Dorong Kelas Pariwisata Bontang Naik Level, DPRD Tekankan Sertifikasi dan Legalitas Tour Guide

- Editor

Sabtu, 2 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam. (ist)

i

Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam. (ist)

DIKSIKU.com, Bontang – Upaya mendorong sektor pariwisata agar naik kelas terus digaungkan DPRD Kota Bontang. Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, menegaskan bahwa peningkatan kualitas pariwisata tidak cukup hanya mengandalkan keindahan destinasi, tetapi juga harus ditopang oleh profesionalisme pelaku usaha, khususnya pemandu wisata (tour guide).

Menurutnya, legalitas dan sertifikasi menjadi kunci penting dalam membangun kepercayaan wisatawan sekaligus memperkuat citra pariwisata daerah. Ia menilai tour guide sebagai garda terdepan pelayanan wisata harus memiliki standar kompetensi yang jelas dan diakui secara resmi.

“Kalau kita ingin pariwisata Bontang naik level, maka SDM-nya juga harus naik kelas. Tour guide ini ujung tombak, jadi harus profesional dan punya legalitas yang jelas,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut keberadaan tour guide yang belum mengantongi izin resmi tidak hanya berdampak pada minimnya pendataan, tetapi juga berpotensi menurunkan kualitas pelayanan wisata. Hal ini, menurutnya, bisa memengaruhi pengalaman wisatawan saat berkunjung ke Bontang.

Baca Juga :  DPRD Bontang Soroti Syarat Gratispol Kesehatan yang Dinilai Saklek

Padahal, Kota Bontang memiliki sejumlah destinasi unggulan, seperti Pulau Beras Basah, Kampung Wisata Bontang Kuala, hingga Bontang Mangrove Park, yang terus menarik minat wisatawan. Potensi ini dinilai harus diimbangi dengan kesiapan SDM yang kompeten dan terverifikasi.

Lebih lanjut, Andi Faizal menekankan bahwa legalitas usaha juga menjadi pintu masuk bagi para tour guide untuk mendapatkan berbagai peluang pengembangan, mulai dari pelatihan, sertifikasi, hingga akses pembiayaan.

“Kalau sudah resmi, mereka bisa ikut pelatihan, dapat sertifikasi, bahkan lebih mudah mengakses bantuan atau kredit usaha. Ini penting untuk keberlanjutan usaha mereka,” jelasnya.

Di sisi lain, ia juga menyoroti dampak ekonomi yang bisa dihasilkan dari penataan sektor ini. Dengan seluruh pelaku usaha terdata dan memiliki izin, pemerintah daerah akan lebih mudah mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata.

Baca Juga :  Distribusi Gas Elpiji Masih Bermasalah, DPRD Bontang Akan Panggil DKUMPP dan Pertamina

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Bontang, Eko Mashudi, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan sosialisasi dan pendampingan kepada pelaku usaha agar segera mengurus perizinan melalui DPMPTSP.

Ia menegaskan bahwa legalitas usaha bukan hanya kewajiban administratif, tetapi juga langkah strategis untuk memperkuat ekosistem pariwisata yang sehat dan berkelanjutan.

“Dengan usaha yang terdaftar, kontribusinya terhadap daerah jelas. Selain itu, pelaku usaha juga mendapat banyak manfaat untuk pengembangan usahanya,” ungkapnya.

Ke depan, DPRD Bontang berharap sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha terus diperkuat. Dengan SDM yang profesional dan sistem yang tertata, pariwisata Bontang diyakini mampu bersaing dan menjadi salah satu sektor unggulan dalam mendongkrak ekonomi daerah. (adv)

Penulis : Upi

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Videotron Pemkot Bontang Mulai Sumbang PAD, DPRD Minta Promosi Lebih Agresif
DPRD Bontang Soroti Penebangan Pohon dalam Proyek Drainase Jalan Pattimura
Polemik RKM Bontang Mencuat, DPRD Pastikan Gedung Belum Siap Difungsikan
Fraksi Gerindra DPRD Bontang Dorong Digitalisasi Keuangan Daerah Untuk Tingkatkan Efektivitas APBD
Fraksi PKB Ingatkan Pemkot Bontang, Opini WTP Bukan Sekadar Prestise
Fraksi PDI Perjuangan Dorong Perbaikan Tata Kelola Data Tata Ruang di Bontang
DPRD Kota Bontang Soroti Penumpukan Sampah, Fraksi PDI Perjuangan Minta Layanan Dioptimalkan
Harga BBM Jangan Naik, Ketua DPRD Bontang Minta Pemerintah Lindungi Daya Beli Warga

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:10 WITA

Videotron Pemkot Bontang Mulai Sumbang PAD, DPRD Minta Promosi Lebih Agresif

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:56 WITA

DPRD Bontang Soroti Penebangan Pohon dalam Proyek Drainase Jalan Pattimura

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:08 WITA

Polemik RKM Bontang Mencuat, DPRD Pastikan Gedung Belum Siap Difungsikan

Senin, 22 Juni 2026 - 20:19 WITA

Fraksi PKB Ingatkan Pemkot Bontang, Opini WTP Bukan Sekadar Prestise

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WITA

Fraksi PDI Perjuangan Dorong Perbaikan Tata Kelola Data Tata Ruang di Bontang

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:08 WITA

DPRD Kota Bontang Soroti Penumpukan Sampah, Fraksi PDI Perjuangan Minta Layanan Dioptimalkan

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:50 WITA

Harga BBM Jangan Naik, Ketua DPRD Bontang Minta Pemerintah Lindungi Daya Beli Warga

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:13 WITA

DPRD Bontang Minta Warga Simpan Kwitansi Tagihan PDAM yang Alami Kenaikan

Berita Terbaru