Pansus DPRD Dorong RPJMD Bontang Jadi Dokumen Pembangunan yang Visioner dan Terukur

- Editor

Senin, 30 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Raperda tentang Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. (ist)

i

Rapat Raperda tentang Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. (ist)

DIKSIKU.com, Bontang – Penyusunan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 mulai memasuki tahap krusial. Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Bontang menggelar rapat kerja bersama Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk memastikan arah kebijakan pembangunan lima tahun ke depan benar-benar terpetakan dengan matang, Senin (30/6/2025).

Ketua Pansus, Ubayya Bengawan, menggarisbawahi pentingnya dokumen ini sebagai penentu arah dan prioritas pembangunan daerah. Ia menilai, pembahasan RPJMD tak boleh dilakukan secara seremonial, tapi harus menyentuh substansi.

“RPJMD ini bukan sekadar syarat administratif. Ia adalah fondasi yang menentukan ke mana Bontang akan melangkah dalam lima tahun ke depan,” tegas Ubayya.

Baca Juga :  Amir Tosina Serukan Kedisiplinan ASN Jelang Pilkada: Netralitas Adalah Harga Mati

Dalam rapat tersebut, sejumlah elemen penting mulai dibedah. Visi dan misi kepala daerah, strategi pembangunan sektoral, hingga indikator keberhasilan menjadi topik pembahasan bersama antara legislatif dan eksekutif. Ubayya menekankan bahwa dokumen RPJMD harus bisa dijadikan panduan operasional, bukan hanya slogan politik.

“Kami ingin RPJMD ini bisa bicara angka dan dampak, bukan hanya jargon,” ujarnya.

Pansus menyampaikan komitmennya untuk terus membangun komunikasi intensif dengan BPKAD, agar penyusunan dokumen ini tidak hanya tuntas secara prosedural, tetapi juga memiliki daya dorong yang kuat terhadap kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Warga Resah, DPRD Dorong Penertiban Tumpukan Batu Koral Ilegal di Kawasan Permukiman

“Kami terbuka berdiskusi, bahkan berdebat jika perlu, demi memastikan RPJMD ini menyentuh kebutuhan riil warga Bontang,” imbuh Ubayya.

Kolaborasi ini diharapkan mampu menghasilkan RPJMD yang tidak hanya visioner, tetapi juga realistis dan terukur. Terlebih, tantangan pembangunan ke depan makin kompleks, mulai dari pertumbuhan ekonomi pascapemilu hingga tuntutan terhadap kualitas pelayanan publik.

Rapat kerja ini menjadi momentum awal dari serangkaian agenda strategis dalam proses penyusunan RPJMD. DPRD Kota Bontang berharap, ketika rampung nanti, dokumen tersebut bisa menjadi peta jalan yang memberi arah jelas bagi seluruh perangkat daerah. (adv)

Loading

Penulis : Mra

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba
Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk
DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal
DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota
DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi
DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum
DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah
Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WITA

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba

Senin, 6 Juli 2026 - 09:53 WITA

Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:43 WITA

DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:36 WITA

DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:44 WITA

DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WITA

DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:05 WITA

DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:31 WITA

Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terbaru