Bandara Masuk Pembahasan RTRW, DPRD Bontang Siapkan Fondasi Konektivitas Masa Depan

- Editor

Jumat, 12 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandara Masuk Pembahasan RTRW, DPRD Bontang Siapkan Fondasi Konektivitas Masa Depan. (ist)

i

Bandara Masuk Pembahasan RTRW, DPRD Bontang Siapkan Fondasi Konektivitas Masa Depan. (ist)

DIKSIKU.com, Bontang – Rencana pembangunan bandara kembali mencuat dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Bontang. Infrastruktur tersebut dinilai menjadi kebutuhan strategis untuk mendukung konektivitas sekaligus menopang pertumbuhan industri dan investasi pada masa mendatang.

Anggota DPRD Kota Bontang, Muhammad Sahib, mengatakan pembahasan RTRW tidak hanya mengatur tata ruang saat ini, tetapi juga menyiapkan arah pembangunan kota dalam jangka panjang. Karena itu, sejumlah kebutuhan strategis daerah mulai dimasukkan ke dalam dokumen perencanaan tersebut.

Menurutnya, keberadaan bandara menjadi salah satu aspek penting yang dibahas karena memiliki peran besar dalam membuka aksesibilitas dan meningkatkan daya saing daerah.

“Pembangunan infrastruktur pendukung seperti bandara juga menjadi salah satu topik yang dibahas. Infrastruktur tersebut dipandang sebagai kebutuhan jangka panjang untuk memperkuat konektivitas dan mendukung aktivitas industri maupun investasi di Bontang,” ujarnya, Selasa (9/6/2026).

Baca Juga :  Polemik Bontang–Kutim Makin Sengit, Andi Faiz Serukan Komunikasi Tanpa Provokasi

Selain infrastruktur transportasi, DPRD juga membahas rencana pengembangan kawasan industri yang diproyeksikan mencapai 1.000 hingga 1.200 hektare. Perluasan kawasan tersebut dipandang sebagai langkah antisipatif terhadap kebutuhan investasi yang terus berkembang.

Sahib menjelaskan, RTRW menjadi instrumen penting untuk memastikan seluruh rencana pembangunan dapat berjalan selaras dan memiliki kepastian hukum dalam implementasinya. Oleh karena itu, pembahasannya harus dilakukan secara cermat dengan melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Ia menegaskan bahwa proses penyusunan RTRW saat ini dikejar karena memiliki tenggat waktu yang harus dipenuhi. DPRD pun meminta seluruh pihak yang terlibat hadir secara konsisten dalam setiap rapat pembahasan agar tidak menghambat proses penyelesaian dokumen tersebut.

Baca Juga :  Dolar AS Menguat, DPRD Bontang Minta Warga Lebih Hemat dan Perkuat Ekonomi Lokal

“Pembahasan RTRW ini memiliki batas waktu yang ketat. Karena itu, semua pihak harus hadir dan mengikuti prosesnya secara konsisten agar setiap agenda dapat berjalan optimal dan menghasilkan keputusan yang komprehensif,” katanya.

Tak hanya membahas kawasan industri dan bandara, rapat juga menyoroti pengaturan izin galian C yang harus disesuaikan dengan arah pembangunan daerah serta ketentuan tata ruang yang berlaku. DPRD menilai pengelolaan sektor tersebut perlu dilakukan secara terencana guna mencegah dampak lingkungan dan konflik pemanfaatan ruang.

Melalui pembahasan RTRW yang komprehensif, DPRD berharap Kota Bontang memiliki pedoman pembangunan yang mampu menjawab kebutuhan pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan pada masa depan. (Adv)

Penulis : Upi

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba
Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk
DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal
DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota
DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi
DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum
DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah
Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WITA

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba

Senin, 6 Juli 2026 - 09:53 WITA

Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:43 WITA

DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:36 WITA

DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:44 WITA

DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WITA

DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:05 WITA

DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:31 WITA

Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terbaru