Gelombang PHK Hantui Sektor Batu Bara Kaltim, DPRD Bontang Ingatkan Kewajiban Perusahaan

- Editor

Senin, 4 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi A DPRD Bontang, Muhammad Irfan. (ist)

i

Anggota Komisi A DPRD Bontang, Muhammad Irfan. (ist)

DIKSIKU.com, Bontang – Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor pertambangan batu bara mulai menghantui Kalimantan Timur.

Ratusan pekerja dilaporkan berpotensi terdampak seiring penyesuaian operasional perusahaan akibat kebijakan produksi serta evaluasi rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB).

Data sementara dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalimantan Timur menyebutkan, sedikitnya sekitar 500 pekerja berpotensi terdampak PHK.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, angka tersebut masih bersifat sementara karena beberapa perusahaan masih dalam tahap pelaporan resmi kepada pemerintah daerah.

Menanggapi hal ini, Anggota Komisi A DPRD Bontang, Muhammad Irfan, menilai bahwa PHK di sektor tambang merupakan situasi yang sulit dihindari, terutama dalam konteks industri berbasis sumber daya alam yang sangat bergantung pada produksi dan kondisi cadangan.

Baca Juga :  DPRD Bontang Desak Perbaikan Jalan Rusak ke SDN 002, Keselamatan Siswa Terancam

“PHK tidak bisa dihindari, yang terpenting hak-hak karyawan dipenuhi,” ujar Irfan saat dikonfirmasi, Sabtu (2/5/2026).

Ia menjelaskan, selain faktor kebijakan perusahaan dan penyesuaian RKAB, keterbatasan sumber daya alam juga menjadi faktor utama yang memengaruhi pengurangan tenaga kerja di sektor tersebut.

“Sektor SDA itu terbatas. Kalau sudah habis, mau diapa? Tidak mungkin dipertahankan kalau jumlah karyawan sudah tidak sesuai dengan kapasitas produksi,” jelasnya.

Baca Juga :  Andi Faiz Apresiasi Perjuangan Setwan FC di Turnamen DPRD Cup Kaltim

Menurutnya, kondisi tersebut menuntut adanya penyesuaian antara biaya operasional dan pendapatan perusahaan agar tetap seimbang.

“Memang harus disesuaikan, tidak mungkin pengeluaran lebih besar daripada pendapatan,” tegasnya.

Di sisi lain, perusahaan tambang disebut telah berkomitmen untuk menjalankan proses PHK secara bertahap serta memastikan seluruh hak pekerja tetap dipenuhi sesuai ketentuan dan regulasi ketenagakerjaan yang berlaku.

DPRD Bontang menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi ini, terutama untuk memastikan tidak terjadi pelanggaran hak tenaga kerja serta mendorong adanya langkah mitigasi dampak sosial bagi para pekerja yang terdampak. (adv)

Penulis : Sena

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Videotron Pemkot Bontang Mulai Sumbang PAD, DPRD Minta Promosi Lebih Agresif
DPRD Bontang Soroti Penebangan Pohon dalam Proyek Drainase Jalan Pattimura
Polemik RKM Bontang Mencuat, DPRD Pastikan Gedung Belum Siap Difungsikan
Fraksi Gerindra DPRD Bontang Dorong Digitalisasi Keuangan Daerah Untuk Tingkatkan Efektivitas APBD
Fraksi PKB Ingatkan Pemkot Bontang, Opini WTP Bukan Sekadar Prestise
Fraksi PDI Perjuangan Dorong Perbaikan Tata Kelola Data Tata Ruang di Bontang
DPRD Kota Bontang Soroti Penumpukan Sampah, Fraksi PDI Perjuangan Minta Layanan Dioptimalkan
Harga BBM Jangan Naik, Ketua DPRD Bontang Minta Pemerintah Lindungi Daya Beli Warga

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:10 WITA

Videotron Pemkot Bontang Mulai Sumbang PAD, DPRD Minta Promosi Lebih Agresif

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:56 WITA

DPRD Bontang Soroti Penebangan Pohon dalam Proyek Drainase Jalan Pattimura

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:08 WITA

Polemik RKM Bontang Mencuat, DPRD Pastikan Gedung Belum Siap Difungsikan

Senin, 22 Juni 2026 - 20:19 WITA

Fraksi PKB Ingatkan Pemkot Bontang, Opini WTP Bukan Sekadar Prestise

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WITA

Fraksi PDI Perjuangan Dorong Perbaikan Tata Kelola Data Tata Ruang di Bontang

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:08 WITA

DPRD Kota Bontang Soroti Penumpukan Sampah, Fraksi PDI Perjuangan Minta Layanan Dioptimalkan

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:50 WITA

Harga BBM Jangan Naik, Ketua DPRD Bontang Minta Pemerintah Lindungi Daya Beli Warga

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:13 WITA

DPRD Bontang Minta Warga Simpan Kwitansi Tagihan PDAM yang Alami Kenaikan

Berita Terbaru