Diduga Paksa Aborsi, Oknum TNI di Baubau Kabur Usai Janji Menikah

- Editor

Rabu, 14 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diduga Paksa Aborsi, Oknum TNI di Baubau Kabur Usai Janji Menikah

i

Diduga Paksa Aborsi, Oknum TNI di Baubau Kabur Usai Janji Menikah

DIKSIKU.com, Baubau, Komando Distrik Militer (Kodim) 1413 Buton, Sulawesi Tenggara, melakukan mediasi terkait dugaan kasus pemaksaan aborsi yang melibatkan seorang prajurit TNI berinisial Pratu LYS terhadap pacarnya, HN (25), di Kota Baubau. Namun, proses tersebut tidak berlanjut setelah Pratu LYS diduga melarikan diri meski sempat menyatakan kesediaan bertanggung jawab.

Komandan Kodim 1413 Buton, Letkol Inf Arif Ariyanto, membenarkan bahwa laporan dari korban telah diterima dan ditindaklanjuti oleh satuannya. Menurutnya, pertemuan antara korban dan terlapor telah difasilitasi oleh Kodim.

“Betul korban sudah melaporkan ke Kodim dan sudah diproses,” kata Arif kepada detikcom, Rabu (14/1/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pertemuan tersebut, Pratu LYS disebut menyampaikan komitmen untuk bertanggung jawab atas perbuatannya. Kesepakatan yang muncul saat itu adalah rencana pernikahan antara keduanya.

Baca Juga :  Tiga Putra Bugis Bone Isi Kursi Menteri di Kabinet Prabowo - Gibran

“Sudah kita pertemukan, dan (Pratu LYS) berjanji akan bertanggung jawab,” ujarnya.

Arif menjelaskan, tindak lanjut dari kesepakatan tersebut adalah pengurusan administrasi pernikahan. Namun, sebelum proses itu terealisasi, Pratu LYS justru meninggalkan korban dan tidak kembali menjalankan tugasnya sebagai anggota TNI.

“Selanjutnya mengurus surat kelengkapan untuk nikah. Namun malah kabur dan sampai menyampaikan ke korban (tidak mau tanggung jawab),” jelas Arif.

Saat ini, Pratu LYS telah berstatus desersi selama kurang lebih lima pekan. Arif menegaskan bahwa meski yang bersangkutan melarikan diri, proses hukum tetap berjalan dan telah ditangani oleh Polisi Militer.

“Iya betul, desersi sudah sekitar lima pekan. Saat ini masih dicari dan sudah diproses juga di POM,” katanya.

Baca Juga :  Mayoritas Lima Hari, Wilayah Prioritas Stunting Tetap Terima MBG Hingga Sabtu

Sementara itu, HN membenarkan adanya upaya mediasi yang dilakukan oleh Kodim 1413 Buton. Mediasi tersebut berlangsung di rumah keluarga Pratu LYS, yang selama ini menjadi tempat tinggalnya.

“Iya, kami dimediasi oleh Kodim di rumah bibinya, tempat pelaku tinggal selama ini. Sekarang dia sudah lari, tidak mau tanggung jawab,” ujar HN.

Kasus ini sebelumnya mencuat setelah HN melaporkan dugaan pemaksaan hubungan badan yang terjadi di kontrakannya di Baubau pada Agustus 2025. HN mengaku peristiwa itu terjadi setelah dirinya mendapat ancaman dari Pratu LYS.

“Saya takut dia mengancam, dia paksa-paksa hubungan badan, akhirnya terjadi,” kata HN.

Loading

Penulis : Redaksi Diksiku

Editor : Rahmah M.

Sumber Berita : detik.com

Berita Terkait

Pemerintah Batasi Guru Non-ASN: Tidak Terdaftar Dapodik 2024, Siap-Siap Tersingkir
Prabowo Rombak Lagi Kabinet, Enam Pejabat Baru Dilantik
MBG Dikritik? Sekolah Diberi Hak Ajukan Protes Hingga 3 Kali, Kata Zulhas
Dadan Hindayana Tegaskan Isu 19.000 Sapi Untuk MBG Cuma Pengandaian
Perbandingan dengan MBG, DPR Yakin Negara Mampu Biayai BPJS
Sistem War Ticket Haji Dipertanyakan, DPR: Bisa Untungkan Orang Kaya
Dua Kapal Pertamina Tertahan di Selat Hormuz, Iran Bongkar Alasan Sebenarnya
JK Dilaporkan ke Polisi Usai Ceramah di UGM, Pernyataan ‘Syahid’ Jadi Sorotan

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:04 WITA

Pemerintah Batasi Guru Non-ASN: Tidak Terdaftar Dapodik 2024, Siap-Siap Tersingkir

Selasa, 28 April 2026 - 13:54 WITA

Prabowo Rombak Lagi Kabinet, Enam Pejabat Baru Dilantik

Jumat, 24 April 2026 - 11:48 WITA

MBG Dikritik? Sekolah Diberi Hak Ajukan Protes Hingga 3 Kali, Kata Zulhas

Kamis, 23 April 2026 - 18:27 WITA

Dadan Hindayana Tegaskan Isu 19.000 Sapi Untuk MBG Cuma Pengandaian

Sabtu, 18 April 2026 - 15:55 WITA

Perbandingan dengan MBG, DPR Yakin Negara Mampu Biayai BPJS

Selasa, 14 April 2026 - 16:53 WITA

Sistem War Ticket Haji Dipertanyakan, DPR: Bisa Untungkan Orang Kaya

Selasa, 14 April 2026 - 14:33 WITA

Dua Kapal Pertamina Tertahan di Selat Hormuz, Iran Bongkar Alasan Sebenarnya

Senin, 13 April 2026 - 16:30 WITA

JK Dilaporkan ke Polisi Usai Ceramah di UGM, Pernyataan ‘Syahid’ Jadi Sorotan

Berita Terbaru