DPRD Bontang Pertanyakan Kontribusi Investasi Besar Terhadap PAD

- Editor

Senin, 29 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi B DPRD Kota Bontang, Nursalam. (ist)

i

Anggota Komisi B DPRD Kota Bontang, Nursalam. (ist)

DIKSIKU.com, Bontang – Anggota Komisi B DPRD Kota Bontang, Nursalam, mempertanyakan besarnya kontribusi sejumlah investasi besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurutnya, meski investasi terus tumbuh, manfaat fiskal yang diterima Pemerintah Kota Bontang dinilai masih belum optimal.

Hal itu disampaikan dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi. Ia menilai keberadaan investor harus mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan penerimaan daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nursalam mencontohkan dua perusahaan yang beroperasi di kawasan Mentari, yakni Graha Power dan PT IU. Menurutnya, kedua perusahaan tersebut memang diharapkan menjadi penggerak ekonomi, namun kontribusi langsung terhadap PAD masih terbatas.

Baca Juga :  Kolam Renang Diusulkan Jadi Sumber PAD Baru, DPRD Bontang Nilai Potensinya Besar

“Yang bisa kita ambil hanya dari Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Itu pun hanya sekali saat pembangunan. Setelah itu, aktivitas ekspor tidak memberikan pemasukan bagi daerah,” ujarnya, Minggu (28/6/2026).

Ia menjelaskan kondisi tersebut menjadi alasan penting bagi pemerintah daerah untuk memiliki regulasi yang dapat mengoptimalkan manfaat investasi tanpa menghambat iklim usaha.

Baca Juga :  DPRD Bontang Minta Kajian Mendalam Sebelum Terapkan Parkir Berbayar di RSUD

Menurut Nursalam, penyusunan perda investasi harus memuat ketentuan yang tidak hanya memberikan insentif kepada investor, tetapi juga memastikan daerah memperoleh manfaat ekonomi secara berkelanjutan.

“Jangan sampai kita mempermudah investasi, tetapi kehilangan potensi pendapatan. Investor harus berkembang, namun daerah juga harus memperoleh manfaat dari keberadaan mereka,” tegasnya.

Melalui Raperda tersebut, Nursalam berharap tercipta mekanisme yang mampu mendorong masuknya investasi sekaligus meningkatkan kontribusi sektor tersebut terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pembangunan Kota Bontang. (Adv)

Loading

Penulis : Upi

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Nilai Pemkot Bontang Belum Maksimal Menarik Investasi Baru
Trotoar Beralih Fungsi Jadi Area Parkir, DPRD Bontang Desak Penegakan Aturan Lebih Tegas
Dinilai Jadi Kunci Optimalkan PAD Bontang, DPRD Dorong Pembentukan UPT Parkir
Kolam Renang Diusulkan Jadi Sumber PAD Baru, DPRD Bontang Nilai Potensinya Besar
DPRD Bontang Dorong Perda Investasi Lindungi Kepentingan Daerah
Videotron Pemkot Bontang Mulai Sumbang PAD, DPRD Minta Promosi Lebih Agresif
DPRD Bontang Soroti Penebangan Pohon dalam Proyek Drainase Jalan Pattimura
Sampah Bisa Jadi Uang, DPRD Bontang Minta Pemkot Adopsi Sistem RDF

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 20:45 WITA

DPRD Bontang Pertanyakan Kontribusi Investasi Besar Terhadap PAD

Senin, 29 Juni 2026 - 20:29 WITA

DPRD Nilai Pemkot Bontang Belum Maksimal Menarik Investasi Baru

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:32 WITA

Trotoar Beralih Fungsi Jadi Area Parkir, DPRD Bontang Desak Penegakan Aturan Lebih Tegas

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:29 WITA

Dinilai Jadi Kunci Optimalkan PAD Bontang, DPRD Dorong Pembentukan UPT Parkir

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:18 WITA

Kolam Renang Diusulkan Jadi Sumber PAD Baru, DPRD Bontang Nilai Potensinya Besar

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:32 WITA

DPRD Bontang Dorong Perda Investasi Lindungi Kepentingan Daerah

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:10 WITA

Videotron Pemkot Bontang Mulai Sumbang PAD, DPRD Minta Promosi Lebih Agresif

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:56 WITA

DPRD Bontang Soroti Penebangan Pohon dalam Proyek Drainase Jalan Pattimura

Berita Terbaru

Anggota Komisi B DPRD Kota Bontang, Nursalam. (ist)

DPRD Bontang

DPRD Bontang Pertanyakan Kontribusi Investasi Besar Terhadap PAD

Senin, 29 Jun 2026 - 20:45 WITA

Anggota Komisi B DPRD Kota Bontang, Nursalam. (ist)

DPRD Bontang

DPRD Nilai Pemkot Bontang Belum Maksimal Menarik Investasi Baru

Senin, 29 Jun 2026 - 20:29 WITA