DPRD Bontang Dalami Ancaman PHK di Badak LNG Akibat Krisis Energi

- Editor

Minggu, 3 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi A DPRD Bontang, Muhammad Irfan. (ist)

i

Anggota Komisi A DPRD Bontang, Muhammad Irfan. (ist)

DIKSIKU.com, Bontang – Komisi A DPRD Kota Bontang dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke PT Badak LNG pada Senin (4/5/2026).

Agenda tersebut difokuskan untuk menggali informasi terkait dampak krisis energi global terhadap tenaga kerja dan kondisi ekonomi perusahaan.

Saat dikonfirmasi, anggota Komisi A DPRD Bontang, Muhammad Irfan, membenarkan rencana kunjungan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, situasi geopolitik di Timur Tengah yang memicu gejolak energi dunia turut menjadi perhatian DPRD, khususnya terhadap nasib pekerja di sektor industri migas.

Baca Juga :  PAD Bontang Tembus Rp 245 Miliar, DPRD Targetkan Rp 300 Miliar di Tahun Depan

“Benar, kami akan menggali informasi mengenai dampak krisis energi terhadap karyawan,” ujar Irfan, Sabtu (2/5/2026).

Dalam kunjungan itu, Komisi A DPRD Bontang juga meminta Director & COO Badak LNG menghadirkan seluruh perusahaan subkontraktor yang berada di bawah naungan PT Badak LNG.

Langkah tersebut disebut dilakukan agar DPRD memperoleh gambaran menyeluruh terkait kondisi ketenagakerjaan di lingkungan perusahaan.

Tak hanya membahas persoalan tenaga kerja dan potensi pemutusan hubungan kerja (PHK), DPRD juga akan mendalami rencana kerja Badak LNG ke depan.

Baca Juga :  Dukung Koperasi Merah Putih, DPRD Bontang Minta Status Lahan Dipastikan Jelas

Salah satu yang menjadi perhatian ialah rencana reaktivasi sejumlah train yang ditargetkan mulai berjalan pada 2029 mendatang.

“Kunjungan lapangan Komisi A DPRD Kota Bontang ini terkait tenaga kerja dan persoalan pemutusan hubungan kerja,” tutur politisi PAN itu.

Komisi A berharap pertemuan tersebut dapat menghasilkan informasi yang komprehensif, sekaligus menjadi bahan evaluasi DPRD dalam mengawal stabilitas tenaga kerja di tengah ketidakpastian ekonomi global. (adv)

Penulis : Sena

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Videotron Pemkot Bontang Mulai Sumbang PAD, DPRD Minta Promosi Lebih Agresif
DPRD Bontang Soroti Penebangan Pohon dalam Proyek Drainase Jalan Pattimura
Polemik RKM Bontang Mencuat, DPRD Pastikan Gedung Belum Siap Difungsikan
Fraksi Gerindra DPRD Bontang Dorong Digitalisasi Keuangan Daerah Untuk Tingkatkan Efektivitas APBD
Fraksi PKB Ingatkan Pemkot Bontang, Opini WTP Bukan Sekadar Prestise
Fraksi PDI Perjuangan Dorong Perbaikan Tata Kelola Data Tata Ruang di Bontang
DPRD Kota Bontang Soroti Penumpukan Sampah, Fraksi PDI Perjuangan Minta Layanan Dioptimalkan
Harga BBM Jangan Naik, Ketua DPRD Bontang Minta Pemerintah Lindungi Daya Beli Warga

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:10 WITA

Videotron Pemkot Bontang Mulai Sumbang PAD, DPRD Minta Promosi Lebih Agresif

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:56 WITA

DPRD Bontang Soroti Penebangan Pohon dalam Proyek Drainase Jalan Pattimura

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:08 WITA

Polemik RKM Bontang Mencuat, DPRD Pastikan Gedung Belum Siap Difungsikan

Senin, 22 Juni 2026 - 20:19 WITA

Fraksi PKB Ingatkan Pemkot Bontang, Opini WTP Bukan Sekadar Prestise

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WITA

Fraksi PDI Perjuangan Dorong Perbaikan Tata Kelola Data Tata Ruang di Bontang

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:08 WITA

DPRD Kota Bontang Soroti Penumpukan Sampah, Fraksi PDI Perjuangan Minta Layanan Dioptimalkan

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:50 WITA

Harga BBM Jangan Naik, Ketua DPRD Bontang Minta Pemerintah Lindungi Daya Beli Warga

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:13 WITA

DPRD Bontang Minta Warga Simpan Kwitansi Tagihan PDAM yang Alami Kenaikan

Berita Terbaru