DIKSIKU.com, Bontang – DPRD Kota Bontang meminta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) meningkatkan optimalisasi serapan anggaran meski capaian tahun 2025 telah mencapai sekitar 97 persen.
Anggota Panitia Khusus (Pansus) DPRD Bontang, Bonnie Sukardi, menegaskan bahwa angka tersebut memang telah memenuhi ketentuan Kementerian Dalam Negeri terkait batas maksimal sisa lebih penggunaan anggaran (SiLPA) sebesar tiga persen. Namun, menurutnya, capaian itu belum cukup.
“Sudah baik, tapi harus lebih optimal. Jangan sampai masih ada anggaran yang tersisa cukup besar,” tegasnya dalam rapat kerja pembahasan LKPJ Wali Kota Bontang Tahun Anggaran 2025, Senin (4/5/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menekankan bahwa serapan anggaran yang tinggi harus sejalan dengan pelaksanaan program yang maksimal. Setiap kegiatan yang telah direncanakan wajib direalisasikan secara tepat dan efektif.
Bonnie juga mengingatkan bahwa ke depan kondisi fiskal daerah tidak selalu stabil. Karena itu, perencanaan anggaran harus lebih cermat agar tidak berdampak pada kebijakan lain, termasuk belanja pegawai.
Selain itu, ia menyoroti kegiatan BKPSDM yang didominasi program nonfisik seperti pelatihan dan bimbingan teknis. Menurutnya, kegiatan tersebut tetap harus dikelola secara serius agar serapan anggaran bisa maksimal.
“Nonfisik bukan alasan. Justru harus lebih teliti dalam pelaksanaannya,” ujarnya.
DPRD melalui Komisi A, lanjutnya, akan terus melakukan pengawasan agar pengelolaan anggaran BKPSDM semakin baik dan optimal ke depan. (adv)
Penulis : Upi
Editor : Idhul Abdullah





















