Adian Napitupulu Soroti Ketimpangan PPPK, Bandingkan Guru Honorer dengan Petugas MBG

- Editor

Senin, 19 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adian Napitupulu. (foto:int)

i

Adian Napitupulu. (foto:int)

DIKSIKU.com, Jakarta – Politisi PDI Perjuangan Adian Napitupulu menyoroti persoalan ketimpangan kebijakan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), khususnya yang dirasakan oleh guru honorer. Sorotan itu disampaikan Adian melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, yang kemudian memantik perhatian publik.

Dalam unggahan tersebut, anggota DPR RI ini membandingkan nasib guru honorer yang telah mengabdi hingga puluhan tahun namun belum memperoleh kepastian status, dengan petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut langsung diangkat sebagai PPPK setelah mendaftar. Unggahan itu disertai e-flyer bernada kritik dengan tulisan singkat, “Agak Laen.”

Baca Juga :  Lebih 24 Jam Internet Mati, Penanganan Gangguan Indihome Telkomsel Dinilai Lamban

Adian merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis. Dalam Pasal 17, diatur bahwa pegawai SPPG dapat diangkat sebagai PPPK sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Menanggapi hal tersebut, Adian menegaskan bahwa kritik yang ia sampaikan tidak dimaksudkan untuk menolak program pemerintah. Ia menyatakan dukungannya terhadap kebijakan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk program MBG.

“Kami mendukung penuh program-program pemerintah yang berpihak pada rakyat. Namun di sisi lain, ada persoalan ketidakadilan yang dirasakan guru honorer yang sudah puluhan tahun mengabdi tetapi statusnya belum jelas,” ujar Adian.

Baca Juga :  Dari Amal Hingga Selingkuhan, Ini Cara Koruptor Menyembunyikan Uang Haram

Menurutnya, kebijakan pengangkatan petugas dapur MBG sebagai PPPK justru kembali membuka persoalan lama di sektor pendidikan yang hingga kini belum terselesaikan. Ia menilai, pemerintah perlu memberikan perhatian serius dan kepastian hukum bagi guru honorer yang selama ini menjadi tulang punggung dunia pendidikan.

“Prioritas dan rasa keadilan harus menjadi dasar kebijakan. Jika tenaga pada program yang baru berjalan bisa langsung diangkat PPPK, maka guru yang telah membentuk generasi bangsa selama bertahun-tahun seharusnya mendapatkan kepastian yang sama, bahkan lebih,” pungkasnya.

Penulis : Redaksi Diksiku

Editor : Idul Abdullah

Berita Terkait

Penyiram Air Keras Andrie Yunus Lolos dari Pemecatan, TAUD Soroti Putusan Militer
Ketika Rumah Nyaris Ambruk, Seorang Ibu di Bone Bertahan Demi Anak dan Tak Punya Tempat Lain
Di Sekolah Tua Ini, Anak-anak Bone Belajar Sambil Menahan Cemas
OTT KPK di Unsoed, 14 Orang Diamankan dan Uang Ratusan Juta Disita
BGN Tutup 1.300 SPPG, DPR: Jangan Kompromi Soal Keamanan Pangan
Penyelundupan Emas Rp 60 Miliar Terbongkar, Oknum Petugas Bandara Diduga Terlibat
Heboh! Istri Digoyang Pria Lain, Keluarga Suami Datang Menggerebek Dini Hari
Bea Cukai Perketat Pengawasan Rokok Ilegal Lewat Operasi ASAP 2026

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 21:24 WITA

Penyiram Air Keras Andrie Yunus Lolos dari Pemecatan, TAUD Soroti Putusan Militer

Kamis, 3 September 2026 - 23:14 WITA

Ketika Rumah Nyaris Ambruk, Seorang Ibu di Bone Bertahan Demi Anak dan Tak Punya Tempat Lain

Kamis, 3 September 2026 - 22:10 WITA

Di Sekolah Tua Ini, Anak-anak Bone Belajar Sambil Menahan Cemas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:35 WITA

OTT KPK di Unsoed, 14 Orang Diamankan dan Uang Ratusan Juta Disita

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:48 WITA

BGN Tutup 1.300 SPPG, DPR: Jangan Kompromi Soal Keamanan Pangan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:35 WITA

Penyelundupan Emas Rp 60 Miliar Terbongkar, Oknum Petugas Bandara Diduga Terlibat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:44 WITA

Heboh! Istri Digoyang Pria Lain, Keluarga Suami Datang Menggerebek Dini Hari

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:27 WITA

Bea Cukai Perketat Pengawasan Rokok Ilegal Lewat Operasi ASAP 2026

Berita Terbaru

Bupati Bone Andi Asman Sulaiman sedang mencium keris pusaka milik Presiden Prabowo Subianto. (diksiku/idul)

Daerah

Dua Keris Pusaka Prabowo dan Fadli Zon Dipamerkan di Bone

Jumat, 25 Sep 2026 - 23:35 WITA

Eks Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (ist)

Nasional

Purbaya Bongkar Alasan Pencopotannya dari Menkeu

Kamis, 24 Sep 2026 - 12:56 WITA