DPRD Bontang Kecam Dugaan Pemaksaan Pembelian Seragam di MAN, Siswa Terancam Gagal Sekolah

- Editor

Kamis, 10 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi A DPRD Bontang, Heri Keswanto

i

Ketua Komisi A DPRD Bontang, Heri Keswanto

DIKSIKU.com, Bontang – Dugaan praktik pemaksaan pembelian seragam sekolah di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bontang memicu kegaduhan. Seorang calon siswa disebut tidak bisa melakukan daftar ulang lantaran menolak membeli seragam nasional seharga Rp400 ribu yang dijual melalui koperasi sekolah. Padahal, pihak keluarga telah memiliki seragam serupa dari kerabatnya dan ingin menghemat biaya.

Orangtua siswa itu mengungkapkan kekecewaannya karena seluruh berkas administrasi sudah lengkap, namun tetap ditolak hanya karena tidak membeli seragam baru.
“Kami siap mematuhi aturan, tapi bukan berarti harus membeli yang baru kalau sudah punya. Anak saya akhirnya tidak bisa melanjutkan pendaftaran ulang,” keluhnya.

Kasus ini langsung mendapat sorotan dari Ketua Komisi A DPRD Bontang, Hery Keswanto. Ia menilai tindakan sekolah tidak hanya tidak bijak, tetapi juga berpotensi melanggar prinsip keadilan dalam dunia pendidikan.

Baca Juga :  Dewan Bontang Soroti Warga Miskin yang Terpinggirkan dari Bantuan Rumah Layak Huni

“Ini bentuk penyimpangan. Masalah seragam seharusnya tak boleh menghalangi akses siswa untuk bersekolah,” tegasnya, Selasa (8/7/2025).

Hery menekankan, kebijakan seragam nasional sebenarnya merupakan bagian dari program Gubernur Kalimantan Timur dalam mendukung pendidikan gratis dan inklusif. Dalam kebijakan itu, seragam semestinya diberikan secara cuma-cuma bagi siswa yang berasal dari keluarga tidak mampu.

“Kalau gubernur sudah gratiskan seragam, kenapa sekolah malah menjualnya? Ini mencoreng semangat pendidikan gratis,” lanjut Hery.

Ia mencurigai bahwa koperasi sekolah menjadi aktor di balik kewajiban pembelian seragam ini. Dugaan tersebut, kata Hery, akan diusut lebih lanjut oleh DPRD bersama Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur. Selain itu, DPRD Bontang juga akan mengirim surat resmi ke Pemprov untuk meminta klarifikasi serta tindakan tegas.

Baca Juga :  DPRD Bontang Minta Kajian Mendalam Sebelum Terapkan Parkir Berbayar di RSUD

“Jika terbukti ada pelanggaran, harus ada sanksi. Kalau perlu, bawa ke ranah hukum agar tidak terulang,” tegasnya.

Hery juga menyerukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh koperasi sekolah yang berada di bawah pengawasan provinsi, guna memastikan tidak ada lagi praktik yang merugikan siswa maupun orangtua.

“Pendidikan adalah hak semua anak. Jangan sampai soal teknis seperti seragam malah jadi penghalang masa depan mereka,” pungkasnya. (Adv)

Loading

Penulis : Mra

Editor : Rahmah M.

Berita Terkait

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba
Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk
DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal
DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota
DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi
DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum
DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah
Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WITA

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba

Senin, 6 Juli 2026 - 09:53 WITA

Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:43 WITA

DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:36 WITA

DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:44 WITA

DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WITA

DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:05 WITA

DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:31 WITA

Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terbaru