Jokowi Klarifikasi Isu Panas Kuota Haji, Tegaskan Tak Pernah Perintahkan Korupsi

- Editor

Jumat, 30 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI ke-7, Joko Widodo. (int)

i

Presiden RI ke-7, Joko Widodo. (int)

DIKSIKU.com, Jakarta – Presiden ketujuh RI Joko Widodo memberikan penjelasan terkait pernyataan yang menyebut namanya dalam dugaan tindak pidana korupsi kuota haji tambahan. Jokowi menegaskan, permintaan kuota tambahan haji tahun 2024 merupakan kebijakan resmi presiden yang dilakukan melalui jalur diplomasi dengan Kerajaan Arab Saudi.

Jokowi menjelaskan, setelah kuota tambahan diperoleh, pengelolaannya sepenuhnya diserahkan kepada Kementerian Agama sesuai dengan kewenangan yang berlaku. Ia menegaskan tidak terlibat dalam pengaturan teknis maupun distribusi kuota tersebut.

“Itu kebijakan presiden untuk meminta tambahan kuota. Setelah didapat, pelaksanaannya diserahkan ke Kementerian Agama,” ujar Jokowi saat ditemui di Solo, Jumat (30/1).

Pernyataan Jokowi muncul menyusul keterangan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam sebuah siniar yang tayang pada 15 Januari 2026. Dalam siniar tersebut, Yaqut menyebut bahwa 20 ribu kuota haji tambahan tahun 2024 diterima langsung oleh Presiden Jokowi, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menpora Dito Ariotedjo.

Menanggapi hal itu, Jokowi menilai wajar apabila kebijakan presiden kerap dikaitkan dalam berbagai persoalan hukum yang terjadi pada masa pemerintahannya. Menurutnya, seluruh program kerja kementerian berangkat dari keputusan presiden, sehingga nama kepala negara kerap terseret dalam polemik.

Baca Juga :  Kejati Maluku Periksa Nasabah, Dalang Kredit Fiktif BRI Mulai Diusut

Namun, Jokowi menegaskan tidak pernah memberikan perintah atau arahan yang mengarah pada tindakan melanggar hukum. Ia memastikan setiap kebijakan diambil dengan tujuan melayani kepentingan publik.

“Saya tidak pernah memerintahkan atau mengarahkan untuk melakukan korupsi. Semua kebijakan dibuat untuk kebaikan,” kata Jokowi.

Isu dugaan korupsi kuota haji tambahan tersebut kini menjadi sorotan publik dan masih menunggu penelusuran lebih lanjut dari aparat penegak hukum.

Penulis : Redaksi Diksiku

Editor : Idul Abdullah

Sumber Berita : CNN

Berita Terkait

Komdigi Murka! Video Amien Rais Soal Prabowo dan Teddy Penuh Ujaran Kebencian
Kasus Penganiayaan Balita Gegerkan Aceh, Daycare Baby Preneur Beri Klarifikasi Resmi
Polemik Gerbong Wanita di Tengah KRL, Menteri PPPA Akui Kurang Tepat
Meski Ditutup Sementara, Ribuan Dapur MBG Tetap Terima Insenfif Rp 6 Juta per Hari
Banyak Pengelola SPPG Ngaku Tak Tahu SOP, BGN: Itu Alasan Lama
1.700 Dapur MBG Disetop, DPR Soroti Dugaan Permainan di Balik SPPG
Heboh Biaya Rapat Online Rp 5,7 Miliar, Ini Penjelasan Kepala BGN
Terkait Kasus Dugaan Pembobolan Brangkas Unit Sangiaseri, Pemimpin Cabang BRI Sinjai Berikan Pernyataan

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:43 WITA

Komdigi Murka! Video Amien Rais Soal Prabowo dan Teddy Penuh Ujaran Kebencian

Kamis, 30 April 2026 - 20:53 WITA

Kasus Penganiayaan Balita Gegerkan Aceh, Daycare Baby Preneur Beri Klarifikasi Resmi

Kamis, 30 April 2026 - 19:07 WITA

Polemik Gerbong Wanita di Tengah KRL, Menteri PPPA Akui Kurang Tepat

Kamis, 30 April 2026 - 07:14 WITA

Meski Ditutup Sementara, Ribuan Dapur MBG Tetap Terima Insenfif Rp 6 Juta per Hari

Senin, 27 April 2026 - 08:38 WITA

Banyak Pengelola SPPG Ngaku Tak Tahu SOP, BGN: Itu Alasan Lama

Minggu, 26 April 2026 - 08:15 WITA

1.700 Dapur MBG Disetop, DPR Soroti Dugaan Permainan di Balik SPPG

Sabtu, 25 April 2026 - 08:43 WITA

Heboh Biaya Rapat Online Rp 5,7 Miliar, Ini Penjelasan Kepala BGN

Jumat, 24 April 2026 - 12:09 WITA

Terkait Kasus Dugaan Pembobolan Brangkas Unit Sangiaseri, Pemimpin Cabang BRI Sinjai Berikan Pernyataan

Berita Terbaru

Ketua DPRD Bontang, Andi Faiz

DPRD Bontang

DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:30 WITA