paruh Waktu ke Penuh Waktu Mulai Bergulir Tahun Ini
Pernyataan Menohok Menteri PPN : MBG Lebih Urgen daripada Lapangan Kerja
Gila! Emas Antam Melonjak Tajam, Kini Rp 3.003.000 per Gram
Jenazah Pramugari Korban Pesawat ATR Berhasil Dievakuasi dari Gunung Bulusaraung
Lokasi Jauh dari Jalur Pendakian, Evakuasi Pesawat ATR di Gunung Bulusaraung Terkendala

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:34 WITA

Perbati Gelar Kejurnas Tinju 2026, Awal Seleksi Petinju Menuju Kejuaraan Asia

Senin, 2 Februari 2026 - 20:13 WITA

Soal Demo dan Kerusuhan, Prabowo Lempar Tantangan Politik : Lawan Saya di Pemilu

Senin, 2 Februari 2026 - 19:33 WITA

MUI Desak RI Keluar dari Board of Peace Bentukan Trump, Istana Bereaksi

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:07 WITA

Pengangkatan PPPK Paruh Waktu ke Penuh Waktu Mulai Bergulir Tahun Ini

Kamis, 29 Januari 2026 - 14:37 WITA

Pernyataan Menohok Menteri PPN : MBG Lebih Urgen daripada Lapangan Kerja

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:13 WITA

Gila! Emas Antam Melonjak Tajam, Kini Rp 3.003.000 per Gram

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:14 WITA

Jenazah Pramugari Korban Pesawat ATR Berhasil Dievakuasi dari Gunung Bulusaraung

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:57 WITA

Lokasi Jauh dari Jalur Pendakian, Evakuasi Pesawat ATR di Gunung Bulusaraung Terkendala

Berita Terbaru