DIKSIKU.com, Bontang – DPRD Bontang menyepakati pembatalan paket proyek multiyears (MYC) pengembangan Danau Kanaan dalam rapat paripurna, Rabu (13/5/2026).
Keputusan itu diambil setelah mayoritas anggota dewan menyatakan setuju saat Ketua DPRD meminta persetujuan forum paripurna.
“Setuju,” jawab anggota DPRD secara serempak dalam sidang tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelumnya, proyek pengembangan Danau Kanaan dirancang sebagai proyek tahun jamak yang dijadwalkan mulai berjalan pada 2026. Nilai anggarannya diperkirakan mencapai Rp267 miliar hingga Rp274 miliar.
Program tersebut awalnya diproyeksikan untuk penanganan banjir jangka panjang sekaligus pengembangan kawasan wisata di Kota Bontang.
Namun, rencana itu akhirnya dibatalkan setelah kondisi fiskal daerah diprediksi mengalami tekanan pada 2027 mendatang. Proyeksi APBD Bontang disebut hanya berada di kisaran Rp1,5 triliun tanpa bantuan keuangan (bankeu). Sementara itu, jika mendapat tambahan bankeu, nilainya diperkirakan maksimal Rp1,7 triliun.
Dalam forum paripurna, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menjelaskan pembatalan tersebut dilakukan karena pemerintah daerah harus menyesuaikan kondisi keuangan daerah.
Menurutnya, apabila proyek multiyears tetap dipaksakan berjalan, hal itu berisiko membebani keuangan daerah hingga memunculkan utang kepada pihak ketiga.
“Pada 2027 hingga 2028, kondisi fiskal kita sangat tertekan. Jadi, tidak memungkinkan paket proyek tersebut dilaksanakan. Jika dipaksakan, risikonya pemerintah harus menanggung beban utang kepada pihak ketiga,” ujarnya.
Neni menambahkan, bukan hanya proyek multiyears Danau Kanaan yang dibatalkan. Sejumlah paket pekerjaan lainnya juga terpaksa dihentikan akibat tekanan fiskal yang dihadapi Pemkot Bontang.
Ia juga menjelaskan, sesuai mekanisme yang berlaku, persetujuan proyek multiyears Danau Kanaan sebelumnya ditetapkan melalui rapat paripurna DPRD. Karena itu, proses pembatalannya pun harus dilakukan melalui forum yang sama. (adv)
Penulis : Sena
Editor : Idhul Abdullah





















