Wali Kota Klaim Zero Kemiskinan, DPRD Bontang Minta Program Berlanjut dan Terarah

- Editor

Rabu, 28 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi I DPRD Kota Bontang, Arfian Arsyad. (ist)

i

Anggota Komisi I DPRD Kota Bontang, Arfian Arsyad. (ist)

DIKSIKU.com, Bontang – Kabar menggembirakan datang dari Kota Bontang. Dalam waktu kurang dari 100 hari kerja, Pemerintah Kota Bontang menyatakan telah berhasil mengentaskan kemiskinan ekstrem hingga titik nol, sebuah capaian yang tak hanya mengejutkan, tapi juga membanggakan.

Hal itu disampaikan langsung oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, saat peluncuran program bertajuk Kick Off Zero Miskin Ekstrem yang berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, Rabu (28/5/2025).

Dalam sambutannya, Neni menyebut ini sebagai tonggak penting dalam upaya mewujudkan Bontang sebagai kota yang inklusif dan sejahtera bagi semua warganya.

Tak butuh waktu lama bagi pernyataan itu untuk menuai respons. Anggota Komisi I DPRD Kota Bontang, Arfian Arsyad, mengapresiasi langkah Pemkot yang dinilainya telah bertransformasi dari sekadar perencana menjadi eksekutor program sosial yang efektif.

Baca Juga :  Dukung Koperasi Merah Putih, DPRD Bontang Minta Status Lahan Dipastikan Jelas

“Ini bukan cuma statistik manis di atas kertas. Ini bukti bahwa kerja pemerintah bisa berdampak nyata kalau dilakukan dengan serius dan terarah,” ungkap Arfian saat dikonfirmasi, Rabu (28/5/2025).

Ia menyebut keberhasilan ini lahir dari sinergi lintas sektor, mulai dari jajaran OPD, kelurahan, hingga RT yang bahu-membahu menjangkau warga paling rentan. Menurutnya, kolaborasi ini merupakan kekuatan utama dalam menuntaskan kemiskinan ekstrem di Kota Taman.

Namun, Arfian juga menegaskan bahwa pekerjaan belum selesai. Ia mengingatkan agar capaian ini tak berhenti di seremoni dan klaim sepihak. Pemerintah, katanya, harus melanjutkan perjuangan melalui program pendampingan jangka panjang, peningkatan keterampilan, serta memperkuat daya beli masyarakat.

Baca Juga :  Terkendala Syarat, Pansus DPRD Bontang Sebut Tiga Kelurahan Sulit Dimekarkan

“Keberlanjutan itu kuncinya. Jangan sampai ini jadi pencapaian sesaat. Perlu ada pelatihan, pendampingan usaha, dan peningkatan akses ekonomi untuk menjaga keberhasilan ini,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pembaruan dan validasi data penerima bantuan sosial. Menurut Arfian, kebijakan sosial yang efektif hanya bisa tercapai bila dibangun di atas fondasi data yang akurat dan selalu diperbarui.

“Kalau datanya keliru, bisa saja ada yang benar-benar butuh malah terlewat. Maka validitas data harus jadi prioritas,” tegasnya. (adv)

Loading

Penulis : Mra

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba
Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk
DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal
DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota
DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi
DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum
DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah
Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WITA

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba

Senin, 6 Juli 2026 - 09:53 WITA

Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:43 WITA

DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:36 WITA

DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:44 WITA

DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WITA

DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:05 WITA

DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:31 WITA

Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terbaru