DPRD dan Pemkot Bontang Kompak Pastikan Sembako Aman Menjelang Hari Raya Kurban

- Editor

Rabu, 4 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi B DPRD Bontang, Rustam. (ist)

i

Ketua Komisi B DPRD Bontang, Rustam. (ist)

DIKSIKU.com, Bontang – Menjelang perayaan Idul Adha 1446 H, Pemerintah Kota Bontang intensif memantau kondisi harga bahan kebutuhan pokok di lapangan. Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin) pada Rabu, 4 Juni 2025.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, ikut turun langsung untuk melihat situasi terkini. Dari hasil pemantauan, sebagian besar harga bahan pokok relatif stabil. Namun, beras mengalami sedikit kenaikan sekitar seribu rupiah per kilogram. Kini harga beras berkisar antara Rp 16 ribu hingga Rp 18 ribu per kilogram.

“Kenaikan ini tidak terlalu mengkhawatirkan karena berasal dari penyesuaian harga di tingkat pemasok,” ujar Neni saat ditemui usai peninjauan.

Senada dengan Wali Kota, Plt Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Bontang, Alfrita Junain Sande, memastikan bahwa stok bahan pokok masih mencukupi kebutuhan warga. Ia pun optimistis harga-harga akan tetap terkendali usai lebaran.

Untuk rincian harga saat ini: minyak goreng dibanderol Rp 23 ribu per liter, daging sapi Rp 160 ribu per kilogram, daging ayam Rp 50 ribu per ekor, cabai merah Rp 55 ribu per kilogram, dan telur ayam mencapai Rp 60 ribu per piring.

Baca Juga :  Andi Irwandi Ajak Pendukung Tinggalkan Polemik Gelar Bangsawan, Fokus pada Gagasan

Ketua Komisi B DPRD Bontang, Rustam, turut memberikan pandangan terkait kondisi pasar. Ia menilai distribusi bahan pokok dari daerah asal seperti Sulawesi dan Surabaya berjalan lancar, berkat cuaca yang cukup bersahabat belakangan ini.

“Pengiriman lancar karena laut tenang. Kalau cuaca mendukung seperti sekarang, suplai aman dan harga pun terkendali,” ujarnya.

Rustam berharap situasi ini terus terjaga hingga pasca-Idul Adha, agar masyarakat tetap bisa membeli kebutuhan pokok tanpa tekanan harga yang melonjak. (adv)

Loading

Penulis : Sdh

Editor : Idul Abdullah

Berita Terkait

Diplomasi Indonesia Diuji, Kapal Pertamina Tak Kunjung Keluar dari Selat Hormuz
BNNK Kendal Resmikan IBM Berkelanjutan 2026 di Plantaran, Perkuat Rehabilitasi Berbasis Masyarakat
Bitcoin Tertekan Tajam, Pintu Futures Hadirkan 5 Fitur Andalan Untuk Redam Risiko
Tren Kemiskinan Sulsel Terus Menurun, Andi Sudirman Apresiasi Kerja Kolaboratif
KEK Kendal Antar Kabupaten Kendal Jadi Raja Investasi Jawa Tengah 2025
Modus Tempel Kuasai Peredaran Narkoba di Bone, Polisi Tangkap Sejumlah Pelaku
Pasca Pengumuman Bursa Rektor IAIN Bone, Gagasan Kampus Humanis Rahmatunnair Menguat
Kenali Bahaya Rabies, Penyakit Mematikan yang Menular Lewat Gigitan Hewan

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:59 WITA

Diplomasi Indonesia Diuji, Kapal Pertamina Tak Kunjung Keluar dari Selat Hormuz

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:10 WITA

BNNK Kendal Resmikan IBM Berkelanjutan 2026 di Plantaran, Perkuat Rehabilitasi Berbasis Masyarakat

Senin, 16 Februari 2026 - 14:10 WITA

Bitcoin Tertekan Tajam, Pintu Futures Hadirkan 5 Fitur Andalan Untuk Redam Risiko

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:31 WITA

Tren Kemiskinan Sulsel Terus Menurun, Andi Sudirman Apresiasi Kerja Kolaboratif

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:07 WITA

KEK Kendal Antar Kabupaten Kendal Jadi Raja Investasi Jawa Tengah 2025

Selasa, 27 Januari 2026 - 15:10 WITA

Modus Tempel Kuasai Peredaran Narkoba di Bone, Polisi Tangkap Sejumlah Pelaku

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:57 WITA

Pasca Pengumuman Bursa Rektor IAIN Bone, Gagasan Kampus Humanis Rahmatunnair Menguat

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:30 WITA

Kenali Bahaya Rabies, Penyakit Mematikan yang Menular Lewat Gigitan Hewan

Berita Terbaru