UPP Bajoe Gandeng ASDP dan Perusahaan Pelayaran, Bidik Pengawasan yang Lebih Profesional

- Editor

Kamis, 22 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala UUP Kelas II Bajoe Musafir (kanan) menyerahkan life jacket kepada pihak PT Aira Trans Tama. (DIKSIKU/Idhul)

i

Kepala UUP Kelas II Bajoe Musafir (kanan) menyerahkan life jacket kepada pihak PT Aira Trans Tama. (DIKSIKU/Idhul)

DIKSIKU.com, Bone – Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Bajoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, memperkuat pengawasan terhadap aktivitas kapal dan meningkatkan keselamatan pelayaran melalui Forum Group Discussion (FGD) yang membahas pengawasan wilayah kerja serta penanganan pelanggaran kapal.

Kegiatan tersebut digelar di Cafe Cempaka, Jalan Jenderal Sudirman, Watampone, Kamis (22/10/2026), dengan melibatkan sejumlah pemangku kepentingan di kawasan Pelabuhan Bajoe, termasuk PT ASDP Indonesia Ferry dan perusahaan-perusahaan pelayaran.

FGD ini menjadi ruang koordinasi untuk menyamakan pemahaman mengenai mekanisme pengawasan, langkah-langkah pengamanan, hingga prosedur penanganan pelanggaran kapal, termasuk penerapan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala UPP Kelas II Bajoe, Musafir, mengatakan forum tersebut penting untuk membangun kesamaan persepsi di antara seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan kepelabuhanan dan pelayaran.

Menurutnya, pengawasan tidak hanya berorientasi pada penindakan terhadap pelanggaran, tetapi juga harus menjadi bagian dari upaya pembinaan untuk membangun budaya keselamatan di lingkungan pelayaran.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin memberikan pemahaman yang sama kepada seluruh pemangku kepentingan mengenai ketentuan dan mekanisme pengawasan, langkah penjagaan, serta penanganan pelanggaran sebagai dasar pemberian sanksi,” ujar Musafir.

Baca Juga :  Bupati Luwu Letakkan Batu Pertama Masjid MQS: Awal Lahirnya Generasi Qur’ani dari Belopa

Mantan Kepala Seksi Patroli dan Penindakan KSOP Makassar itu menegaskan, aspek keselamatan harus menjadi perhatian utama seluruh operator kapal maupun pengguna jasa pelabuhan.

Ia mengingatkan bahwa kepentingan operasional dan aktivitas ekonomi tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan standar keselamatan pelayaran. Karena itu, kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku perlu menjadi komitmen bersama.

Musafir menambahkan, penguatan pengawasan tersebut sejalan dengan arahan Menteri Perhubungan dan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut yang menempatkan keselamatan pelayaran sebagai prioritas serta tanggung jawab seluruh pihak.

Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan forum tersebut secara maksimal dengan menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan, sehingga dapat ditemukan solusi yang tepat dan bisa diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Diharapkan seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, memanfaatkan kesempatan untuk berdiskusi, menyampaikan permasalahan yang ditemui di lapangan, dan mencari solusi yang dapat diterapkan secara nyata,” katanya.

Baca Juga :  Prabowo Dilantik Jadi Presiden, Mayor Teddy Lengser Sebagai Ajudan

Dalam kesempatan itu, Musafir yang baru menjabat sebagai Kepala UPP Kelas II Bajoe juga meminta dukungan seluruh pemangku kepentingan, khususnya operator kapal dan pengguna jasa pelabuhan, untuk bersama-sama mendukung pelaksanaan tugas pengawasan di wilayah tersebut.

Menurutnya, kelancaran aktivitas di Pelabuhan Bajoe membutuhkan kerja sama yang baik antara otoritas pelabuhan, operator penyeberangan, perusahaan pelayaran, serta seluruh pihak yang berkegiatan di kawasan pelabuhan.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi, komunikasi, dan pertukaran informasi agar pengawasan dapat berjalan secara profesional, objektif, transparan, serta sesuai prosedur.

Melalui FGD tersebut, UPP Kelas II Bajoe berharap koordinasi antarpihak semakin solid, kepatuhan terhadap aturan pelayaran meningkat, dan potensi pelanggaran dapat ditangani secara tepat. Dengan demikian, keselamatan pelayaran dan kelancaran operasional Pelabuhan Bajoe dapat terjaga secara berkelanjutan.

Penulis : Idhul Abdullah

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Anak Baru Lahir atau Menikah? Begini Cara Update KK Tanpa Harus Antre
Fly Jaya Resmi Layani Rute Masamba–Makassar, Pemkab Luwu Utara Beri Subsidi Tiket
Wagub Sulsel Minta Kepala Daerah Tak Diam, Sosialisasi Terapi Hiperbarik Harus Diperluas
Makassar Jadi Kota Percontohan JKN, RSUD Daya Siapkan 24 Layanan Kompetensi
Stunting Luwu Anjlok Jadi 4,7 Persen, Turun Tajam dari 23,6 Persen
Layanan Imigrasi Hadir di MPP Tana Toraja, Pemkab Teken Kerja Sama dengan Imigrasi Parepare
Pangkep Siapkan 100 Dosis Vaksin Gratis, Cegah Rabies pada Anjing dan Kucing
Kalapas Cibinong Klarifikasi Ketegangan dengan Ombudsman Saat Sidak

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:59 WITA

UPP Bajoe Gandeng ASDP dan Perusahaan Pelayaran, Bidik Pengawasan yang Lebih Profesional

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:48 WITA

Anak Baru Lahir atau Menikah? Begini Cara Update KK Tanpa Harus Antre

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:41 WITA

Fly Jaya Resmi Layani Rute Masamba–Makassar, Pemkab Luwu Utara Beri Subsidi Tiket

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:35 WITA

Wagub Sulsel Minta Kepala Daerah Tak Diam, Sosialisasi Terapi Hiperbarik Harus Diperluas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:40 WITA

Makassar Jadi Kota Percontohan JKN, RSUD Daya Siapkan 24 Layanan Kompetensi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:26 WITA

Stunting Luwu Anjlok Jadi 4,7 Persen, Turun Tajam dari 23,6 Persen

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:13 WITA

Layanan Imigrasi Hadir di MPP Tana Toraja, Pemkab Teken Kerja Sama dengan Imigrasi Parepare

Rabu, 30 September 2026 - 15:39 WITA

Pangkep Siapkan 100 Dosis Vaksin Gratis, Cegah Rabies pada Anjing dan Kucing

Berita Terbaru