Tiga Putra Bugis Bone Isi Kursi Menteri di Kabinet Prabowo – Gibran

- Editor

Senin, 21 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dari kiri : Andi Amran Sulaiman, Nasaruddin Umar, Sjafrie Sjamsoeddin. (int)

i

Dari kiri : Andi Amran Sulaiman, Nasaruddin Umar, Sjafrie Sjamsoeddin. (int)

DIKSIKU.com, Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi melantik para menteri dalam Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Senin (21/10/2024).

Dalam acara tersebut, tiga sosok putra Bugis Bone, Sulawesi Selatan, mencuri perhatian. Ketiganya yakni Andi Amran Sulaiman sebagai Menteri Pertanian; Nasaruddin Umar sebagai Menteri Agama, dan Sjafrie Sjamsoeddin menjabat Menteri Pertahanan.

Andi Amran Sulaiman: Dari Bone ke Puncak Pertanian Indonesia

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Andi Amran Sulaiman, yang lahir di Bone pada 27 April 1968, tidak hanya dikenal sebagai Menteri Pertanian, tetapi juga sebagai sosok inspiratif dengan kisah hidup yang luar biasa.

Sejak kecil, Amran menghabiskan waktu di Kabupaten Bone, yang berjarak sekitar 500 km dari Makassar, ibukota Provinsi Sulawesi Selatan.

Setelah menempuh pendidikan di Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin, ia berhasil meraih gelar insinyur pertanian pada usia 25 tahun.

Baca Juga :  Patung Raksasa Soekarno Mulai Dibangun Tahun Depan dengan Nilai Investasi Rp 10 Triliun

Kariernya dimulai di PTPN XIV, tetapi ketidakpuasan terhadap praktik di perusahaan tersebut mendorongnya untuk berinovasi dalam dunia pertanian.

Ia menjadi penemu alat empos tikus yang terkenal, “Alpostran,” serta mengembangkan usaha di berbagai sektor, dari pestisida hingga tambang nikel dan emas di bawah bendera Tiran Group.

Nasaruddin Umar: Ikon Pendidikan dan Dialog Antar Agama

Sementara itu, Nasaruddin Umar, kelahiran Ujung-Bone pada 23 Juni 1959, adalah sosok terkemuka di dunia Islam Indonesia.

Sebagai seorang akademisi dan pemimpin, ia telah mengisi berbagai posisi penting, termasuk Wakil Menteri Agama dan Imam Besar Masjid Istiqlal.

Kontribusinya dalam bidang pendidikan dan dialog antar agama membuatnya dihormati sebagai pilar pemersatu masyarakat.

Sjafrie Sjamsoeddin: Dari Jenderal ke Menteri Pertahanan

Tidak kalah menarik, Sjafrie Sjamsoeddin lahir di Makassar pada 30 Oktober 1952. Meskipun bukan lahir di Bone, ia adalah keturunan dari La Temmu Page, panglima perang legendaris Bugis Bone.

Baca Juga :  CIMB Niaga Hadirkan Kantor Cabang Hibryd Pertama, Perpaduan Konvensional dan Digital Lounge

Sjafrie meniti karier militer yang cemerlang setelah lulus dari Akademi Militer (Akabri) pada 1974, satu angkatan dengan Prabowo Subianto.

Kariernya berkilau dengan berbagai posisi strategis di Korps Baret Merah, termasuk sebagai pengawal pribadi Presiden Soeharto.

Ia menutup karier militernya dengan pangkat Letnan Jenderal TNI, sebelum dilantik sebagai Wakil Menteri Pertahanan pada 6 Januari 2010.

Ketiga menteri ini tidak hanya membawa nama baik Bugis Bone ke tingkat nasional, tetapi juga diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan dan kemajuan Indonesia.

Dengan pelantikan ini, Kabinet Merah Putih semakin solid dan siap mengemban tanggung jawab besar di depan.

Penulis : Idhul Abdullah

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Pemerintah Batasi Guru Non-ASN: Tidak Terdaftar Dapodik 2024, Siap-Siap Tersingkir
Prabowo Rombak Lagi Kabinet, Enam Pejabat Baru Dilantik
MBG Dikritik? Sekolah Diberi Hak Ajukan Protes Hingga 3 Kali, Kata Zulhas
Dadan Hindayana Tegaskan Isu 19.000 Sapi Untuk MBG Cuma Pengandaian
Perbandingan dengan MBG, DPR Yakin Negara Mampu Biayai BPJS
Sistem War Ticket Haji Dipertanyakan, DPR: Bisa Untungkan Orang Kaya
Dua Kapal Pertamina Tertahan di Selat Hormuz, Iran Bongkar Alasan Sebenarnya
JK Dilaporkan ke Polisi Usai Ceramah di UGM, Pernyataan ‘Syahid’ Jadi Sorotan

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:04 WITA

Pemerintah Batasi Guru Non-ASN: Tidak Terdaftar Dapodik 2024, Siap-Siap Tersingkir

Selasa, 28 April 2026 - 13:54 WITA

Prabowo Rombak Lagi Kabinet, Enam Pejabat Baru Dilantik

Jumat, 24 April 2026 - 11:48 WITA

MBG Dikritik? Sekolah Diberi Hak Ajukan Protes Hingga 3 Kali, Kata Zulhas

Kamis, 23 April 2026 - 18:27 WITA

Dadan Hindayana Tegaskan Isu 19.000 Sapi Untuk MBG Cuma Pengandaian

Sabtu, 18 April 2026 - 15:55 WITA

Perbandingan dengan MBG, DPR Yakin Negara Mampu Biayai BPJS

Selasa, 14 April 2026 - 16:53 WITA

Sistem War Ticket Haji Dipertanyakan, DPR: Bisa Untungkan Orang Kaya

Selasa, 14 April 2026 - 14:33 WITA

Dua Kapal Pertamina Tertahan di Selat Hormuz, Iran Bongkar Alasan Sebenarnya

Senin, 13 April 2026 - 16:30 WITA

JK Dilaporkan ke Polisi Usai Ceramah di UGM, Pernyataan ‘Syahid’ Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Rapat paripurna anggota DRRD Bontang, Rabu (13/5/2026). (ist)

DPRD Bontang

DPRD Bontang Resmi Umumkan Pemberhentian Mendiang H Maming

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:39 WITA

Rapat paripurna anggota DRRD Bontang, Rabu (13/5/2026). (ist)

DPRD Bontang

DPRD Bontang Sepakati Pembatalan Proyek Multiyears Danau Kanaan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:28 WITA

Anggota DPRD Bontang - Yusuf. (ist)

DPRD Bontang

DPRD Bontang Soroti Syarat Gratispol Kesehatan yang Dinilai Saklek

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:35 WITA