12 Perusahaan Terindikasi Picu Banjir Sumatra, Menhut Masih Bungkam

- Editor

Kamis, 4 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni. (int)

i

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni. (int)

DIKSIKU.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan masih menahan diri untuk mempublikasikan identitas 12 perusahaan yang diduga terlibat dalam kerusakan lingkungan di tiga provinsi di Sumatera.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan bahwa proses penegakan hukum masih berlangsung sehingga nama-nama perusahaan belum dapat diumumkan.

“Belum bisa saya sebutkan karena masih dalam proses hukum,” ujar Raja Juli kepada awak media di Gedung DPR RI, Kamis (4/12/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga belum memberikan penjelasan tambahan mengenai langkah penindakan yang telah ditempuh.

Baca Juga :  CIMB Niaga Hadirkan Kantor Cabang Hibryd Pertama, Perpaduan Konvensional dan Digital Lounge

Raja Juli menyatakan bahwa kementerian telah menemukan indikasi pelanggaran yang melibatkan sejumlah entitas.

“Yang penting, identifikasi awal sudah ada. Apakah jumlahnya tetap 12 atau berubah, akan ditentukan berdasarkan temuan di lapangan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa indikasi dugaan pelanggaran hukum saat ini mengarah pada 12 subjek hukum.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan keterlibatan perusahaan berinisial TPL, Raja Juli memilih tidak memberikan konfirmasi. “Saya tidak bisa jawab,” katanya singkat.

Sebelumnya, Raja Juli menyampaikan dalam rapat bersama Komisi IV DPR bahwa Kementerian Kehutanan tengah menyelidiki pihak-pihak yang diduga berkontribusi terhadap bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Baca Juga :  Menko Pangan Turun ke Lokasi Bencana, Janji Bantuan Dilipatgandakan

Ia menuturkan bahwa indikasi pelanggaran ditemukan di 12 titik dan proses penegakan hukum sedang disiapkan.

Tim kementerian masih berada di lokasi terdampak untuk memverifikasi dugaan pelanggaran lainnya. Raja Juli menyebut hasil penyelidikan akan dilaporkan kepada Komisi IV dan disampaikan kepada publik setelah proses pemeriksaan selesai.

Penulis : Redaksi Diksiku

Editor : Idul Abdullah

Sumber Berita : kompas.com

Berita Terkait

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026
Prabowo Gaspol MBG, Airlangga Sebut Rp 60 Triliun Sudah Terserap
BGN Siapkan Empat Pola Distribusi MBG Selama Ramadan
DPR Buka Jalan bagi Guru Madrasah Swasta Menuju PPPK
Target 7.000 Pegawai, Kementerian Haji dan Umrah Masih Kekurangan 5.000 ASN
Perbati Gelar Kejurnas Tinju 2026, Awal Seleksi Petinju Menuju Kejuaraan Asia
Soal Demo dan Kerusuhan, Prabowo Lempar Tantangan Politik : Lawan Saya di Pemilu
MUI Desak RI Keluar dari Board of Peace Bentukan Trump, Istana Bereaksi

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 22:11 WITA

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:15 WITA

Prabowo Gaspol MBG, Airlangga Sebut Rp 60 Triliun Sudah Terserap

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:59 WITA

BGN Siapkan Empat Pola Distribusi MBG Selama Ramadan

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:37 WITA

DPR Buka Jalan bagi Guru Madrasah Swasta Menuju PPPK

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:47 WITA

Target 7.000 Pegawai, Kementerian Haji dan Umrah Masih Kekurangan 5.000 ASN

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:34 WITA

Perbati Gelar Kejurnas Tinju 2026, Awal Seleksi Petinju Menuju Kejuaraan Asia

Senin, 2 Februari 2026 - 20:13 WITA

Soal Demo dan Kerusuhan, Prabowo Lempar Tantangan Politik : Lawan Saya di Pemilu

Senin, 2 Februari 2026 - 19:33 WITA

MUI Desak RI Keluar dari Board of Peace Bentukan Trump, Istana Bereaksi

Berita Terbaru