Viral Keluyuran ke Cafe, Napi Korupsi di Kendari Langsung Diisolasi, Pengawal Disanksi

- Editor

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Narapidana kasus korupsi, Supriadi, keluyuran ke Cafe usai mengikuti sidang PK di PN Kendari. (int)

i

Narapidana kasus korupsi, Supriadi, keluyuran ke Cafe usai mengikuti sidang PK di PN Kendari. (int)

DIKSIKU.com, Kendari – Seorang narapidana kasus korupsi, Supriadi, kini menjalani penempatan khusus di Lapas Kelas IIA Kendari setelah kedapatan berada di luar tahanan tanpa pengawasan sesuai prosedur. Peristiwa tersebut terjadi usai ia mengikuti sidang peninjauan kembali (PK) di Pengadilan Negeri Kendari.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tenggara, Sulardi, menyampaikan bahwa Supriadi telah dipindahkan dari Rutan Kelas IIA Kendari ke Lapas Kelas IIA Kendari pada Selasa (14/4/2026) malam. Saat ini, ia ditempatkan di ruang isolasi sebagai bagian dari penanganan internal.

“Sudah dipindahkan ke Lapas Kendari tadi malam dan dipastikan diberikan sanksi,” ujar Sulardi, dilansir detikcom, Rabu (15/4/2026).

Selain itu, petugas pengawal berinisial YS yang bertugas mendampingi Supriadi saat keluar rutan juga dikenai sanksi disiplin. YS dinilai tidak menjalankan pengawalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan telah ditarik ke Kantor Wilayah Ditjenpas Sultra untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga :  Temuan Mengejutkan! 40 HP Bersarang di Sel Napi Lapas Baubau

“Petugas tidak melaksanakan tugas pengawalan sesuai SOP, sehingga diberikan hukuman disiplin,” kata Sulardi.

Ia menambahkan, proses pemeriksaan masih berlangsung dan melibatkan tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) guna mendalami dugaan pelanggaran yang terjadi.

Di sisi lain, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan turut melakukan penyelidikan terhadap insiden tersebut. Kasubdit Kerja Sama Ditjenpas Kemenimipas, Rika Aprianti, menyebut tim Patnal pusat telah diterjunkan ke Kendari untuk bekerja sama dengan tim wilayah.

“Pemeriksaan dilakukan terhadap seluruh pihak terkait, baik warga binaan maupun petugas,” ujar Rika.

Baca Juga :  Mirip Cappadocia, Sampah Plastik di TPA Antang Terbang Bebas, Lingkungan Terancam

Sebelumnya, Supriadi diketahui sempat berada di sebuah coffee shop di kawasan Jalan Abunawas, Kecamatan Kadia, Kendari, pada Selasa (14/4) siang. Keberadaannya di lokasi tersebut terekam dalam video dan menyebar luas di media sosial.

Pelaksana Harian Kepala Rutan Kelas IIA Kendari, La Ode Mustakim, menjelaskan bahwa Supriadi keluar dari rutan untuk memenuhi panggilan sidang PK di Pengadilan Negeri Kendari dengan pengawalan petugas.

“Yang bersangkutan keluar berdasarkan panggilan sidang dan dikawal petugas,” kata Mustakim.

Ia menambahkan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap petugas yang bertugas saat kejadian dan belum dapat memberikan penjelasan rinci terkait aktivitas Supriadi selama berada di luar tahanan.

“Proses pemeriksaan terhadap petugas masih berlangsung,” ujarnya.

Penulis : Redaksi Diksiku

Editor : Idhul Abdullah

Sumber Berita : detikcom

Berita Terkait

Heboh! Istri Digoyang Pria Lain, Keluarga Suami Datang Menggerebek Dini Hari
Bea Cukai Perketat Pengawasan Rokok Ilegal Lewat Operasi ASAP 2026
Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Terkait Kasus ASABRI dan Dugaan TPPU
Kejagung Tancap Gas, Tim 9 Dibentuk Usut Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
DPRD Bone Minta PT Jemla Ferry Pertimbangkan Dampak Sebelum Alihkan KMP Masagena
“Ke Mana Wakil Rakyat Kita?” WIB Soroti Kinerja DPRD Bone
PPPK Paruh Waktu Dialihkan ke Outsourcing, Ribuan Pegawai Terancam Kehilangan Status ASN
WIB Soroti Tertutupnya Pengelolaan CSR di Bone, Ajukan RDPU ke DPRD

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:27 WITA

Bea Cukai Perketat Pengawasan Rokok Ilegal Lewat Operasi ASAP 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:42 WITA

Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Terkait Kasus ASABRI dan Dugaan TPPU

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:15 WITA

Kejagung Tancap Gas, Tim 9 Dibentuk Usut Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:25 WITA

DPRD Bone Minta PT Jemla Ferry Pertimbangkan Dampak Sebelum Alihkan KMP Masagena

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:37 WITA

“Ke Mana Wakil Rakyat Kita?” WIB Soroti Kinerja DPRD Bone

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:23 WITA

PPPK Paruh Waktu Dialihkan ke Outsourcing, Ribuan Pegawai Terancam Kehilangan Status ASN

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:35 WITA

WIB Soroti Tertutupnya Pengelolaan CSR di Bone, Ajukan RDPU ke DPRD

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:29 WITA

Mencari Data CSR di Bone, Berujung Lempar Kewenangan Antarinstansi

Berita Terbaru