DIKSIKU.com, Bontang – Persoalan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kota Bontang tidak hanya soal jumlah, tetapi juga kualitas dan pemerataan. Hal ini ditegaskan Anggota Komisi C DPRD Kota Bontang, Sem Nalpa Mario Guling, yang menilai optimalisasi PJU harus dibarengi dengan perawatan rutin.
Menurutnya, meski terdapat sekitar 600 titik peningkatan PJU, upaya tersebut belum sepenuhnya menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan. Ia menilai masih ada sejumlah wilayah yang minim penerangan, terutama di beberapa titik jalan yang dinilai rawan.
“Seperti yang disampaikan bahwa terdapat sekitar 600 titik peningkatan PJU, namun ini perlu ditambah lagi agar lebih maksimal,” ujarnya saat ditemui di Kantor DPRD Kota Bontang, Senin (4/5/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sem Nalpa menekankan, pembangunan PJU ke depan harus mengedepankan prinsip pemerataan antarkecamatan. Ia tidak ingin ada kesenjangan fasilitas penerangan antara satu wilayah dengan wilayah lainnya.
“Pemasangan PJU harus menyebar di seluruh kecamatan di Kota Bontang,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti pentingnya pemeliharaan sebagai aspek yang kerap terabaikan. Menurutnya, tidak sedikit PJU yang sudah terpasang namun mengalami kerusakan dan tidak segera diperbaiki, sehingga mengurangi efektivitas penerangan jalan.
“Pemeliharaan dan perbaikan harus dimaksimalkan lagi,” tambahnya.
DPRD pun mendorong OPD terkait untuk tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga memastikan keberlanjutan fungsi PJU melalui sistem perawatan yang terencana. Dengan begitu, keberadaan PJU benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara menyeluruh. (adv)
Penulis : Upi
Editor : Idhul Abdullah





















